Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more ➡
Download
Standard view
Full view
of .
Add note
Save to My Library
Sync to mobile
Look up keyword
Like this
1Activity
×
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Terumbu Karang

Terumbu Karang

Ratings: (0)|Views: 251|Likes:
Published by Iwan Taqwa

More info:

categoriesTypes, School Work
Published by: Iwan Taqwa on Jun 25, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, DOC, TXT or read online from Scribd
See More
See less

06/25/2012

pdf

text

original

 
Pengertian Terumbu Karang
Definisi Terumbu karang
adalah karang yang terbentuk dari kalsium karbonatkoloni kerang laut yang bernama polip yang bersimbiosis dengan organismemiskroskopis yang bernama zooxanthellae. Terumbu karang bisa dikatakan sebagaihutan tropis ekosistem laut.Ada dua jenis terumbu karang yaitu terumbu karang keras (hard coral) dan terumbukarang lunak (soft coral). Terumbu karang keras (seperti brain coral dan elkhorncoral) merupakan karang batu kapur yang keras yang membentuk terumbu karang. Terumbu karang lunak (seperti sea fingers dan sea whips) tidak membentuk karang. Terdapat beberapa tipe terumbu karang yaitu terumbu karang yang tumbuh disepanjang pantai di continental shelf yang biasa disebut sebagai fringing reef,terumbu karang yang tumbuh sejajar pantai tapi agak lebih jauh ke luar (biasanyadipisahkan oleh sebuah laguna) yang biasa disebut sebagai barrier reef dan terumbukarang yang menyerupai cincin di sekitar pulau vulkanik yang disebut coral atoll.
 
 Jenis-jenis terumbu karang
Family : AcroporidaeGenus : AcroporaSpesies : Acropora cervicornisKedalaman : Karang ini banyak dijumpai hidup padakedalaman 3-15 meter.Ciri-ciri : Koloni dapat terhampar sampai beberapa meter, Koloni arborescens,tersusun dari cabang-cabang yang silindris. Koralit berbentuk pipa. Aksial koralitdapat dibedakan.Warna : Coklat muda.Kemiripan : A. prolifera, A. formosa.Distribusi : Perairan Indonesia, Jamaika, dan Kep.Cayman..Habitat : Lereng karang bagian tengah dan atas, jugaperairan lagun yang jernih.Family : AcroporidaeGenus : AcroporaSpesies : Acropora elegantulaKedalaman : Karang ini banyak dijumpai hidup padakedalaman 3-15 meter.Ciri-ciri : Koloni korimbosa seperti semak. Cabang horisontal tipis dan menyebar.Aksial koralitnya jelas.Warna : Abu-abu dengan warna ujungnya muda.Kemiripan : A. aculeus, dan A. elseyi.Distribusi : Perairan Indonesia, Srilanka.Habitat : Fringing reefs yang dangkal.Family : AcroporidaeGenus : AcroporaSpesies : Acropora micropthalmaKedalaman : Karang ini banyak dijumpai hidup padakedalaman 3-15 meter.Ciri-ciri : Koloni bisa mencapai 2 meter luasnya dan hanya terdiri dari satu spesies.Radial koralit kecil, berjumlah banyak dan ukurannya sama.Warna : Abu-abu muda, kadang coklat muda atau krem.Kemiripan : A. copiosa, A. Parilis, A. Horrida, A. Vaughani, dan A. exquisita.
 
Distribusi : Perairan Indonesia, Solomon, Australia, Papua New Guinea.Habitat : Reef slope bagian atas, perairan keruh dan lagun berpasir.
Kerusakan Terumbu Karang
Indonesia merupakan negara yang mempunyai potensi terumbu karang terbesar di dunia. Luasterumbu karang di Indonesia diperkirakan mencapai sekitar 60.000 km
2
. Hal tersebut membuatIndonesiamenjadi negara pengekspor terumbu karang pertama di dunia. Dewasa ini, kerusakanterumbu karang, terutama di Indonesia meningkat secara pesat.Terumbu karang yang masih berkondisi baik hanya sekitar 6,2%. Kerusakan ini menyebabkan meluasnya tekanan padaekosistem terumbu karangalami.Meskipun faktanya kuantitas perdagangan terumbu karang telah dibatasi oleh
Convention on International Trade in Endangered Species of Wild Fauna and Flora
(CITES), laju eksploitasi terumbu karang masih tinggi karena buruknya sistem penanganannya.Beberapa aktivitas manusia yang dapat merusak terumbu karang:
membuangsampahke laut dan pantai yang dapat mencemari air laut
membawa pulang ataupun menyentuh terumbu karang saat menyelam, satu sentuhan sajadapat membunuh terumbu karang
 pemborosan air, semakin banyak air yang digunakan maka semakin banyak pula limbahair  yang dihasilkan dan dibuang ke laut.
 penggunaan pupuk dan pestisida buatan, seberapapun jauh letak pertanian tersebut dari lautresidu kimia dari pupuk dan pestisida buatan pada akhinya akan terbuang ke laut juga.
Membuang  jangkar pada pesisir pantai secara tidak sengaja akan merusak terumbu karang yang berada di bawahnya.
terdapatnya predator terumbu karang, seperti sejenis siput drupella.
 penambangan
 pembangunan pemukiman
reklamasi pantai
 penangkapan ikan dengan cara yang salah, seperti pemakaian bom ikan

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->