Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
11Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Makalah Langkah-Langkah Penelitian

Makalah Langkah-Langkah Penelitian

Ratings: (0)|Views: 471 |Likes:
Published by Fadhila El Husna

More info:

Published by: Fadhila El Husna on Jun 27, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

10/07/2013

pdf

text

original

 
1
Langkah-langkah PenelitianA.
 
Identifikasi Masalah
Identifikasi masalah adalah suatu tahap permulaan dari penguasaan masalah di manasuatu objek tertentu dalam situasi tertentu dapat kita kenali sebagai suatu masalah.Identifikasi masalah bertujuan agar kita maupun pembaca mendapatkan sejumlah masalahyang berhubungan dengan judul penelitian.Dalam prakteknya, kita sering menghadapi kesulitan dalam mengidentifikasimasalah. Hal ini disebabkan karena kemiskinan material yang menyangkut apa yang akanmenjadi masalah dan kemiskinan metodologis menyangkut bagaimana memecahkanmasalah. Untuk mengatasi dua hal tersebut maka:1.
 
Jadilah spesialisSebagai spesialis di bidang tertentu membuat seseorang berkesempatan untuk menelitisecara rinci masalah-masalah yang belum terpecahkan.2.
 
Bersikap kritis dalam membaca, mendengar dan berpikir.Seorang yang bersikap kritis dalam membaca, mendengar dan berpikir menjadikandirinya kaya dengan masalah-masalah yang belum terpecahkan.3.
 
Ungkapkan kembali gagasan-gagasan dari penelitian-penelitian mutakhir.Seseorang yang senang mengungkapkan gagasan-gagasan hasil penelitian mutakhirmelalui observasi kancah, diskusi-diskusi dan tulisan-tulisan membuat dirinyamendapatkan berbagai masalah yang belum terpecahkan (Suwirman, 2004:27).Identifikasi masalah diperlukan agar peneliti benar-benar menemukan masalahilmiah, bukan akibat dari permasalahan lain. Masalah penelitian itu bersifat tidak terbatas.Meskipun demikian, tidak semua masalah yang ada di masyarakat bisa diangkat sebagaimasalah penelitian.Hal-hal yang dapat menjadi sumber masalah, terutama adalah:1.
 
Bacaan, terutama bacaan yang melaporkan hasil penelitian. Karena laporan yang baik akan mencantumkan rekomendasi untuk penelitian lebih lanjutdengan arah tertentu.2.
 
Diskusi, seminar, dan pertemuan ilmiah lainnyaPada umumnya dalam pertemuan ilmiah itu para peserta melihat hal-hal yangdipersoalkannya secara profesional. Dengan kemampuan profesional para ilmuwanpeserta pertemuan ilmiah meihat, menganalisis, menyimpulkan, dan mempersoalkanhal-hal yang dijadikan pokok pembicaraan.
 
2
3.
 
Pernyatan pemegang otoritasPernyataan pemegang otoritas, baik pemegang otoritas dlam pemerintahan maupunpemegang otoritas dalam bidang ilmu tertentu dapat menjadi sumber masalahpenelitian. Misalnya, pernyataan Menteri Pendidikan Nasional mengenai rendahnyadaya serap murid-murid SMA, atau pernyataan seorang Direktur Jenderal PendidikanTinggi tentang kecilnya daya tampung perguruan tinggi, dapat secara langsungmengundang berbagai penelitian.4.
 
Pengamatan sepintasSeringkali terjadi seseorang menemukan masalah penelitiannya dalam suatu perjalananatau peninjauan. Ketika berangkat dari rumah sama sekali tidak ada rencana untuk mencari masalah penelitian, tetapi ketika menyaksikan hal-hal tertentu di lapangan,timbullah pertanyaan-pertanyaan dalam hatinya yang terkristalisasikan dalam masalahpenelitian.5.
 
Pengalaman pribadiMungkin pengalaman pribadi itu berkaitan dengan sejarah perkembangan dankehidupan pribadi, mungkin pula berkaitan dengan kehidupan profesional.6.
 
Perasaaan intuitif Tidak jarang terjadi, masalah penelitian itu muncul dalam pikiran ilmuwan pada pagihari setelah bangun tidur atau pada saat-saat habis istirahat.Permasalahan yang akan diteliti (Kerlinger, 1986) hendaknya dapat memenuhikriteria penting yaitu:a.
 
Permasalahan sebaiknya merefleksikan dua variabel atau lebihMasalah sebaiknya mencerminkan hubungan dua variable atau lebih, karena padapraktiknya peneliti akan mengkaji pengaruh satu variable tertentu terhadap variablelainnya. Misalnya, seorang peneliti ingin mengetahui ada dan tidaknya pengaruh
“strategi mengajar guru” (variable satu) terhadap “
pemahaman siswa
” (variable dua).
Jika seorang peneliti hanya menggunakan satu variable dalam merumuskan masalahnya,
maka yang bersangkutan hanya melakukan studi deskriptif, misalnya “
Strategi mengajarguru Y di sekolah
X”.
Peneliti dalam hal ini hanya akan melakukan studi terhadapstrategi mengaja guru yang ada tanpa mempertimbangkan factor-faktor lain baik yangmempengaruhi atau dipengaruhi oleh gaya kepemimpinan tersebut.b.
 
Sebaiknya dinyatakan dalam bentuk pertanyaan yang jelas dan tidak meragukanc.
 
Sebaiknya dapat diuji secara empiris
 
3
Masalah harus dapat diuji secara empiris, maksudnya perumusan masalah yang dibuatmemungkinkan peneliti mencari data di lapangan sebagai sarana pembuktiannya.Tujuan utama pengumpulan data ialah untuk membuktikan bahwa masalah yang sedangdikaji dapat dijawab jika peneliti melakukan pencarian dan pengumpulan data. Dengankata lain masalah memerlukan jawaban, jawaban didapatkan setelah penelitimengumpulkan data di lapangan dan jawaban masalah merupakan hasil penelitian.Tiga kriteria ini penting sebagai pertimbangan peneliti dalam mengidentifikasipermasalahan yang ditemui, baik dalam teori maupun di lapangan.Untuk mengidentifikasi masalah penelitian, perlu diajukan pertanyaan-pertanyaanberikut.a.
 
Masalahnya apa (Substansinya)?b.
 
Bermasalah menurut siapa?c.
 
Dianggap masalah dalam konteks apa?d.
 
Dalam perspektif apa?Kalau keempat pertanyaan di atas di
cross-check 
-kan dengan kerangka analisispermasalahan di atas, dapat dipastikan sebagai masalah penelitian yang baik. Tetapi, kalauternyata tidak, belum tentu dapat dianggap sebagai masalah penelitian.
B.
 
Pemilihan Masalah
Setelah masalah diidentifikasi, belum merupakan jaminan bahwa masalah tersebutlayak dan sesuai untuk diteliti. Biasanya, dalam usaha mengidentifikasi atau menemukanmasalah penelitian diketemukan lebih dari satu masalah. Dari masalah-masalah tersebutperlu dipilih salah satu yaitu mana yang paling layak dan sesuai untuk diteliti. Jika yangdiketemukan sekiranya hanya satu masalah, masalah tersebut juga harus dipertimbangkanlayak atau tidaknya serta sesuai atau tidaknya untuk diteliti. Pertimbangan untuk memilihatau menentukan suatu permasalahan layak dan sesuai untuk diteliti pada dasarnyadilakukan dari dua arah yaitu:1.
 
Pertimbangan dari arah masalahnya (dari segi objektif)Dari segi objektif ini, pertimbangan akan dibuat atas dasar sejauh mana penelitianmengenai masalah yang bersangkutan itu akan memberikan sumbangan kepada:a.
 
Pengembangan teori dalam bidang yang bersangkutan dengan dasar teoritispenelitiannya

Activity (11)

You've already reviewed this. Edit your review.
1 thousand reads
1 hundred reads
Ian Alvian Kacin liked this
Hasan Alfasyan liked this
irma_lia_1 liked this
Bebi Gogo Boots liked this
Joel Nadeak liked this

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->