Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
15Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Perencanaan Irigasi Dan Bendung

Perencanaan Irigasi Dan Bendung

Ratings: (0)|Views: 754 |Likes:
Published by Atir Arfa

More info:

Published by: Atir Arfa on Jun 26, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

05/06/2014

pdf

text

original

 
 
Perencanaan Irigasi dan BangunanAir
Mahathir/0904101010120
BAB IPENDAHULUAN1.1
 
Latar Belakang
Keberhasilan sistem irigasi sangat dibutuhkan guna menunjang pembangunandi sektor pertanian terutama pada musim kemarau karena sering terjadi kekeringan.Untuk itu dibutuhkan suatu ketelitian dalam memilih alternatif yang cocok darisistem irigasi yang ada. Penerapan dari beberapa tipe bangunan sangat tergantungpada kondisi daerah/alamnya masing-masing. Landasan pemilihan didasarkan padakebutuhan elevasi dan besarnya debit andalan dari sumber air yang ada.Sumber air dari sistem irigasi diperoleh dari sungai. Untuk dapat mengairidaerah-daerah yang membutuhkan, maka sungai harus dibendung guna menaikkan`muka airnya, sehingga air dapat sampai ke daerah-daerah yang membutuhkanpelayanan irigasi.Jenis bendungan dipilih berdasarkan studi kelayakan dalam hal teknis danbiaya. Faktor-faktor yang mempengaruhi kelayakan teknis meliputi keadaan cuaca,geologi, dan topografi seperti kebutuhan elevasi dan besarnya debit andalan darisumber air yang ada. Sedangkan faktor-faktor yang mempengaruhi kelayakan biayameliputi tersedianya bahan bangunan pada daerah tersebut serta kelancaran fasilitastransportasi yang masuk ke daerah tersebut.Yang dimaksud dengan bangunan utama
(head work)
adalah semua bangunanyang direncanakan di sepanjang sungai atau aliran air untuk membelokkan air kedalam jaringan saluran irigasi agar dapat dipakai untuk keperluan irigasi, biasanyadilengkapi dengan kantong lumpur agar bisa mengurangi sedimen yang berlebihanserta memungkinkan untuk mengukur air yang masuk.Bangunan utama di dalamnya tercakup bangunan pengelak (bendung pelimpahmaupun bendung gerak), bangunan pengambilan, bangunan pembilas (penguras),kantong lumpur, pekerjaan pengaturan sungai, dan bangunan-bangunan pelengkaplainnya.Sedangkan yang dimaksud dengan bendung adalah suatu bangunan yangdiletakkan melintang pada suatu aliran sungai dengan maksud untuk menaikkanmuka air aliran agar dapat dialirkan pada tempat-tempat yang lebih tinggi dari dasar
 
 
Perencanaan Irigasi dan BangunanAir
Mahathir/0904101010120
sungai tersebut. Hal ini harus dibedakan dengan pengertian waduk yang bersifatmenampung air, yang berarti bahwa air boleh terus mengalir terus melimpahbendung.
1.2
 
Maksud dan Tujuan
Melalui pembuatan tugas perencanaan irigasi dan bangunan air ini diharapkandapat menambah wawasan dan pengetahuan mahasiswa untuk lebih memahamiperencanaan bendung irigasi dan bangunan pelengkapnya mulai dari awal sampaiakhir perencanaan disertai dengan uji keamanan bangunan tersebut (stabilitas)terhadap daya dukung tanah yang diizinkan, guling, dan gelincir, baik pada saat debitrendah maupun pada saat debit banjir.
 
 
Perencanaan Irigasi dan BangunanAir
Mahathir/0904101010120
BAB IIDATA PERENCANAAN
Data-data yang dibutuhkan untuk perencanaan bangunan utama dalam suatu jaringan irigasi adalah :
 2.1.
 
Data Topografi
Disini penulis mencoba untuk merencanakan irigasi pada suatu daerah denganluas sawah 907,68 ha pada kiri bendung, dimana sumber air irigasinya berasal dariSungai Kr. Samalanga yang memiliki luas DAS sebesar 142,96 km
2
. Panjang sungaiutama adalah 30,94 km dengan kemiringan memanjang rata-rata 0,066. Peta situasisungai dengan skala 1 : 10.000 terdapat pada lampiran.
2.2
 
Data Hidrologi
Data hidrologi adalah data aliran sungai yang meliputi data banjir yangmencakup beberapa periode ulang, daerah hujan, tipe tanah dan vegetasi yangterdapat di daerah aliran. Dalam perencanaan ini, data hidrologi yang diketahuiadalah debit rencana 100 tahun sebesar 462,57 m
3
 /dt.
2.3
 
Data Morfologi
Data morfologi diperlukan untuk menentukan jumlah kandungan semen, baik kandungan semen dasar
(bed load)
maupun kandungan semen layang
(suspended load)
yang akan dicegah agar tidak masuk jaringan saluran irigasi. Pada perencanaan
ini diasumsikan bahwa 5 ‰ dari debit sadapan adalah berupa lumpur yang harus
diendapkan di kantong lumpur. Data morfologi termasuk juga distribusi ukuran butir,perubahan-perubahan yang terjadi pada dasar sungai, secara horizontal maupunvertikal, unsur kimiawi sedimen.

Activity (15)

You've already reviewed this. Edit your review.
Budi75 added this note
i like
Budi75 liked this
putuyuli liked this
1 thousand reads
1 hundred reads
Akhmad Faishal liked this
Vicky Taupik liked this
nanunot liked this

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->