Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
8Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
KTI JIWA

KTI JIWA

Ratings: (0)|Views: 293 |Likes:
Published by Yudha Isnaeni

More info:

Published by: Yudha Isnaeni on Jun 25, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

02/27/2014

pdf

text

original

 
BAB IIITINJAUAN KASUS
 
3.1 Identitas Pasien
Pengkajian dilakukan pada tanggal 9-05-2011 di ruang Pusuk Buhit Rumah Sakit Jiwa ProvinsiSumatera Utara, dengan diagnosa medik : skizofrenia tak terinci. Pasien bernama Tn. S, umur 32tahun, jenis kelamin laki-laki, pendidikan pasien SMP dan pasien dibawa ke RSJ oleh ibunya, Ny.E pada tanggal 03 April 2011.
3.2 Riwayat keperawatan
3.2.1 Alasan masuk 
Pasien dibawa ke RSJ karena dirumah, mengamuk, memukul orang dan bicara kasar.
3.2.2 Faktor predisposisi
Pasien pernah mengalami gangguan jiwa pada masa lalunya lebih kurang 2 tahun yang lalu di RSJProvinsi Sumatera utara dan akhirnya sembuh. Akan tetapi kurang berhasil dikarenakan Pasien jarang control dan minum obat karena pasien mengatakan malas dan jenuh dengan obat.
Masalah Keperawatan :
Regimen Teurapetik in efektif, Koping keluargaPada keluarga pasien tidak ada satupun yang mengalami sakit seperti yang diderita pasien.
Masalah keperawatan :
tidak ada masalah keperawatanKlien pada masa lalu pernah mengalami kebangkrutan pada usahanya sehingga pasien merasaseperti tidak berguna bagi keluarga, dan juga karena meninggalnya sang ayah menyebabkan pasiensemakin merasa terbebani.
Masalah Keperawatan :
Harga diri rendah
3.2.3 Tanda vital
Tekana darah : 110/70 mmHg, nadi : 80 kali/menit, tinggi badan : 168 cm, berat badan : 70 kg.
Masalah Keperawatan :
tidak ada masalah keperawatan
3.3 Psikososial
3.3.1 Genogram
Keterangan :: Laki-laki: Perempuan
 
: Pasien: Meninggal ——– : Satu rumahPasien merupakan anak pertama dari 3 bersaudara, pasien mempunyai 2 Adik perempuan masihsiswa SMA dan SD. Pasien di rumah dididik secara baik oleh orang tuanya.
3.3.2 Konsep Diri
Gambaran Diri
Pasien Pasien mengatakan dirinya sangat menyukai terhadap tubuhnya karena menganggap dirinyatidak ada kekurangan yang berarti
Identitas Diri
 pasien adalah anak pertama dari 3 bersaudara dan telah menempuh sekolah sampai dengan SMPsaja
 Peran Diri
Klien dalam keluarga memiliki peran sebagai pencari nafkah menggantikan ayahnya nya yangtelah tiada
Masalah Keperawatan:
Gangguan Konsp Diri;Harga Diri Rendah
 Ideal Diri
Pasien mengatakan ingin bias pulang dari rumah sakit jiwa, serta bisa berguna bagi keluarganya, pasien pun ingin sukses agar bisa membuat bangga orang tua.
Harga Diri
Pasien mengatakan tidak lagi bisa membantu orang tua merasa tidak layak sebagai kakak dansungkan untuk berkumpul dengan masyarakat. Pasien mengatakan menyesal tidak bisa membantuorang tua tapi malah menjadi beban mereka.
Masalah Keperawatan:
Harga Diri Rendah
3.3.3 Hubungan Sosial
Pasien jika ada masalah sering cerita dengan ibu dan adik pertamanya. Di masyarakat pasien jarang punya teman karena pasien jarang kumpul dengan warga. Di Rumah Sakit lebih banyak memisahkan diri karena merasa tidak kenal dan malu menceritakan tentang masalahnya.
Masalah keperawatan :
Isolasi Sosial : Menarik diri
3.3.4 Spiritual
 
Pasien yakin terhadap Tuhan yang telah menciptakannya akan tetapi klien tidak pernah mengikutikegiatan ibadah yang dianutnya
Masalah keperawatan :
Defisit spiritual
3.4 Status Mental
1.1. Penampilan
Penampilan pasien tidak rapi, baju kotor, kuku kotor, resliting terbuka/tidak dikunci dan bau badan.
Masalah Keperawatan :
Defisit Perawatan DirI
1.2. Pembicaraan
Klien berbicara cepat, keras dan klien menjawab pertanyaan sesuai yang ditanyakan dan klienmampu memulai pembicaraan
Masalah Keperawatan :
tidak ada.
1.3. Aktivitas Motori
Klien masih dapat beraktivitas diruangan dengan baik dan pada saat melaksanakan aktivitas klientidak banyak bicara
Masalah Keperawatan :
Tidak ada
1.4. Alam Perasaan
Klien mengatakan merasa sedih dan putus asa, sejak klien bercerai dengan suaminya, sehinggaklien merasa tidak berarti lagi di lingkungan keluarga dan tempat tinggalnya
Masalah Keperawatan :
Gangguan Konsep Diri : Harga Diri Rendah
1.5. Afe
Afek klien labil, emosi klien berubah-ubah, mudah tersinggung dan cepat marah
Masalah keperawatan :
Prilaku kekerasaan
1.6. Interaksi Selama Wawancara
Selama wawancara dilaksanakan Kontak mata ada, wajah tegang, pasien kooperatif menjawab pertanyaan namun tiba-tiba bicara pasien sedikit kasar ketika menuju ke arah permasalahan.
Masalah Keperawatan :
Tidak ada masalah
1.7. Persepsi
Tidak dijumpai pada klien adanya perubahan persepsi : halusinasi
Masalah Keperawatan :
Tidak ditemukan masalah
1.8. Proses Fikir

Activity (8)

You've already reviewed this. Edit your review.
1 thousand reads
1 hundred reads
Aldi Hano liked this
Salman AlFarisi liked this
Davira Cullen liked this
Sunu Desinta liked this
Rukiah liked this

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->