Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
8Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
PERUBAHAN SOSIAL

PERUBAHAN SOSIAL

Ratings: (0)|Views: 553 |Likes:
Published by Yogi Alfarobie

More info:

Published by: Yogi Alfarobie on Jun 25, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

12/29/2012

pdf

text

original

 
 
 November 3rd, 2009 • 
 
Filed Under 1. Pengertiana. Menurut Gillin & Gillin:
―Suatu variasi dari cara
-cara hidup yang telah diterima, baik yang timbul karena perubahan-perubahan kondisi geografis, kebudayaan material, komposisi penduduk idiologi maupunkarena adanya penemuan-
 penemuan baru dalam masyarakat tersebut‖
 b. Menurut Mc. Iver:
―Perubahan dalam hubungan sosial atau perubahan terhadap keseimbangan dalam hubungansosial tersebut‖
 c. Menurut Selo Sumardjan:
―Perubahan yang terjadi dalam lembaga kem
asyarakatan pada suatu masyarakat, yangmempengaruhi sistem sosialnya, termasuk didalamnya nilai-nilai, sikap dan pola perilaku
diantara kelompok dalam masyarakat‖
 2. Perubahan Sosial dalam Arti Progress dan Regressa. Perubahan dalam arti Progress, adalah perubahan yang membawa kemajuan bagimasyarakat, dalam arti perubahan tersebut membawa keuntungan dan kemudahan bagikehidupan masyarakat.b. Perubahan dalam arti Regress, adalah perubahan yang membawa pengaruh kurangmenguntungkan bagi masyarakat pada bidang-bidang kehidupan tertentu.3. Macam / Jenis / Bentuk Perubahan SosialA. Berdasarkan Pengaruhnyaa. Perubahan Kecil, yaitu perubahan yang terjadi pada unsur-unsur struktur sosial yang tidak membawa pengaruh langsung atau pengaruh yang kurang berarti bagi masyarakat. Contoh:perubahan akibat mode pakaian.b. Perubahan Besar, yaitu perubahan yang membawa pengaruh besar bagi masyarakat, karenaakibat perubahan tersebut berpengaruh pada beberapa lembaga kemasyarakatan (pranatasosial). Contoh: perubahan akibat industrialisasi.B. Berdasarkan Perencanaannyaa. Perubahan yang Direncanakan/Dikehendaki (Planned Change/Intended Change), yaituperubahan yang telah direncanakan lebih dulu oleh pihak-pihak yang hendak mengadakanperubahan di dalam masyarakat.Pihak-
 pihak yang menghendaki perubahan disebut ―Agent of Change‖ yaitu seseorang atau
sekelompok orang yang mendapat kepercayaan masyarakat sebagai pemimpin satu atau lebihlembaga kemasyarakatan (pranata sosial).b. Perubahan yang Tidak Direncanakan/Tidak Dikehendaki (Unplanned Change/UnintendedChange), yaitu perubahan yang terjadi tanpa dikehendaki, berlangsung di luar jangkauanpengawasan masyarakat dan dapat menyebabkan timbulnya akibat-akibatsosial yang tidak diharapkan masyarakat.C. Berdasarkan Waktunyaa. Perubahan Cepat (Revolusi), yaitu perubahan yang berlangsung engan cepat danmenyangkut sendi-sendi pokok/dasar-dasar kehidupan masyarakat (lembagakemasyarakatan).b. Perubahan Lambat (Evolusi), yaitu perubahan yang memerlukan waktu lama dan
 
umumnya terdiri dari rentetan/rangkaian perubahan kecil yang saling mengikuti denganlambat.4. Faktor Penyebab Terjadinya Perubahan SosialA. Faktor dari dalam Masyarakata. Bertambah atau Berkurangnya Penduduk b. Pertentangan (Conflict) dalam Masyarakatc. Terjadinya Pemberontakan atau Revolusi dalam suatu Masyarakatd. Penemuan Baru- Terdiri dari Discovery dan InventionB. Faktor dari Luar Masyarakata. Lingkungan Alam Fisik di Sekitar Manusiab. Peperanganc. Pengaruh Kebudayaan Masyarakat Lain5. Faktor Pendorong Proses Perubahan Sosiala. Kontak dengan kebudayaan lain melalui proses difusi, yaitu proses penyebaran unsur-unsurkebudayaan dari individu/kelompok yang satu ke individu/kelompok yang lain.b. Sistem pendidikan formal yang maju.c. Sikap menghargai hasil karya orang lain dan keinginan untuk maju.d. Toleransi terhadap perbuatan-perbuatan yang menyimpang.e. Penduduk yang heterogen.f. Ketidakpuasan masyarakat terhadap bidang-bidang kehidupan tertentu.g. Berorientasi ke masa depan.
h. Adanya ―nilai‖, b
ahwa manusia harus selalu berikhtiar untuk memperbaiki hidupnya.6. Faktor Penghambat Proses Perubahan Sosiala. Kurangnya hubungan/kontak dengan masyarakat lain.b. Adanya perkembangan IPTEK yang terhambat/tertinggal.c. Sikap-sikap masyarakat yang tradisionil.d. Adanya kepentingan-kepentingan yang telah tertanam secara kuat (vested interest).e. Rasa takut akan terjadinya kegoyahan/goncangan pada integrasi kebudayaan.f. Prasangka buruk terhadap hal-hal baru/asing atau sikap yang tertutup.g. Hambatan-hambatan yang bersifat idiologis.h. Adat atau kebiasaan.
i. Adanya ―nilai‖ bahwa hidup ini pada hakikatnya buruk dan tidak mungkin diperbaiki.
 7. Disorganisasi (Disintegrasi) dan Reorganisasi (Reintegrasi)Perubahan-perubahan yang terjadi dalam masyarakat kadang-kadang melahirkan suatu situasiyang kurang menguntungkan. Terganggunya keserasian dan keharmonisan dalam masyarakatdisebut Disorganisasi Sosial atau Disintegrasi Sosial.
Disorganisasi sosial/Disintegrasi sosial diartikan sebagai ―suatu proses berpu
darnya norma-norma dan nilai-nilai dalam masyarakat, karena perubahan-perubahan yang terjadi dalam
lembaga kemasyarakatan.‖
 Sedangkan Reorganisasi/Reintegrasi diartikan sebagai suatu proses pembentukan norma dannilai baru untuk menyesuaikan diri dengan lembaga kemasyarakatan yang telah mengalamiperubahan.Ketidakserasian yang terjadi akibat perubahan sosial antara lain melahirkan:a. Anomie, yaitu suatu keadaan dimana tidak ada pegangan terhadapa apa yang baik dan apa
 
yang buruk, sehingga anggota masyarakat tidak mampu mengukur tindakan-tindakannyakarena tidak ada batas-batas yang jelas.b. Cultural Lag (kesenjangan/ketertinggalan budaya), yaitu suatu situasi yang timbul akibatlaju perubahan dari dua unsur masyarakat yang memiliki korelasi, tidak sebanding, sehinggaunsur yang satu tertinggal oleh unsur lainnya.SUMBER-SUMBERHatta, M. Diktat Sosiologi SMAN 4 Depok. (untuk kalangan sendiri, tidak diterbitkan)Tika, Amin, dkk. 2007. Pengetahuan Sosial Sosiologi SMA/MA 3. Jakarta: PT Bumi Aksara.Penulis:Rismawanti, 2008April23
A.TEORI DISORGANISASI SOSIAL
 Disorganisasi sosial adalah suatu proses sosial kontinu yang memanifestasikan aspek tekananbatin, ketegangan, bencana batin dari pada suatu sistem sosial. disorganisasi sosial adakaitannya dengan gejala diorganisasi individual, karena individu dan Masyarakat merupakanaspek yang berbeda dari proses yang sama dalam interaksi sosial, sisi lain kekutan dinamisyang dapat menumbuhkan disornagisasi sosial juga dapat menjadi penyebab disorganisasiindividu, masyrakat yang disorganisasi pada umumnya juga terdiri dari individu yang lebihkurang bersifat disorganisasi. Dengan demikian pencahnya sistem dan ketidak pastian nilai dapat mengakibatkan kontrol sosial menjadi lemah, sehingga memberikanpeluang pada individu untuk melakukan penyimpangan, individu terombang-ambing di antaraberbagai nilai dan peran yang salaing bertentangan.Dalam disorganisasi sosial ini perubahansosial menimbulkan keretakan organisasi sosial yang lama yang merupakan masalah sosial.Kasus:Kepengurusan PSSIInilah bahan pembicaraan di media yang sekarang ini lagi gencar-gencarnya dibicarakan.sosok Nurdin Halid, sang Ketua Umum PSSI yang kontroversial Pria kelahiran Makassar inimenjabat sebagai Ketua Umum PSSI sejak tahun 2003, menggantikan Agum Gumelar,kontroversi dirinya bermula ketika ia terjerat kasus korupsi gula dan beras impor tahun 2004silam, setahun setelah menjabat sebagai Ketua Umum PSSI. Saat itu, dirinya mendekam dibalik jeruji besi selama 2 tahun dan terkena denda uang sebesar 30 miliar rupiah, namun ia

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->