Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword or section
Like this
13Activity
P. 1
STROKE, CHF, Penyakit Jantung Iskemik

STROKE, CHF, Penyakit Jantung Iskemik

Ratings: (0)|Views: 372 |Likes:
Published by Rizki Ria Sari

More info:

Published by: Rizki Ria Sari on Jun 26, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

06/03/2013

pdf

text

original

 
1
Stroke
Ellen R. Evans, MD
I. Definisi.
 
Stroke 
sesuai dengan definisi the National Survey of Stroke,adalah: suatu sindrom klinis yang terdiri dari awitan secara mendadakatau cepat suatu konstelasi temuan neurologis yang menetap lebih dari24 jam akibat dari kecelakaan vaskular.
II. Epidemiologi
.
Stroke 
adalah penyakit neurologis yang paling seringmenimbulkan kecacatan dan kematian pada orang dewasa, danmencakup separuh dari perawatan di rumah sakit untuk penyakitneurologi akut. Meskipun insidens dan kematian stroke di AmerikaSerikat sudah semakin menurun sejak 1940-an, sekitar 500.000 orangmasih mengalami
stroke 
setiap tahunnya.
A. Faktor-faktor risiko
untuk
stroke 
yang tercatat dengan baikdigolongkan oleh American Heart Association sebagai golonganyang dapat diobati (hipertensi, penyakit jantung, serangan iskemiksekilas (TIA), polisitemia, dan penyakit sel sabit) dan golonganyang tak dapat diobati dalam kaitannya dengan kejadian
stroke 
(usia [lanjut usia], jenis kelamin, pria, riwayat keluarga, ras [kulithitam], diabetes melitus, kejadian stroke sebelumnya, dan bruitasimtomatlk). Sekitar 75%
stroke 
terjadi pada orang lanjut usia.Faktor-faktor risiko yang berkait dengan penyakit jantung koroner juga merupakan faktor untuk
stroke: 
hiperiipidemia, merokok,konsumsi garam diet yang besar, konsumsi alkohol berat, konsumsikopi, dan obesitas.
B. Diagnosis diferensial
untuk
stroke 
meliputi lesi-lesi massa(hematoma subdural, neoplasma), proses infeksi (meningitis, absesserebral), proses radang (arteritis temporal), dan proses-prosesidiopatik (epilepsi). Riwayat klinis dan pemeriksaan fisik merupakan
 
2
kunci-kunci untuk menyingkirkan peristiwa-peristiwa noniskemikyang terkesan dari awitan lambat gejala-gejalanya yang progresifbertahap dan mengenai banyak daerah perdarahan. Gejala-gejalaiskemi koroner, disritmia jantung, gagal jantung kongestif, danpenyakit katup membaritu untuk niengideniifikasi etiologi jantung.
C. Jenis-jenis stroke
.
Stroke aterotrombotik 
merupakan jenis yangpaling banyak, meliputi 60-70%
stroke. Stroke hcrnoragik 
mencakup sedikit lebih dari 15%
stroke,
dan
stroke 
emboli serebralterjadi sedikit kurang dari 15% kasus. Sepuluh persen
stroke 
merupakan akibat dari infark lakuna.
D. Prognosis
. Kelumpuhan nervus III (yang menunjukkan hemiasiunkus), umur pasien yang tua, dan kejadian hemoragik berkaitandengan prognosis kematian segera. Pada kejadian hemoragik,defisit motorik unilateral total dan koma mempunyai prognosis yangburuk. Perdarahan pons mempunyai prognosis yang sangat buruk.Infark lakuna mempunyai angka kematian yang terendah di antarasemua
stroke.
 
III. PatofisiologiA.
Stroke aterotrombotik 
 
disebabkan oleh stenosis arteri progresifyang akhirnya menimbulkan sumbatan karena pernbentukan plakaterosklerotik.
B. Stroke hemoragik
digolongkan menurut lokasi.1.
Perdarahan intraserebral
(ICH) biasanya disebabkan olehhipertensi. Penyebab lain ICH termasuk malformasiarteriovena, tumor, dan diskrasia darah (antikoagulasi).Angiopati amiloid serebral sekarang semakin dikenali sebagaietiologi pada pasien yang tua.2.
Perdarahan subaraknoid
, tidak seperti jenis
stroke 
lainnya,mewakili penyebab yang sering pada orang muda dan jarangterjadi pada orang-orang yang berusia tua. Penyebab
stroke 
 
3
biasanya adalah pecahnya aneurisma kongenital yang terletakdalam sirkulus Willisi, karotis interna, arteri komunikansanterior, atau arteri serebralis media.
C.
Stroke 
emboli
terjadi karena mobilisasi mendadak bahan-bahanyang menyumbat semua kemungkinan batang atau cabangpembuluh darah serebral ke dalam aliran darah; fragmen-fragmentrombus mural yang lunak (jantung, pembuluh besar), komplekstrombus-bakteri, fragmen kolesterol,, agregat tumor mikroskopik,gelembung gas, lemak, atau benda asing.
Tabel 87-1 Gambaran Klinis StrokeTipe stroke/ arteri ataudaerah yang terkenaGambaran klinis Pemikiran khusus
Stroke aterotrombotik :- arteri karotis interna (paling seringekstrakranial)- Arteri vertebralis (paling seringintracranial)- Arteri basilarisAwitan tersendat-sendat,dapat terjadi saat bangunInfark serebelarmenyebabkan edemaberat/kompresi batang otakDidahului TIA pada50% kasusStroke embolik:Arteri serebralis mediaArteri serebralis anteriorArteri serebralis posteriorAwitan mendadak, defisitmaksimalInfark lacuna : (arteri yangmempenetrasi)- Perforator
 –
lentikulostriata media- Perforator serebralis posterior- Arteri basilaris yangmempenetrasi cabangMendadak berat ataudalam beberapa jam (nyerikepala, hilangnyakesadaran, emesis tidakterjadi)Sindrom lakunar;hemiparese motorikmurni; hilangnyasensoris murni; kruraldan ataksia / disrtria(clumsy handsyndrome)Perdarahan intraserebral:- Hemisfer serebralis profunda(putamen)- Substantia alba subkortikalAwitan mulus meskipundapat mendadak (terjadiemesis dan hilangnyakesadaran)Evakuasi bekuansecara bedahmerupakan indikasipada pasien terpilih

Activity (13)

You've already reviewed this. Edit your review.
1 hundred reads
dwifit3 liked this
Rolly Mandari liked this
Conand Hardy liked this
Alfiani Citoz liked this
Lieya Williey liked this
Dee Jay Alfy liked this
Nurul Khashinah liked this

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->