Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
1Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Apa Dan Mengapa Penilaian Berbasis Kelas

Apa Dan Mengapa Penilaian Berbasis Kelas

Ratings: (0)|Views: 20 |Likes:
Published by Ahmad Juanda

More info:

Published by: Ahmad Juanda on Jun 26, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

10/07/2013

pdf

text

original

 
MEDIA PEMBELAJARAN SEBAGAI BAGIAN INTEGRALDALAM PROSES BELAJAR MENGAJAR A.Pendahuluan
Dewasa ini bidang pendidikan secara umum sedikit banyaknya terpengaruholeh adanya perkembangan dan penemuan-penemuan dalam bidang keterampilan, ilmu,dan teknologi. Pengaruh perkembangan tersebut tampak jelas dalam upaya-upaya pembaharuan sistem pendidikan dan pengajaran. Upaya pembaharuan itu menyentuh bukan hanya sarana fisik/fasilitas pendidikan, tetapi juga sarana non-fisik seperti pengembangan kualitas tenaga-tenaga kependidikan yang memiliki pengetahuan,kemampuan, dan keterampilan memanfaatkan fasilitas yang tersedia, cara kerja yanginovatif, serta sikap yang positif terhadap tugas-tugas kependidikan yang diembannya.Salah satu bagian integral dari upaya pembaharuan itu adalah media pembelajaran.Oleh karena itu, media pembelajaran menjadi suatu bidang yang seyogianya dikuasaioleh setiap guru profesional.Keberhasilan proses belajar mengajar sangat diwarnai oleh guru sebagai pengelola kegiatan belajar mengajar. Oleh karena itu, guru profesional perlumemahami dan menguasai berbagai keterampilan yang dapat mendukung efektifitasdan efesiensi pengelolaan kegiatan belajar mengajar. Salah satu keterampilan yangharus dikuasai oleh guru adalah keterampilan yang berhubungan dengan media pembelajaran, sebab media pembelajaran merupakan salah satu komponen yang tidak dapat dipisahkan dari komponen lain dalam proses belajar-mengajar (Julinuddin, 2006).
B.Pengertian Media
Gerlach & Ely (1971) mengatakan bahwa media apabila dipahami secaragaris besar adalah manusia, materi, atau kejadian yang membangun kondisi yangmembuat siswa mampu memperoleh pengetahuan, keterampilan, atau sikap. Dalam pengertian ini, guru, buku teks, dan lingkungan sekolah merupakan media. Malik dalamHamzah (2006) menyebutkan bahwa media pendidikan adalah alat, metode, dan teknik 1
 
yang digunakan dalam rangka lebih mengefektifkan komunikasi dan interaksi antar guru dan siswa dalam proses belajar-mengajar di sekolah. Dengan kata lain, mediaadalah komponen sumber belajar atau wahana yang mengandung materi instruksionaldi lingkungan siswa yang dapat merangsang siswa untuk belajar.
C.Landasan Teoretis Penggunaan Media Pendidikan
Salah satu gambaran yang paling banyak dijadikan acuan sebagai landasanteori penggunaan media dalam proses belajar adalah
 Dale’s Cone of Experience
(Kerucut Pengalaman Dale) (Dale, 1969 dalam Arsyad, 2002). Hasil belajar seseorangdiperoleh mulai dari pengalaman langsung (kongkret), kenyataan yang ada dilingkungan kehidupan seseorang kemudian melalui benda tiruan, sampai kepadalambang verbal (abstrak).Dale membuat tingkatan besar kecilnya kemungkinan terserapnya suatuinformasi melalui penggunaan media, tingkatan ini digambarkan dalam bentuk kerucutyang susunannya (dari bawah ke atas) adalah: 1) Pengalaman langsung, 2) Bendatiruan/pengamatan, 3) Dramatisasi, 4) Karyawisata, 5) Televisi, 6) Gambar hidup pameran, 7) Gambar diam, Rekaman Radio, 8) Lambang visual, 9) Lambang kata.Kemungkinan terserapnya informasi melalui pengalaman langsung sangat besar dan paling bermakna karena ia melibatkan semua pancaindera, hal ini dikenal dengan nama
learning by doing 
.
D.Ciri-Ciri Media Pendidikan
1.Ciri fikatif. Ciri ini menggambarkan kemampuan media merekam,menyimpan, melestarikan, dan merekonstruksi suatu peristiwa atau obyek. Suatu peristiwa atau obyek dapat diurut dan disusun kembali dengan media fotografi,video tape, atau audio tape. Dengan ciri fikatif ini, media memungkinkan suaturekaman kejadian atau obyek yang terjadi pada satu waktu tertentu ditrasportasikantanpa mengenal waktu.2
 
2.Ciri manipulatif. Kejadian yang memakan waktu berhari-hari dapatdisajikan kepada siswa dalam waktu dua atau tiga menit dengan teknik  pengambilan gambar 
time-lapse recording 
. Misalnya, bagaimana proses larvamenjadi kepompong kemudian menjadi kupu-kupu.3.Ciri distributif. Ciri distributif dari media memungkinkan suatu obyek ataukejadian ditransportasikan melalui ruang, dan secara bersamaan kejadian tersebutdisajikan kepada sejumlah besar siswa dengan stimulus pengalaman yang relatif sama mengenai kejadian itu.
E.Fungsi dan Manfaat Media Pendidikan
Pemilihan salah satu metode mengajar tertentu akan mempengaruhi jenismedia pengajaran yang sesuai, sehingga dapat dikatakan bahwa salah satu fungsi utamamedia pengajaran adalah sebagai alat bantu mengajar yang turut mempengaruhi iklim,kondisi, dan lingkungan belajar yang ditata dan diciptakan oleh guru. Di samping itu,media pengajaran dapat membangkitkan motivasi dan minat siswa, juga dapatmembantu siswa meningkatkan pemahaman, menyajikan data dengan menarik danterpercaya, memudahkan penafsiran data, dan memadatkan informasi (Arsyad, 2002).Levie & Lentz (1982) mengemukakan empat fungsi media pengajaran, yaitu:1.Fungsi atensi, yaitu fungsi yang menarik dan mengarahkan perhatian siswauntuk berkonsentrasi kepada isi pelajaran yang berkaitan dengan makna visual yangditampilkan atau menyertai teks materi pelajaran.2.Fungsi afektif, yaitu fungsi yang dapat menggugah emosi dan sikap siswa.3.Fungsi kognitif, yaitu fungsi yang dapat memperlancar pencapaian tujuanuntuk memahami dan mengingat informasi atau pesan yang disajikan melalui penggunaan media.3

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->