Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Look up keyword
Like this
2Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Jenis-Jenis Penelitan Berdasarkan Bidang Garapan

Jenis-Jenis Penelitan Berdasarkan Bidang Garapan

Ratings: (0)|Views: 102 |Likes:
Published by Fadhila El Husna

More info:

Published by: Fadhila El Husna on Jun 27, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

11/01/2012

pdf

text

original

 
1
MACAM-MACAM METODE PENELITIAN
Metodologi Penelitian merupakan serangkaian kegiatan dan langkah-langkah yangditempuh peneliti untuk memperoleh hasil penelitiannya.
1.
 
Berdasarkan Bidang Garapan
Berdasarkan bidang garapannya, metode penelitian dapat dibedakan atas 2 macamyaitu penelitian pendidikan dan penelitian nonkependidikan.
a.
 
Penenlitian Kependidikan
Bidang garapan yang menjadi pokok penelitian adalah menekankan pada sekitarmasalah pendidikan, baik yang mencakup faktor internal pendidikan maupun faktoreksternal pendidikan. Faktor internal pendidikan termasuk komponen guru, siswa,kurikulum, sistem pengajaran, manajemen pendidikan, dan hubungan lembaga denganmasyarakat. Sedangkan faktor eksternal pendidikan mencakup kebijakan pemerintahterhadap lembaga pendidikan, pengaruh gaya hidup elit politik terhadap prospek pendidikan, pengaruh kehidupan sosial dan ekonomi terhadap pendidikan generasimuda, dan sebagainya.
b.
 
Penelitian Nonkependidikan
Penelitian non kependidikan mempunyai cakupan yang luas sekali seluas bidangkeahlian dan variasi dari para pembaca, dapat dimasukkan sebagai penelitannonkependidikan. Penenlitian nonkependidikan bisa berupa penelitian sosial, ekonomi,politik, kebijakan pemerintah, sejarah, antropologi, pertanian, teknologi penelitianagama dan peradaban masyarakat, dan sebagainya.
2.
 
Berdasarkan Sifat Masalaha.
 
Penelitian Historis
Tujuan penelitian historis adalahuntuk membuat rekontruksi masa lampau secarasistematis dan objektif dengan cara mengumpulkan, mengevaluasi, memverifikasikan,serta mnsintesiskan bukti-bukti untuk menegakkan fakta dan memperoleh kesimpulan yangkuat. Seringkali peristiwa yang demikian itu berkaitan dengan hipotesis-hipotesis tertentu.Data yang dikumpulkan pada penelitian ini sukar dikendalikan. Maka tingkatkepastian pemecahan permasalahan dengan metode ini adalah paling rendah. Data yang
 
2
dikumpulkan biasanya hasil pengamatan orang lain seperti surat-surat arsip atau dokumen-dokumen masa lalu. Penelitian seperti ini jika ditujukan kepada kehidupan pribadiseseorang, maka penelitian disebut penelitian
biografis.
 Ciri-ciri penelitian historis:1.
 
Lebih bergantung pada data yang diobservasi orang lain daripada yang diobservasi olehpeneliti sendiri. Data yang akan dihasilkan oleh kerja yang cermat yang menganalisiskeotentikan, ketepatan, dan pentingnya sumber-sumber data.2.
 
Berlainan dengan anggapan yang populer, penelitian histois haruslah tertib-ketat,sistematis, dan tuntas. Seringkali penelitian yang dikatakan sebagai suatu penelitianhistoris hanyalah koleksi informasi-informasi yang tak layak, tak reliabel, dan beratsebelah.3.
 
Tergantung kepada dua macam data, yaitu data primer dan data sekunder. Data primerdiperoleh dari sumber primer yaitu peneliti secara langsung melakukan observasi. Datasekunder diperoleh dari sumber sekunder yaitu peneliti melaporkan hasil observasiorang lain yang satu kali atau lebih telah lepas dari kejadian aslinya. Sumber primerdipandang sebagai memiliki otoritas sebagai bukti tangan pertama dan diberi prioritasdalam pengumpulan data.4.
 
Data yang berbobot adalah data yang diuji secara eksternal dan internal. Pengujianeksternal memeriksa otentiknya data. Pengujian internal memeriksa berhubungandengan data. Pengujian inilah yang membuat penelitian itu tertib. Pengujian internalharus menguji motif, keberatsebelahan, dan keterbatasan si penulis yang mungkinmelebih-lebihkan atau mengabaikan sesuatu dan memberikan informasi yang palsu.Evaluasi kritis inilah yang menyebabkan penelitian historis itu sangat tertib-ketat, yangdalam banyak hal lebih
demanding
daripada studi eksperimental.5.
 
Walaupun penelitian historis mirip dengan penelaahan kepustakaan yang mendahuluilain-lain bentuk rancangan penelitian, namun cara pendekatan historis adalah lebihtuntas, mencari informasi dari sumber yang lebih luas. Penelitian historis juga menggaliinformasi-informasi yang lebih tua daripada yang umum dituntut dalam penelaahankepustakaan, dan banyak juga menggali bahan-bahan tak diterbitkan yang tak dikutipdalam bahan acuan yang standar.Langkah-langkah pokok penelitian historis :a)
 
Definisikan masalah. Ajukan pertanyaan-pertanyaan berikut kepada diri sendiri:1)
 
Apakah cara pendekatan historis ini merupakan yang terbaik bagi masalah yngsedang digarap?
 
3
2)
 
Apakah data penting yang dibutuhkan mungkin didapat?3)
 
Apakah hasilnya nanti mempunyai cukup kegunaan?b)
 
Rumuskan tujuan penelitian dan jika mungkin rumuskan hipotesis yang akanmemberikan arah dan fokus bagi kegiatan penelitian.c)
 
Kumpulkan data, dengan selalu mengingat perbedaan antara sumber primer dansekunder. Suatu keterampilan yang sangat pentingdalam penelitian historis adalah carapencatatan data: dengan sistem kartu atau dengan sistem lembaran, kedua-duanya dapatdilakukan.d)
 
Evaluasi data yang diperoleh dengan melakukan uji eksternal dan uji internal.e)
 
Penyusunan laporan penelitian.
Contoh: Studi mengenai praktek “gotong royong” di daerah pedesaan di SulawesiTenggara” yang bermaksud memahami dasar 
-dasarnya di waktu lampau sertarelevansinya untuk waktu kini. Studi ini dimaksudkan untuk mentes hipotesisbahwa nilai-nilai gotong royong dan rasa solidaritas memainkan perananpentindalam berbagai kegiatan ekonomi pedesaan.
b.
 
Penelitian Deskriptif 
Penelitian deskripsi berusaha memberikan dengan sistematis dan cermat fakta-faktaaktual dan sifat populasi tertentu. Tujuan penelitian deskriptif adalah untuk menggambarkan/memecahkan masalah secara sistematis, faktual, dan akurat mengenaifakta-fakta dan sifat-sifatpopulasi atau daerah tertentu. Penelitian deskriptif bertujuanuntuk mengumpulkan data atau informasi untuk disusun, dijelaskan dan dianalisis.Penelitian ini biasanya tanpa hipotesis. Jika ada hipotesis biasanya tidak diuji menurutanalisis statistik.Secara harafiah, penelitian deskriptif adalah penelitian yang bermaksud untuk membuat deskriptif mengenai situasi-situasi atau kejadian-kejadian. Dalam arti ini,penelitian deskriptif adalah akumulasi data dasar dalam cara deskriptif semata-mata, tidak perlu mencari atau menerangkan saling hubungan, mentes hipotesis, membuat ramalan,atau mendapatkan makna dan implikasi walaupun penelitian yang bertujuan untuk menemukan hal-hal tersebut dapat mencakup juga metode-metode deskriptif.Tujuan penelitian:
 
Untuk mencari informasi faktual yang mendetail yang mendeskriptif gejala yang ada

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->