Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
1Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
web esdal 2

web esdal 2

Ratings: (0)|Views: 9 |Likes:
Published by Agus Wahyudi

More info:

Published by: Agus Wahyudi on Jun 25, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as RTF, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

07/27/2013

pdf

text

original

 
VALUASI EKONOMI BARANG SUMBER DAYA ALAM DAN LINGKUNGAN(2)Perlunya Valuasi Ekonomi
Seperti diketahui selama ini barang-barang lingkungan tidak ada harganya atauharganya selalu dinilai secara tidak wajar. Barang lingkungan seperti udara bersih,sungai dan danau tidak diberi harga, karena barang-barang itu tidak diperjualbelikan.Sedang barang sumber daya seperti batu bara, barang tambang dan mineral lainnyakurang diberikan harga secara layak. Harganya sering tidak mencerminkan nilai seluruhbarang sumber daya yang digunakan di dalam ekstraksinya. Misalnya harga satu tonbatu bara pada tahun 1990-an kurang lebih $60. Namun harga ini hanya didasarkanpada suatu tahapan operasional tertentu untuk menghasilkan batu bara tersebut seperti,menambang biji mineral dari dalam tanah, memisahkan bahan batu bara dari minerallainnya, mengangkut bahan tersebut ke tempat tujuan tertentu dan sebagainya. Namunada faktor yang merupakan eksternalitas lingkungan yang nilai sumber daya alam danlingkungannya tidak diperhitungkan. Eksternalitas lingkungan tersebut merupakansekumpulan efek yang tidak diberi harga sehingga menciptakan saling ketergantunganatau konflik antara mereka yang menambang mineral tersebut dengan masyarakat luasseperti, jumlah dan jenis pohon yang ditebang,spesies margasatwa yang telahdimusnahkan, kontaminasi sistem air tanah akibat pembuangan limbah beracun yangtidak terkendali, juga hilangnya sumber hayati yang bermanfaat. Apabila faktor-faktor inidiperhitungkan niscaya harga batu bara tersebut akan menjadi lebih tinggi dari $ 60.Mengabaikan eksternalitas lingkungan menyebabkan timbulnya pemikiran bahwabatu bara merupakan energi yang relatif murah, sehingga ada kecenderunganmenambang dalam jumlah yang lebih besar dari pada yang seharusnya. Oleh karena itusangat penting menerapkan mekanisme harga untuk pengambilan sumber daya alamsehingga dapat diketahui berapa jumlah yang harus diproduksi.Dalam analisis kebijakan dilakukan pengklasifikasian barang sumber daya alamdan lingkungan yang mempengaruhi kualitas hidup manusia. Hal ini sebenarnya sudahmerupakan langkah awal untuk dapat memberikan nilai pada barang sumber daya alamdan lingkungan, kita tinggal mencari metode penilaian yang tepat. Jika metode penilaianyang tepat dapat dikembangkan, maka selanjutnya dapat memasukkannya dalamformulasi kebijakan. Selanjutnya akan banyak lagi keputusan-keputusan penting yangberwawasan lingkungan, seperti adanya kesadaran bahwa lingkungan alam mempunyainilai yang sama pentingnya seperti aset lain yang dapat mempercepat pengalokasian
 
dan pertumbuhan serta akan terjadi penghematan penggunaan sumber daya. Jika telahtimbul kesadaran tentang peranan sumber daya alam dan lingkungan maka diharapkanakan mencegah eksploitasi yang berlebihan.
Metode penilaian
Berkaitan dengan penilaian ini ada beberapa ekonom yang telah memberikansumbangan pemikiran mengenai beberapa metoda yang dapat dikelompokkan menjaditiga kategori yaitu:1.
Metode yang menggunakan konsep Keinginan Untuk Membayar (KUM) danpermintaan
, yang mencerminkan manifestasi keuntungan yang diperoleh konsumendari pembelian barang. Merujuk ke kurva permintaan, jika kita dapat mengetahuikurva permintaan barang-barang lingkungan maka kita dapat menjumlahkankeuntungan yang dihasilkannya barang-barang ini. Namun saat ini sangat sulitmemperoleh secara langsung permintaan akan barang-barang lingkungan ini karenatidak ada informasi harga pasar yang dapat digunakan dibandingkan barang-baranglainnya. Meskipun banyak peneliti yang telah berusaha menanyakan secaralangsung kepada individu-individu yang digunakan sebagai responden dalampenelitiannya mengenai seberapa besar mereka mau membayar untuk barang-barang lingkungan seperti udara yang bersih, namun tidak memberikan hasil yangmemuaskan. Alasan utama responden pada umumnya adalah mereka cenderungmengurangi Keinginan Untuk Membayar karena mengetahui bahwa barang-barangtersebut dapat mereka miliki tanpa harus mengeluarkan biaya.Ada cara lain yang tergolong sebagai metode tidak langsung yaitu metode biayaperjalanan. Metode ini berguna untuk menemukan suatu daerah yang alami yangmenyediakan berbagai keindahan sehingga cenderung dikunjungi orang-orang untukkegiatan bersenang-senang atau untuk berdarmawisata. Anggapan dasarnya adalahbahwa nilai lingkungan dimanifestasikan dalam nilai pelayanan rekreasi yangdisediakan. Pengaruh langsung dari anggapan ini adalah permintaan untuk rekreasisama dengan permintaan untuk daerah alam.Contoh yang telah dilakukan adalah pada taman nasional yang merupakan tempatwisata dan banyak dikunjungi wisatawan. Untuk mendapatkan nilai moneter daritaman nasional ini maka asumsi yang digunakan adalah semua pengunjungmempunyai cita rasa dan penghasilan yang sama. Hal ini dicerminkan dari biayauntuk menikmati yaitu berupa tiket masuk yang besarnya sama, sehingga kurva
 
permintaan yang diperoleh dari metode ini akan benar-benar mewakili jumlahpermintaan untuk taman nasional tersebut. Metode yang ini dilakukan denganlangkah-langkah:1.Menyeleksi sampel yang terdiri dari pengunjung taman secara acak.2.Menanyakan dengan dua pertanyaan pada setiap orang yaitu mengenaiSeberapa jauh Anda melakukan perjalanan untuk mengunjungi taman nasionalini ? dan Seberapa sering anda mengunjungi taman nasional ini setiap tahun?3.mengklasifikasikan pengunjung dalam kelompok-kelompok berdasarkan jaraktempuh, yaitu jarak yang harus dijalani menuju tempat rekreasi tersebut dan jarak-jarak yang sama dijadikan dalam satu kelompok.4.Mengestimasi biaya poerjalanan untuk setiap kelompok dan jumlah rata-ratakunjungan yang dilakukan setiap kelompok5.Menguji hubungan antara biaya poerjalanan dan jumlah kunjungan.Hubungan antara biaya perjalanan dan jumlah kunjungan diasumsikan mewakilipermintaan untuk rekreasi. Biaya perjalanan mewakili harga rekreasi dan jumlahkunjungan mewakili kuantitas rekreasi. Dan hasil yang diperoleh trernyata signifikanyaitu individu yang jarak tempuhnya besar maka frekuensi kunjungannya menjadikecil dan sebaliknya.Kelemahan utama dari metode ini adalah bahwa Keinginan Untuk Membayar bagilingkungan alam hanya dipenuhi oleh biaya perjalanan, padahal seharusnya tidak ,masih banyak biaya lain yang dapat dimasukkan namun hal ini bertujuan untukmempermudah perhitungan. Selain itu metode ini hanya dapat digunakan untuktempat wisata yang ada permintaannya.2.
Metode yang menggunakan konsep biaya opportunity.
Metode ini digunakandalam kondisi konflik antara melestarikan atau membangun. Misalnya suatu daerahhutan yang mengandug deposit mineral yang kaya, maka pembangunan berartipengambilan dan pengolahan mineral tersebut yang akan mengakibatkanpemusnahan lahan hutan. Sedang pelestarian mengandung arti menjaga hutrantetap utuh tanpa memanfaatkan mineral yang terkandung di dalamnya. Untukmenentukan alternatif yang akan dipilih maka dapat digunakan metode biayaopportunitas.dari seluruh kegiatan, yang merupakan manfaat tertinggi yang harusdikorbankan untuk dapat melaksanakan kegiatan tersebut. Apabila kita inginmelestarikan lingkungan maka kita harus mengetahui biaya opportunitasnya.

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->