Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
1Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
2010-PMK-80

2010-PMK-80

Ratings: (0)|Views: 24 |Likes:
Published by Predy Pujiono

More info:

Published by: Predy Pujiono on Jun 25, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

06/25/2012

pdf

text

original

 
MENTERI KEUANGANREPUBLIK INDONESIA
SALINANPERATURAN MENTERI KEUANGANNOMOR 80/PMK.03/2010TENTANGPERUBAHAN ATAS PERATURAN MENTERI KEUANGAN NOMOR 184/PMK.03/2007TENTANG PENENTUAN TANGGAL JATUH TEMPO PEMBAYARAN DANPENYETORAN PAJAK , PENENTUAN TEMPAT PEMBAYARAN PAJAK, DAN TATACARA PEMBAYARAN, PENYETORAN DAN PELAPORAN PAJAK, SERTA TATACARA PENGANGSURAN DAN PENUNDAAN PEMBAYARAN PAJAKDENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESAMENTERI KEUANGAN,
 
Menimbang:a.bahwa penetapan batas waktu pembayaran dan penyetoran pajaktelah diatur dalam Peraturan Menteri Keuangan Nomor184/PMK.03/2007 tentang Penentuan Tanggal Jatuh TempoPembayaran dan Penyetoran Pajak, Penentuan TempatPembayaran Pajak, dan Tata Cara Pembayaran, Penyetoran danPelaporan Pajak, serta Tata Cara Pengangsuran dan PenundaanPembayaran Pajak yang merupakan peraturan pelaksanaan dariketentuan Pasal 3 ayat (3c), Pasal 9 ayat (1) dan ayat (4), dan Pasal10 ayat (1) dan ayat (2) Undang-Undang Nomor 6 Tahun 1983tentang Ketentuan Umum dan Tata Cara Perpajakan sebagaimanatelah beberapa kali diubah terakhir dengan Undang-UndangNomor 16 Tahun 2009 (Undang-Undang Ketentuan Umum danTata Cara Perpajakan);
 
b.bahwa berdasarkan ketentuan Pasal 49 Undang-UndangKetentuan Umum dan Tata Cara Perpajakan, diatur bahwaketentuan dalam Undang-Undang Ketentuan Umum dan TataCara Perpajakan berlaku pula bagi undang-undang perpajakanlainnya, kecuali apabila ditentukan lain;
 
c.bahwa selain pengaturan mengenai penetapan batas waktupembayaran dan penyetoran pajak sebagaimana tersebut padahuruf a, sesuai ketentuan yang memberikan pengecualiansebagaimana tersebut pada huruf b, telah diatur batas waktu
 
pembayaran dan penyetoran PPN berdasarkan Pasal 15AUndang-Undang Nomor 8 Tahun 1983 tentang PajakPertambahan Nilai Barang dan Jasa dan Pajak Penjualan atasBarang Mewah sebagaimana telah beberapa kali diubah terakhirdengan Undang-Undang Nomor 42 Tahun 2009 yaitu paling lamaakhir bulan berikutnya setelah berakhirnya Masa Pajak dansebelum Surat Pemberitahuan Masa Pajak Pertambahan Nilaidisampaikan;
 
d.bahwa dalam rangka penyelarasan ketentuan yang diatur dalamUndang-Undang Ketentuan Umum dan Tata Cara Perpajakansebagaimana dimaksud dalam huruf b dan Undang-UndangPajak Pertambahan Nilai sebagaimana dimaksud dalam huruf c,perlu melakukan penyesuaian terhadap ketentuan mengenaipenentuan tanggal jatuh tempo pembayaran dan penyetoranpajak sebagaimana dimaksud pada huruf a;
 
e.bahwa berdasarkan pertimbangan sebagaimana dimaksud dalamhuruf a, huruf b, huruf c, dan huruf d, perlu menetapkanPeraturan Menteri Keuangan tentang Perubahan atas PeraturanMenteri Keuangan Nomor 184/PMK.03/2007 tentang PenentuanTanggal Jatuh Tempo Pembayaran dan Penyetoran Pajak,Penentuan Tempat Pembayaran Pajak, dan Tata CaraPembayaran, Penyetoran dan Pelaporan Pajak, serta Tata CaraPengangsuran dan Penundaan Pembayaran Pajak;Mengingat:1.Undang-Undang Nomor 6 Tahun 1983 tentang Ketentuan Umumdan Tata Cara Perpajakan (Lembaran Negara Republik IndonesiaTahun 1983 Nomor 49, Tambahan Lembaran Negara RepublikIndonesia Nomor 3262) sebagaimana telah beberapa kali diubahterakhir dengan Undang-Undang Nomor 16 Tahun 2009(Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2009 Nomor 62,Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4999);
 
2.Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1983 tentang PajakPertambahan Nilai Barang dan Jasa dan Pajak Penjualan atasBarang Mewah (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun1983 Nomor 51, Tambahan Lembaran Negara Republik IndonesiaNomor 3264) sebagaimana telah beberapa kali diubah terakhirdengan Undang-Undang Nomor 42 Tahun 2009 (LembaranNegara Republik Indonesia Tahun 2009 Nomor 150, TambahanLembaran Negara Republik Indonesia Nomor 5069);
 
3.Keputusan Presiden Nomor 84/P Tahun 2009;
 
4.Peraturan Menteri Keuangan Nomor 184/PMK.03/2007 tentangPenentuan Tanggal Jatuh Tempo Pembayaran dan PenyetoranPajak, Penentuan Tempat Pembayaran Pajak, dan Tata CaraPembayaran, Penyetoran dan Pelaporan Pajak, serta Tata CaraPengangsuran dan Penundaan Pembayaran Pajak;
 
 
MEMUTUSKAN:Menetapkan:PERATURAN MENTERI KEUANGAN TENTANG PERUBAHANATAS PERATURAN MENTERI KEUANGAN NOMOR184/PMK.03/2007 TENTANG PENENTUAN TANGGAL JATUHTEMPO PEMBAYARAN DAN PENYETORAN PAJAK,PENENTUAN TEMPAT PEMBAYARAN PAJAK, DAN TATA CARAPEMBAYARAN, PENYETORAN DAN PELAPORAN PAJAK, SERTATATA CARA PENGANGSURAN DAN PENUNDAANPEMBAYARAN PAJAK.
 
Pasal I
 
Beberapa ketentuan dalam Peraturan Menteri Keuangan Nomor 184/PMK.03/2007 tentang Penentuan Tanggal Jatuh Tempo Pembayarandan Penyetoran Pajak, Penentuan Tempat Pembayaran Pajak, danTata Cara Pembayaran, Penyetoran dan Pelaporan Pajak, serta TataCara Pengangsuran dan Penundaan Pembayaran Pajak diubahsebagai berikut:
 
1.Ketentuan Pasal 1 angka 1, angka 2, dan angka 3 diubah, sehinggaPasal 1 berbunyi sebagai berikut:
 
Pasal 1
 
Dalam Peraturan Menteri Keuangan ini, yang dimaksud dengan:
 
1.Undang-Undang Ketentuan Umum dan Tata CaraPerpajakan yang selanjutnya disebut Undang-UndangKUP adalah Undang-Undang Nomor 6 Tahun 1983tentang Ketentuan Umum dan Tata Cara Perpajakansebagaimana telah beberapa kali diubah terakhir denganUndang-Undang Nomor 16 Tahun 2009.
 
2.Undang-Undang Pajak Penghasilan yang selanjutnyadisebut Undang-Undang PPh adalah Undang-UndangNomor 7 Tahun 1983 tentang Pajak Penghasilansebagaimana telah beberapa kali diubah terakhir denganUndang-Undang Nomor 36 Tahun 2008.
 
3.Undang-Undang Pajak Pertambahan Nilai yangselanjutnya disebut Undang-Undang PPN adalahUndang-Undang Nomor 8 Tahun 1983 tentang PajakPertambahan Nilai Barang dan Jasa dan Pajak Penjualanatas Barang Mewah sebagaimana telah beberapa kalidiubah terakhir dengan Undang-Undang Nomor 42Tahun 2009.
 
4.Pajak Penghasilan yang selanjutnya disingkat PPhadalah Pajak Penghasilan sebagaimana dimaksud dalamUndang-Undang PPh.
 
5.Pajak Pertambahan Nilai yang selanjutnya disingkatPPN adalah Pajak Pertambahan Nilai sebagaimana

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->