Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
4Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Bentuk Bentuk Pasar

Bentuk Bentuk Pasar

Ratings: (0)|Views: 204 |Likes:
Published by Vicry Safriyal

More info:

Published by: Vicry Safriyal on Jun 26, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

07/06/2014

pdf

text

original

 
MAKALAHBENTUK
 – 
BENTUK PERUSAHAAN
Oleh :
Purnama Sari Laisouw ( 2010 07 286 )FAKULTAS EKONOMIPRODI MANAJEMENUNIVERSITAS DARUSSALAMAMBON2012
 
BENTUK BENTUK PASAR1.
 
PASAR PERSAINGAN SEMPURNA
Ciri-ciri selengkapnya dari pasar persaingan sempurna adalah seperti yang diuraikandibawah ini :
 
Perusahaan adalah pengambil harga
 
Setiap perusahaan mudah keluar atau masuk 
 
Menghasilkan barang serupa
 
Terdapat banyak perusahaan di pasar
 
Pembeli mempunyai pengetahuan yang sempurna mengenai pasar
Kebaikan dan keburukan pasar persaingan sempurna
 Pasar persaingan sempurna memiliki bebarapa kebaikan dibandingkan pasar-pasar yang lainnyaantara lain :1
. Persaingan sempurna memaksimumkan efisiensi
 Sebelum menerangkan kebaikan dari pasar persaingan sempurna ditinjau dari sudutefisiensi, terlebih dahulu akan diterangkan dua konsep efisiensi yaitu:a.
 
Efisiensi produktif Untuk mencapai efisiensi produktif harus dipenuhi dua syarat. Yang pertama, untuk setiaptingkat produksi, biaya yang dikeluarkan adalah yang paling minimum. Untuk menghasilkansuatu tingkat produksi berbagai corak gabungan faktor-faktor produksi dapat digunakan.Gabungan yang paling efisien adalah gabungan yang mengeluarkan biaya yang paling sedikit.Syarat ini harus dipenuhi pada setiap tingkat produksi. Syarat yang kedua, industri secarakeseluruhan harus memproduksi barang pada biaya rata-rata yang paling rendah, yaitu padawaktu kurva AC mencapai titik yang paling rendah. Apabila suatu industri mencapai keadaantersebut maka tingkat produksinya dikatakan mencapai tingkat efisiensi produksi yang optimal,dan biaya produksi yang paling minimal.b.
 
Efisiensi Alokatif Untuk melihat apakah efisiesi alokatif dicapai atau tidak, perlulah dilihat apakah alokasisumber-sumber daya keberbagi kegiatan ekonomi/produksi telah dicapai tingkat yang maksimum
 
atau belum. Alokasi sumber-sumber daya mencapai efisiensi yang maksimum apabila dipenuhisyarat berikut : harga setiap barang sama dengan biaya marjinal untuk memproduksi barangtersebut. Berarti untuk setiap kegiatan ekonomi, produksi harus terus dilakukan sehingga tercapaikeadaan dimana harga=biaya marjinal. Dengan cara ini produksi berbagai macam barang dalamperekonomian akan memaksimumkan kesejahteraan masyarakat.
Efisiensi dalam persaingan sempurna
Didalam persaingan sempurna, kedua jenis efisiensi ynag dijelaskan diatas akan selaluwujud. Telah dijelaskan bahwa didalam jangka panjang perusahaan dalam persaingan sempurnaakan mendapat untung normal, dan untung normal ini akan dicapai apabila biaya produksi adalahyang paling minimum. Dengan demikian, sesuai dengan arti efisiensi produktif yang telahdijelaskan dalam jangka panjang efisiensi produktif selalu dicapai oleh perushaan dalampersaingan sempurna.Telah juga dijelaskan bahwa dalam persaingan sempurna harga = hasil penjualan marjinal. Dandidalam memaksimumkan keuntungan syaratnya adalah hasil penjualan marjinal = biayamarjinal. Dengan demikian didalam jangka panjang keadaan ini berlaku: harga = hasil penjualanmarjinal = biaya marjinal. Kesamaan ini membuktikan bahwa pasar persaingan sempurna jugamencapai efisiensi alokatif.Dari kenyataan bahwa efisiensi produktif dan efisiensi alokatif dicapai didalam pasar persaingansempurna.2. Kebebasan bertindak dan memilihPersaingan sempurna menghindari wujudnya konsentrasi kekuasaan di segolonan kecilmasyarakat. Pada umumnya orang berkeyakinan bahwa konsentrasi semacam itu akanmembatasi kebebasan seseorang dalam melakukan kegiatannya dan memilih pekerjaan yangdisukainya. Juga kebebasaannya untuk memilih barang yang dikonsumsikannya menjadi lebihterbatas.Didalam pasar yang bebas tidak seorang pun mempunyai kekuasaan dalam menentukan harga, jumlah produksi dan jenis barang yang diproduksikan. Begitu pula dalam menentukanbagaimana faktor-faktor produksi digunakan dalam masyarakat, efisiensilah yang menjadi factoryang menentukan pengalokasinya. Tidak seorang pun mempunyai kekuasan untuk menentukancorak pengalokasiannya. Selanjutnya dengan adanya kebebasaan untuk memproduksikan

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->