Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Look up keyword
Like this
1Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
BUDIDAYA AEROPONIK

BUDIDAYA AEROPONIK

Ratings: (0)|Views: 38 |Likes:
Published by Dhanang Mukti

More info:

Published by: Dhanang Mukti on Jun 26, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

07/03/2013

pdf

text

original

 
 
BUDIDAYA AEROPONIKPENDAHULUAN
Teknologi penanaman dengan teknik aeroponik merupakan teknologi bercocok tanamsayuran yang sudah mulai banyak dilakukan oleh pengusaha agribisnis. Hasil produksisayuran yang ditanam dengan menggunakan teknologi ini sekarang ini sudah mulai banyak ditemukan di berbagai pasar swalayan di kota-kota besar. Meskipun harganya tinggi, namunsayuran ini selalu habis dibeli konsumen. Konsumen biasanya dari kalangan menengahkeatas. Alasan konsumen tetap memburu produk ini karena kualitas baik, higienis, sehat,segar, renyah, beraroma dan citarasa tinggi.Aeroponik berasal dari kata
aero
yang berarti udara dan
 ponus
yang berarti daya. Jadiaeroponik adalah memberdayakan udara. Aeroponik merupakan salah satu tipe darihidroponik karena air yang berisi larutan hara disemburkan dalam bentuk kabut hinggamengenai akar tanaman. Salah satu kunci keunggulan aeroponik adalah oksigenasi dari tiapbutiran kabut halus larutan hara sehingga respirasi akar lancar dan menghasilkan banyak energi.Pada awal usaha, biasanya kualitas produksi merupakan tujuan kerja Setelah itudisusul dengan kuantitas dan kontinuitas. Untuk mencapai produk yang diharapkan, banyak faktor yang mempengaruhi, seperti penguasaan sistem budidaya dan faktor lingkungan.Setelah dapat berproduksi, kemampuan memasarkanpun diperlukan agar usaha tersebutmenguntungkan.Investasi fasilitas produksi budidaya secara aeroponik tidak murah, begitu pulasarana, tenaga kerja, dan biaya operasionalnya. Dengan semakin majunya teknologiaeroponik, semakin efektif penerapannya sehingga diharapkan ada efisiensi biaya, sedangkanproduksi diharapkan akan meningkat dengan pesat.Tabel 1. Perbandingan kelebihan dan kekurangan cara aeroponik dan cara tanam di tanah
ITEM AEROPONIK TANAM DI TANAHKebutuhan lahan Luasan yang sempit masihbisa digunakan, kontur lahantidak harus datar,produktifitas lahan tinggiHarus luas, realtif datar, perlurotasi, produktifitas lahantergantung jenis tanahMusim Tidak tergantung musim.Catatan: yang dimaksud disini adalah kita bisa menanamsepanjang musim, walaupuntentu di musim hujan
 
produktifitas relatif turunkarena proses fotosintesis
 
tidak berlangsung sempurnaTergantung musim
 
seperti di musim panasKetersediaan barang Ada sepanjang tahun Tidak selalu ada sepanjangtahunKualitas barang Bersih, sehat, renyah, aromakurangTidak selalu bersih, belumtentu sehat, relatif liat/alot,aroma kuatSarana & prasarana Butuh green house, suplai
 
listrik yang relative besar,Tidak butuh sarana yangmahalTeknologi Teknologi menengah-tinggi Teknologi sederhanaOperator Harus mengerti teknologi,sedikit orangTidak perlu mengertiteknologi, banyak orangInvestasi awal Sedang
 – 
besar Kecil
 – 
sedangWaktu Pendek (1 bulan panen),tanpa pengolahan lahan,setiap hari tanam-setiap haripanenSedang-panjang (1,5
 – 
2bulan panen), ada waktuuntuk pengolahan lahan, tidak bisa setiap saat tanam dan
 
panenKepenuhan nutrisi Terpenuhi karena kita bisamengaturnya dengan ukuran(formula) yang pasti.Tidak selalu (pemenuhankebutuhan nutrisi sulit diukurdengan tepat)Hama dan penyakit Relatif aman, terlindung olehgreen houseBeresiko karena ruangterbukaFleksibilitas Tanaman dapat dipindah-pindah tanpa tanpa
 
mengganggu pertumbuhan;contoh: pada saat pompa airmati, tanaman dapat dipindahke unit produksi yang lain.Tanaman tidak bisa dipindah-pindah, tanaman akan stress.Kecepatan adaptasi Saat pindah tanam, bibit bisalangsung tumbuh tanpaaklimatisasi lamaAklimatisasi lama
METODE AEROPONIK
Secara detail, prinsip aeroponik sebagai berikut. Stryrofoam yang digunakanberwarna putih, panjang 2 m, lebar 1 m dan tebal 3 cm. Stryrofoam dibor diameter 1.5 cmdengan jarak tanam 15 x 15 cm sehingga populasi yang diperoleh 44 tanaman/m2 atau 88tanaman/helai stryrofoam. Bibit yang berumur 12 hari dimasukkan ke dalam lubang tanamyang dibantu dengan busa atau rockwool. Sekitar 30 cm dibawah helai stryrofoam dipasangselang PE diameter 19 mm. Tiap 80 cm selang PE ditancapi
sprinkler spray jet 
warna hijaudengan curah (flowrate) 0,83 l/menit atau setara dengan 50b/jam dan bertekanan 1,5-2atmosfir pada lubang (oritis)
sprinkler 
.Tenaga untuk mendorong digunakan pompa dengan daya listrik (watt) antara 800-1.600 W dan dengan debit 200-240 l/m. pompa yang sedemikian kuatnya dapat melayani100-150
sprinkler 
atau setara lahan produksi sekitar 200 m
2
. Tekanan pompa min 1.5 atm,opt 2 atm (diukur dengan manometer).
 
Mengatur tekanan pompa perlu memperhitungkanhambatan-hambatan yang adadalam penyaluran aliran. Misalnya, pompa berada tepat di permukaan tanah, sedangkansemua sprinkler berada pada 60 cm diatas permukaan tanah. Tenaga untuk menaikkan 60 cmkeatas merupakan hambatan yang akan mengurangi tekanan dan harus diperhitungkan. Selainitu, adanya percabangaan T, siku (
elbow
) pada belokan, dan keran
(ballvalve)
 juga dapatmengurangi tekanan. Pipa penyalur yang kecil akan menghasilkan gesekan aliran larutandengan dinding pipa sehingga lebih baik menggunakan pipa atau selang berukuran agak besaruntuk mengurangi gesekan.Filter digunakan untuk mengurangi kotoran yang dapat menyumbat lubang
sprinkler 
.Terdapat beberapa macam ukuran filter dari yang kecil, sedang dan besar.Ukuran tersebutmenggambarkan jumlah liter aliran yang dapat dilalui per jam. Pancaran kekuatan tinggi akanmembentuk kabut butiran halus dengan jarak tembak lebih dari satu meter, dengan turbulensitinggi dan akan mengambang lama di udara sehingga dapai mengenai seluruh sistemperakaran.
JENIS TANAMAN AEROPONIK
Peluang kebutuhan akan sayuran berkualitaas sangat terbuka dengan makinbanyaknya masyarakat yang berbelanja ke pasar swalayan. Diversivikasi jenis sayuran perludilaksanakan untuk memenuhi berbagai permintaan pasar. Hingga saat ini jenis sayuran yangbanyak dibudidayakan secara aeroponik antara lain berbagai kultivar selada (lettuce keritinghijau, cos/romaine, butterhead, batavia, lollo rossa, iceberg, head lettuce), pakchoy hijau danputih, caysim, dan kailan serta horenzo yang baru mulai dikembangan. Kangkung dan bayam juga dapat diusahakan secara aeroponik.Dapat disimpulkan bahwa jenis tanaman yang sering dibudidayakan secara aeroponik pada umumnya berupa sayuran daun yang waktu panennya sekitar satu bulan setelah pindahtanam. Harga jualkomoditas tersebut juga dipilih yang dapt memberikan keuntunganmaksimal. Tanaman rempah penyedap masakan, seperti oregano, parsley, thyme, dill danbasil dapat diusahakan dalam volume kecil. Namun karena harga jualnya tinggi makakonsumen atau target pasar ke hotek berbintang dan restpran eksklusif.
PRASARANA SERRA
Istilah greenhouse menimbulkan banyak persepsi. Oleh karena itu maka istilahnyadiganti dengan serra. Serra berasal dari kata
serres
(bahasa Perancis) yang berarti atap yangtepinya bergerigi.Serra atau greenhouse merupakan bangunan yang dibuat untuk melindungi tanaman darigangguan luar, misalnya cahaya matahari, hujan, angin, maupun hama dan penyakit.

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->