P. 1
Sistem Informasi Periklanan Radio

Sistem Informasi Periklanan Radio

Ratings: (0)|Views: 244 |Likes:

More info:

Published by: Arum Kusumaning Tyas on Jun 25, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

06/03/2014

pdf

text

original

 
SISTEM INFORMASI PERIKLANAN RADIOPADA RADIO REPUBLIK INDONESIA (RRI)SEMARANG
Disusun Dalam Rangka :Memenuhi Tugas Mata KuliahRekayasa Perangkat Lunak Disusun Oleh :1.Arum Kusumaningtyas/ A12.2010.041832.Moch. Eko Rustiyono/ A12.2010.04065
PROGRAM STUDI SISTEM INFORMASI FAKULTAS ILMU KOMPUTER UNIVERSITAS DIAN NUSWANTOROSEMARANG20121.1Tinjauan Umum RRI Semarang
 
1.1.1Sejarah Berdirinya RRI Semarang
Radio Republik Indonesia Cabang Madia Semarang merupakansalah satu lembaga penyiaran pemerintah yang mempunyai kaitan eratdengan perjuangan bangsa Indonesia dalam melepaskan diri dari belenggu penjajahan atau pada masa perjuangan.Berdirinya Radio Republik Indonesia tidak terlepas dari sejarahradio di Indonesia. Radio pertama kali dikenal di Indonesia pada tahun1920-an, yang dalam masa perkembangannya tanggal 16 Juni 1925terbentuklah perkumpulan radio amatir di Jakarta dengan nama BataviaRadio Vereneging. Dengan dikeluarkannya undang-undang pada tahun1934 berdirilah perkumpulan radio Belanda dengan nama NIKOM(Nederlandsch Indische Omroep Miij), mendirikan Studio Radio Siaran,diantaranya di kota Bandung, Tegal, Pekalongan, Semarang, Magelang,Yogyakarta, Surakarta, Magelang, dan Surabaya dengan sasaran pendengarnya orang-orang Belanda.Pada awal Perang Dunia II, Belanda mencoba mengubah politiknya melalui pendekatan dengan bangsa Timur. Maka pada tahun1933 di Solo lahir SRV (Solo Radio Vereneging). Tahun 1934 di Jakartalahir Verenile Oosterche Omroep, di Bandung lahir Voor VerenikeLuisteraars, di Surabaya lahir CIRVO (Cirvo En Inkesme RadioLuisteraars Vereneging Radio Omroep).Satu-satunya perkumpulan Radio Bangsa Indonesia yangmenggunakan istilah ketimuran ialah Sri Solo yang berdiri pada tahun1936, orientasi siarannya semata-mata hanya kesenian. Radio Semaranglahir dari studio kecil yang berkekuatan 150 watt, bertempat di arena pasar malam jalan Seteran dengan dilengkapi alat-alat yang dirakit olehorang-orang yang mencintai seni, beranggotakan 1000 orang dan setiapanggota dikenai iuran setengah anggota.Setelah empat tahun berdiri Radio Semarang semakin berkembang dengan anggota menjadi 2000 orang. Pada tahun 1940
 
Radio Semarang pindah ke sebuah paviliun, sebuah gedung bioskopGrand. Di studio baru ini anggotanya bukan hanya para pemain dari perkumpulan musik atau karawitan, namun juga seluruh lapisanmasyarakat yang ada di kota Semarang.Tahun 1942 tepatnya pada tanggal 8 Maret 1942, Belandamenyerah kepada Jepang. Pada saat itu semua radio siaran yang adadihentikan termasuk Radio Semarang. Kemudian Jepang mendirikanBadan Penyiaran yang dinamakan HOSO KANRI KYOKU, dengancabang-cabangnya:
1.
HOSO KANRI KYOKU Jakarta
2.
HOSO KANRI KYOKU Bandung
3.
HOSO KANRI KYOKU Purwokerto
4.
HOSO KANRI KYOKU Semarang
5.
HOSO KANRI KYOKU Yogyakarta
6.
HOSO KANRI KYOKU Surakarta
7.
HOSO KANRI KYOKU Malang
8.
HOSO KANRI KYOKU SurabayaHOSO KANRI KYOKU Semarang saat ini bertempat di JalanPandanaran (sekarang Jalan Ahmad Yani) yang dipimpin langsung olehorang Jepang yang bernama Yamawaki, dengan program siaran AsiaTimur Raya. Program siaran ini merupakan suatu propaganda untuk tentara pemerintah Jepang yang disiarkan dalam dua bahasa yaituMelayu dan Jepang.Pada tanggal 6 Agustus 1945, Hiroshima di bom oleh sekutu,dan menyusul tanggal 9 Agustus 1945, Nagasaki di bom oleh sekutu.Dengan di bomnya kedua pulau milik kebanggaan bangsa Jepangtersebut, akhirnya Jepang menyerah tanpa syarat kepada bangsa

Activity (4)

You've already reviewed this. Edit your review.
1 thousand reads
1 hundred reads
Ögx Ögix liked this
LeLiz Samosir liked this

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->