Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Look up keyword
Like this
5Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
PERKEMBANGAN KOGNITIF

PERKEMBANGAN KOGNITIF

Ratings: (0)|Views: 137|Likes:
Published by Kak Ross

More info:

Published by: Kak Ross on Jun 26, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

08/17/2013

pdf

text

original

 
PERKEMBANGAN KOGNITIF.
 
Serupa dengan aspek-aspek perkembangan yang lainnya, kemampuan kognitif anak juga mengalami perkembangan tahap demi tahap. Secara sederhana, pada bukukarangan (Desmita, 2011) dijelaskan kemampuan kognitif dapat dipahami sebagaikemampuan anak untuk berpikir lebih kompleks serta kemampuan melakukanpenalaran dan pemecahan masalah. Dengan berkembangnya kemampuan kognitif iniakan memudahkan peserta didik menguasai pengetahuan umum yang lebih luas,sehingga anak mampu melanjutkan fungsinya dengan wajar dalam interaksinyadengan masyarakat dan lingkungan.Sehingga dapat dipahami bahwa perkembangan kognitif adalah salah satuaspek perkembangan peserta didik yang berkaitan dengan pengetahuan, yaitu semuaproses psikologis yang berkaitan dengan bagaimana individu mempelajari danmemikirkan lingkungannya, sesuai buku karangan (Desmita, 2011).
Dalam Dictionary of Psychology karya Drever, dijelaskan bahwa “kognisi
adalah istilah umum yang mencakup segenap mode pemahaman, yaitu persepsi,
imajinasi, penangkapan makna, penilaian dan penalaran” (Kuper & Kuper, 2000).
Pengertian ini pun hampir senada dengan pengertian pada Dictionary of Psychology
karya Chaplin (2002), dijelaskan bahwa “kognis
i adalah konsep umum yangmencakup semua bentuk pengenalan, termasuk didalamnya mengamati, melihat,memperhatikan, memberikan, menyangka, membayangkan, memperkirakan,menduga, dan menilai. Secara tradisional, kognisi ini dipertentangkan dengan konasi(kema
uan) dan dengan afeksi (perasaan).”
 Dari beberapa pengertian diatas dapat disimpulkan dan dapat dipahami bahwakognitif atau pemikiran adalah istilah yang digunakan oleh ahli psikologi untuk menjelaskan semua aktivitas mental yang berhubungan dengan persepsi, pikiran,ingatan dan pengolahan informasi yang memungkinkan seseorang memperolehpengetahuan, memecahkan masalah, dan merencanakan masa depan, atau semuaproses psikologis yang berkaitan bagaimana individu mempelajari, memperhatikan,mengamati, membayangkan, memperkirakan, menilai dan memikirkanlingkungannya. (Desmita, 2011).
 
Ide-ode dasar Teori Piaget dalam Perkembangan Kognitif.Beberapa konsep dan prinsip tentang sifat-sifat perkembangan kognitif anak menurut piaget, antara lain :1.
 
Anak adalah pembelajar yang aktif.Menurut Piaget, anak itu tidak hanya mengobservasi dan mengingat semua yangmereka lihat dan mereka dengar secara pasif. Padahal secara natural merekamemiliki rasa ingin tahu tentang dunia mereka dan secara aktif berusaha mencariinformasi untuk membantu pemahaman dan kesadarannya tentang realitas duniayang mereka hadapi itu.Dalam memehami dunia mereka sacara aktif, anak menggunakan
“schema”(skema) seperti yang disebutkan oleh Piaget, yaitu konsep
-konsep ataukerangka yang ada dalam pikiran anak yang digunakan untuk mengorganisasikandan menginterpretasikan informasi.2.
 
Anak mengorganisasi apa yang mereka pelajari dari pengalamannya.Anak-anak itu tidak hanya mengumpulkan semua yang mereka pelajari darifakta-fakta yang terpisah menjadi suatu kesatuan. Sebaliknya anak memberikangambaran khusus untuk membangun suatu pandangan menyeluruh tentang duniadan kehidupan sehari-hari.3.
 
Anak menyesuaikan diri dengan lingkungan melalui proses asimilasi danakomodasi.Ketika anak menggunakan dan beradaptasi terhadap skema yang mereka buat,ada dua proses yang bertanggung jawab yaitu assimilation dan akomodasi.Asimilasi terjadi apabila seorang anak memasukkan pengetahuan baru ke dalampengetahuan yang sudah ada, yaitu anak mengasimilasikan lingkungan kedalamsuatu skema. Akomodasi terjadi ketika anak menyesuaikan diri pada informasibaru, yaitu anak menyesuaikan skema yang dimilikinya dengan lingkungannya.4.
 
Proses ekuilibrasi menunjukkan adanya peningkatan ke arah bentuk-bentuk pemikiran yang lebih komplek.Menurut Piaget, ketika anak melalui proses penyesuaian asimilasi dan akomodasisystem kognisi anak berkembang dari satu tahap ke tahap yang selanjutnya,
 
sehingga kadang-kadang mencapai keadaan equilibrium, yaitu keadaan seimbangantara struktur kognisinya dan pengalamannya dilingkungan.Menurut Piaget, pikiran anak kecil berbeda secara kualitatif dibandingkan dengananak yang lebih besar. Maka dia menolak tentang definisi intelegensi yangdidasarkan pada jumlah jawaban yang benar dalam suatu tes intelegensi.
PERKEMBANGAN PROSES KOGNITIF
 
Dalam pembahasan proses perkembangan kognitif, ada dua alternative prosesperkembangan kognitif yaitu pada teori dan tahap-tahap perkembangan yangdikemukakan oleh Piaget dan proses perkembangan kognitif oleh para pakarpsikologi pemprosesan informasi.1.
 
Teori Perkembangan Kognitif Piaget.Piaget meyakini bahwa pemikiran seorang anak berkembang dari bayisampai dia dewasa. Menurut teori Piaget, setiap individu pada saat tumbuh mulaidari bayi yang baru di lahirkan sampai mengijak usia dewasa mengalami empattingkat perkembangan kognitif, yaitu tahap aensori-motorik (dari lahir sampai 2tahun), tahap pra-operasional (usia 2 sampai 7 tahun), tahap konkret-operasional(usia 7 sampai 11 tahun), dan tahap operasional formal (usia 11 tahun ke atas),dalam buku karangan Desmita(2011:101) dan (Anwar Holil,2008).a.
 
Tahap Sensori-Motorik (usia 0 sampai 2 tahun)Desmita (2011:101) Dikatakan bahwa bayi bergerak dari tindakan reflexinstinktif pada saat lahir sampai permulaan pemikiran simbolis. Bayimembangun suatu pemahaman tentang dunia melalui pengkoordinasianpengalaman-pengalaman sensor dengan tindakan fisik. Dalam postingnya,(Arya,
2010) ”Piaget berpendapat bahwa dalam perkembangan kognitif selama
stadium sensori motorik ini, inteligensi anak baru nampak dalam bentuk aktivitas motorik sebagai reaksi simulasi sensorik. Dalam stadium ini yangpenting adalah tindakan konkrit dan bukan tindakan imaginer atau hanya
dibayangan saja.” Pada proses ini Piaget menamakan proses desentrasi, artinya

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->