Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more ➡
Download
Standard view
Full view
of .
Add note
Save to My Library
Sync to mobile
Look up keyword or section
Like this
2Activity
×

Table Of Contents

0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Pasar Sekunder Efek Syariah Di Pasar Modal

Pasar Sekunder Efek Syariah Di Pasar Modal

Ratings: (0)|Views: 606|Likes:

More info:

Published by: Mochamad Dery Ginanzar on Jun 25, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See More
See less

11/08/2012

pdf

text

original

 
i
KAJIANPASAR SEKUNDER EFEK SYARIAHDI PASAR MODAL INDONESIA
Oleh:Tim KajianPasar Sekunder Efek Syariahdi Pasar Modal Indonesia
KEMENTERIAN KEUANGAN REPUBLIK INDONESIABADAN PENGAWAS PASAR MODAL DAN LEMBAGA KEUANGANTAHUN 2010
 
ii
KATA PENGANTAR
 Assalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh
Segala puji dan syukur kami panjatkan ke hadirat Allah SWT, Tuhan Yang MahaEsa, karena atas karunia dan bimbingan-Nya pelaksanaan kajian dan penulisan laporanhasil kajian Pasar Sekunder Efek Syariah di Pasar Modal Indonesia ini dapat diselesaikan.Kajian ini dilaksanakan dengan tujuan untuk memberikan kontribusi pemikiran bagipenyusunan kebijakan dalam pengembangan Pasar Modal Syariah.Latar belakang dilakukannya kajian ini didasari pertimbangan adanya situasidimana timbul pertanyaan tentang kesyariahan perdagangan efek syariah di pasar sekunderdari beberapa kalangan masyarakat baik dari lingkungan akademisi, investor, maupunpelaku pasar lainnya. Dewan Syariah Nasional – Majelis Ulama Indonesia (DSN-MUI)telah menerbitkan fatwa terkait perdagangan efek syariah, yaitu termuat dalam FatwaNomor 40 tentang Pasar Modal dan Pedoman Umum Penerapan Prinsip Syariah di BidangPasar Modal. Namun demikian, masyarakat memandang implementasi penerapan fatwatersebut masih perlu diperjelas dan dipertegas dalam suatu kerangka regulasi.Berdasarkan hal tersebut di atas, kajian ini diharapkan dapat memberikanpencerahan bagi para pelaku pasar terkait kesyariahan terhadap mekanisme perdaganganEfek di Pasar Modal Indonesia dan juga memberikan masukan kepada pimpinan Bapepam-LK dalam rangka menyusun pedoman bagi Bapepam-LK untuk melakukan pengaturanmekanisme perdagangan Efek Syariah di pasar modal Indonesia.Akhirnya, seluruh anggota Tim Kajian menyampaikan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada pihak-pihak yang telah banyak membantu kami dalam menyelesaikankajian ini. Dengan segala keterbatasan dan kekurangan yang ada, Tim Kajian berharapsemoga hasil kajian ini bisa dimanfaatkan oleh pihak-pihak yang membutuhkan dan dapatmenjadi pedoman regulator pasar modal Indonesia dalam rangka mengembangkan pasarmodal syariah. Tim Kajian menyambut dengan tangan terbuka segala kritik dan saranmembangun terhadap hasil kajian ini.
Wassalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh.
Jakarta, Desember 2010Tim Kajian Pasar SekunderEfek Syariah di Pasar Modal Indonesia
 
iii
Executive Summary
Perdagangan efek syariah di pasar sekunder secara umum merupakan hal yanglazim dilakukan. Dewan Syariah Nasional – Majelis Ulama Indonesia (DSN-MUI) telahmenerbitkan fatwa terkait perdagangan efek syariah, yaitu termuat dalam Fatwa Nomor 40tentang Pasar Modal dan Pedoman Umum Penerapan Prinsip Syariah di Bidang PasarModal. Namun demikian, beberapa kalangan masyarakat baik dari lingkungan akademisi,investor, maupun pelaku pasar lainnya masih sering mempertanyakan kesyariahaankegiatan tersebut. Kejelasan dan ketegasan implementasi dari fatwa tersebut menjadi kunciketenangan dan kepercayaan masyarakat terhadap kegiatan pasar sekunder efek syariah diIndonesia.Kajian ini bertujuan untuk mengetahui mekanisme perdagangan efek di pasarmodal yang sesuai dengan prinsip syariah. Hasil kajian ini diharapkan dapat memberikanmasukan kepada pimpinan Bapepam-LK dalam rangka penyusunan pedoman dalampengaturan mekanisme perdagangan efek syariah di pasar modal Indonesia.Berdasarkan hasil analisis yang dilakukan melalui studi pustaka dan diskusi dengannarasumber diperoleh simpulan bahwa praktik perdagangan efek syariah yang ada saat inibaik di Indonesia maupun di luar negeri secara umum mempunyai prosedur dan tata carayang sama dengan perdagangan efek konvensional. Hal terebut dapat dilihat padapelaksanaan transaksi nasabah, sistem perdagangan dengan mekanisme lelangberkesinambungan (
continuous auction
), jenis pasar yang digunakan dan tata carapenyelesaian dan penjaminan transaksi efek tersebut.Transaksi efek syariah di pasar sekunder merupakan suatu kelaziman dan bagiandari kegiatan muamalah. Asumsi awal yang berlandaskan pada kaidah fikih muamalah,hukum asal transaksi efek di pasar sekunder diperbolehkan kecuali ada hal-hal yangdilarang. Selanjutnya, meskipun diperbolehkan dan merupakan suatu kelaziman, perlu adabatasan-batasan bahwa transaksi efek di pasar sekunder tersebut telah sesuai syariah atautidak. Beberapa kegiatan terkait perdagangan efek di pasar sekunder dimungkinkan untuk dilaksanakan berdasarkan prinsip-prinsip syariah yaitu transaksi nasabah yangdilaksanakan secara tidak langsung tetapi melalui perantara pedagang efek, pelaksanaantransaksi melalui mekanisme lelang, transaksi kliring dan penjaminan transaksi efek.Selanjutnya, ketentuan yang ada baik Peraturan Bapepam-LK maupun Bursa Efek Indonesia telah mengatur secara detil terkait dengan transaksi efek secara umum. Namundemikian, kegiatan perdagangan efek tersebut masih perlu dipertegas dari aspekesyariahannya oleh DSN-MUI dalam bentuk opini atau fatwa yang lebih spesifik terkaitdengan mekanisme perdagangan efek syariah di pasar sekunder.Rekomendasi kajian ini yaitu perlunya opini atau fatwa khusus DSN-MUI terkait denganpasar sekunder efek syariah, terutama yang dilakukan di Bursa Efek agar terdapat kejelasandari sisi syariah terkait kegiatan tersebut. Perlunya pembahasan lebih lanjut yangdifokuskan pada aspek kesyariahan terkait dengan transaksi efek syariah di pasar sekunder.Perlunya sosialisasi kepada seluruh
stakeholder 
tentang kejelasan aspek syariah padakegiatan pasar sekunder efek syariah. Perlunya koordinasi dan kerja sama antara Bapepam-LK, Bursa Efek Indonesia dan DSN-MUI untuk mengoptimalkan tindak lanjut dari kajianini.

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->