Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
10Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
PUPUK

PUPUK

Ratings: (0)|Views: 297 |Likes:
Published by Mujiatul Makiyah

More info:

Published by: Mujiatul Makiyah on Jun 26, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

11/27/2013

pdf

text

original

 
 
MAKALAH MATA KULIAH KAPITA SELEKTA ANORGANIK
 
“PUPUK POSPHAT, NPK DAN UREA”
 
Disusun Untuk Memenuhi Tugas KelompokDisusun Oleh :
 
Ina Ristian 4311409048Fahrizal Nor 4311409049Harits Atika A 4311409052UNIVERSITAS NEGERI SEMARANGFAKULTAS MATEMATIKA DAN ILMU PENGETAHUAN ALAM
 
JURUSAN KIMIA
 
2012
 
BAB IPENDAHULUANA.
 
PUPUK
Bagi tanaman, pupuk layaknya seperti makanan pada manusia. Oleh tanaman,pupuk digunakan untuk hidup, tumbuh, dan berkembang. Jika dalam makanan manusiadikenal gizi maka dalam pupuk dikenal dengan nama zat atau unsur hara. Pupuk yangberedar saat ini terdiri dari bermacam-macam jenis, bentuk, warna, dan merek. Secaraumum pupuk menyediakan unsur hara yang kurang atau bahkan tidak tersedia di tanahuntuk mendukung pertumbuhan tanaman.Keberhasilan dalam pemupukan ditentukan oleh pupuk, tanah, dan tanaman.Penggunaan dosis yang berlebihan dapat meracuni tanaman, sedang dosis yang kurangtidak akan memberikan efek pertumbuhan tanaman seperti yang diharapkan. Dasarpenentuan dosis dapat dilakukan dengan analisis tanah, analisis jaringan tanaman,percobaan pemupukan, dan pengamatan terhadap pertumbuhan. Dosis pemupukan yangdikeluarkan oleh pihak berwenang dan digunakan sebagai rujukan pemupukan diIndonesia secara umum ditulis dalam formula dasar. Sebagai contoh misalnya dosispemupukan nitrogen (N/ha), fosfat (P2O5/ha), dan kalium (K2O/ha). Jadi bukanmencantumkan jenis suatu pupuk melainkan unsur haranya.Tanaman yang tidak dipupuk satu kali dapat berakibat penurunan produksitanaman hingga beberapa tahun. Berbagai penelitian menunjukkan bahwa pemupukandapat meningkatkan produksi antara 6
11% (Foot
et al
, 1987), 0
35% (Gurmit, 1989),5
92% (Dolmat
et al
,1989). Beragamnya pengaruh pemupukan terhadap produktivitastanaman tersebut oleh beragamnya jenis tanah, umur tanaman, kondisi iklim dan tingkatpengelolaan kultur teknis yang diterapkan oleh pekebun.Bahan pupuk selain mengandung hara tanaman umumnya mengandung bahanlain, yaitu:1.
 
Zat pembawa atau karier (
carrier 
). Double superfosfat (DS): zat pembawanya adalahCaSO
4
dan hara tanamannya fosfor (P).2.
 
Senyawa-senyawa lain berupa kotoran (
impurities
) atau campuran bahan lain dalam jumlah relatif sedikit. Misalnya ZA (zwavelzuure amoniak) sering mengandungkotoran sekitar 3% berupa khlor, asam bebas (H
2
SO
4
) dan sebagainya.
 
3.
 
Bahan mantel (
coated 
) ialah bahan yang melapisi pupuk dengan maksud agar pupuk mempunyai nilai lebih baik misalnya kelarutannya berkurang, nilai higroskopisnyamenjadi lebih rendah dan mungkin agar lebih menarik. Bahan yang digunakan untuk selaput berupa aspal, lilin, malam, wax dan sebagainya. Pupuk yang bermantelharganya lebih mahal dibandingkan tanpa mantel.4.
 
Filler 
(pengisi). Pupuk majemuk atau pupuk campur yang kadarnya tinggi seringdiberi
filler 
agar
ratio fertilizer 
nya dapat tepat sesuai dengan yang diinginkan, jugadengan maksud agar mudah disebar lebih merataPupuk anorganik adalah pupuk yang dibuat oleh pabrik-pabrik pupuk denganmeramu bahan-bahan kimia anorganik berkadar hara tinggi. Misalnya urea berkadar N45-46% (setiap 100 kg urea terdapat 45-46 kg hara nitrogen). Pupuk anorganik atau pupuk buatan dapat dibedakan menjadi pupuk tunggal dan pupuk majemuk. Pupuk tunggaladalah pupuk yang hanya mengandung satu unsur hara misalnya pupuk N, pupuk P, pupuk K dan sebagainya. Pupuk majemuk adalah pupuk yang mengandung lebih dari satu unsurhara misalnya N + P, P + K, N + K, N + P + K dan sebagainya.Ada beberapa keuntungan dari pupuk anorganik, yaitu (1) Pemberiannya dapatterukur dengan tepat, (2) Kebutuhan tanaman akan hara dapat dipenuhi denganperbandingan yang tepat, (3) Pupuk anorganik tersedia dalam jumlah cukup, dan (4)Pupuk anorganik mudah diangkut karena jumlahnya relatif sedikit dibandingkan denganpupuk organik. Pupuk anorganik mempunyai kelemahan, yaitu selain hanya mempunyaiunsur makro, pupuk anorganik ini sangat sedikit ataupun hampir tidak mengandung unsurhara mikro.

Activity (10)

You've already reviewed this. Edit your review.
1 thousand reads
1 hundred reads
Muhammad Farhan liked this
Tri Ramadani liked this
Wan Zarith liked this
Obet Butut Waee liked this
Obet Butut Waee liked this

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->