Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Look up keyword
Like this
5Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Student Grant

Student Grant

Ratings: (0)|Views: 68 |Likes:
Published by Windy Kurniawati

More info:

Published by: Windy Kurniawati on Jun 25, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

05/25/2013

pdf

text

original

 
 
Page 1
Jurusan Teknik MesinInstitut Teknologi Sepuluh Nopember
Student Grant 
 
USULAN PEMBIAYAAN STUDENT GRANTJURUSAN TEKNIK MESIN FTI ITS1. JUDUL TUGAS AKHIR
Studi Eksperimen dan Numerik Karakteristik Boundary Layer Turbulen di dalam 3Dasymmetric Flat-Walled Diffuser 20°
“Studi Kasus untuk bilangan Reynolds Re
W1
= 5,85 x 10
4
dan Re
W1
= 10,5 x 10
4
 
2. DISIPLIN ILMU
Teknik Mesin
 – 
Konversi Energi
3. PENDAHULUAN3.1 LATAR BELAKANG
 Diffuser 
adalah salah satu bagian yang memegang peranan penting untuk mendukungproses pada beberapa komponen teknik dan otomotif. Contoh penggunaan diffuserdiantaranya pada
car rear bumper 
dari sebuah mobil balap, pada sistem HVAC (
 Heat,Ventilating and Air Conditioning
) sebagai bagian dalam pendistribusian udara ke ruangan,pada
carburators
serta
wind tunnel.
Sebagai contoh penggunaan
diffuser 
pada
rear bumper 
 mobil balap F1. Dalam arena mobil balap klas dunia tersebut terdapat tiga tim yang merubahrancangan
diffuser 
nya. Apabila dibandingkan dengan mobil balap yang menggunakan
diffuser 
 konvensional
 ,
mobil balap ketiga tim tersebut memiliki performa yang lebih baik, yaitumemiliki parameter waktu 0,5 detik lebih cepat untuk setiap satu putaran arena balap. Olehkarena itu, perubahan rancangan
diffuser 
menjadi salah satu pertimbangan yang penting
 
didalam meningkatkan performa komponen teknik dan otomotif 
.
 
 Diffuser 
merupakan suatu bentuk saluran tertutup yang mengalami perbesaran luaspenampang melintang searah dengan lintasan aliran utama. Adanya perbesaran luaspenampang akan mengubah energi kinetik yang dimiliki fluida menjadi energi potensialberupa tekanan. Apabila perbesaran luas penampang
diffuser 
memiliki rasio yang semakinbesar antara inlet dan outletnya, akan menyebabkan terjadi peningkatan tekanan di dalamsaluran
diffuser 
. Peningkatan tekanan tersebut sangat berpotensi menyebabkan terjadinyagradien tekanan positif (
adverse pressure gradient 
) yang sangat kuat.
 Adverse pressuregradient 
(
 APG)
yang sangat kuat ini mengakibatkan perkembangan
boundary layer 
aliranyang semakin cepat dan semakin sensitif terhadap terjadinya separasi aliran. Terjadinya
 
 
Page 2
Jurusan Teknik MesinInstitut Teknologi Sepuluh Nopember
Student Grant 
 
separasi merupakan salah satu faktor yang mempengaruhi nilai
coefficient presssure
(
Cp
)suatu
diffuser.
3.2 PERUMUSAN MASALAH
Salah satu faktor dari perkembangan boundary layer di dalam penampang yangmengalami pembesaran (divergensi) seperti
diffuser 
adalah sudut divergensi. Semakin besarsudut divergensi suatu
diffuser 
akan semakin besar
adverse pressure gradient 
(APG).Meningkatnya APG akan menyebabkan aliran akan cepat berkembang dan kehilanganmomentum untuk dapat mengikuti kontur dari permukaan. Pada titik tertentu gradient kecepatanpada dinding bernilai nol, hal tersebut yang disebut separasi. Terjadinya separasi yang lebihawal akan menurunkan
 pressure recovery coefficient (Cp
)
, hal ini disebabkan aliran tidak mampu lagi menahan APG. Oleh karena itu diharapkan dengan penundaan terjadinya separasi,
Cp
akan mengalami peningkatan.Banyak penelitian telah dilakukan untuk mengetahui perkembangan
boundary layer 
aliran
 
di dalam
diffuser 
termasuk penundaan terjadinya separasi untuk memperoleh
Cp
 
yanglebih tinggi. Namun penelitian
 – 
penelitian terdahulu belum mampu menjelaskan secara pastiletak awal mulanya terjadi separasi di dalam
diffuser 
, sehingga upaya dalam mengendalikanperkembangan boundary layer aliran menjadi kurang maksimal. Oleh karena itu, diperlukansuatu kajian untuk memperbaiki performa
diffuser 
agar dihasilkan
 pressure recovery coefficient (Cp
)
yang maksimum.
3.3 TUJUAN
Penelitian bertujuan untuk mengetahui karakteristik 
boundary layer 
pada
asymmetric flat-walled diffuser 20°
dengan dua bilangan Reynolds dengan cara menghitung parameter-parameter:1. Profil kecepatan.2.
Skin friction Coefficient 
(
Cf 
)
.
 3
. Pressure Coefficient (Cp).
4.
Pressure Recovery Coefficient (Cp
).
3.4 KONTRIBUSI/MANFAAT TUGAS AKHIR
Manfaat yang dapat diperoleh dari penelitian ini adalah:1.
 
Mampu menjelaskan karakteristik 
boundary layer 
pada
asymmetric flat-walled diffuser 
20°pada dua bilangan Reynolds, yaitu
 R
e
5,85 x 10
4
dan
 R
e
10,5 x 10
4
melalui
 
 
Page 3
Jurusan Teknik MesinInstitut Teknologi Sepuluh Nopember
Student Grant 
 
parameter-parameter seperti profil kecepatan,
skin friction coefficient (Cf), pressurecoefficient (Cp)
dan
pressure recovery coefficient (Cp
)
dari hasil penelitian eksperimenmaupun numerik.2.
 
Memperoleh perbandingan hasil penelitian secara eksperimen dengan hasil penelitiansecara numerik.
4. TINJAUAN PUSTAKA4.1
 Boundary Layer
dan Fenomena Pengembangannya
 Boundary Layer 
adalah lapisan tipis di atas bidang aliran yang terjadi karena adanyapengaruh viscositas aliran yang mengalir di atasnya sehingga terjadi distribusi kecepatan.Konsep
boundary
 
layer 
pertama kali diperkenalkan oleh Ludwig Prandtl seorang ahliaerodinamik dari German pada 1904. Prandtl membagi daerah aliran yang melewati permukaan
solid 
(
solid surface
) menjadi dua daerah yaitu daerah di dalam
boundary layer 
yangterpengaruh oleh viskositas aliran dan daerah di luar
boundary layer 
dimana pengaruhviskositas dapat diabaikan.Gambar 4.1
 Boundary Layer 
pada
 flat plate
untuk aliran
incompressible viscous
.(
White, 2001
)Pada gambar 4.1 ditunjukkan proses terbentuknya dan berkembangnya
boundary layer 
untuk fluida
incompressible viscous
melalui
semi infinite flat plate
. Pada awalnya fluidamengalir dengan distribusi kecepatan yang
uniform
(
). Ketika melewati permukaan
 flat plate
,aliran fluida tersebut mengalami gesekan sehingga bekerja tegangan geser

pada bidangkontak antara fluida dengan permukaan
 flat plate
. Adanya tegangan geser yang bekerjasepanjang aliran menghasilkan distribusi kecepatan. Distribusi kecepatan dimulai dari titik dipermukaan
 flat plate
yang mempunyai kecepatan nol sampai pada kecepatan mendekati hargakecepatan
uniform
 
 pada jarak δ(
 x
). Hal ini dikarenakan tegangan geser yang terjadi semakinkecil.
 Boundary layer 
dapat dibagi menjadi dua bagian yaitu
laminar boundary layer 
dan
turbulent boundary layer 
. Kedua jenis
boundary layer 
tersebut tergantung pada bilangan

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->