Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
2Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Instrumentasi Penelitian

Instrumentasi Penelitian

Ratings: (0)|Views: 89 |Likes:
Published by Fadhila El Husna

More info:

Published by: Fadhila El Husna on Jun 27, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

01/15/2013

pdf

text

original

 
Instrumen PenelitianA.
 
Jenis-jenis Alat Pengumpul Data
Instrumentasi penelitian artinya peralatan yang dibutuhkan dalampenelitian. Secara fungsional, kegunaan instrumen penelitian adalah untuk memperoleh data yang diperlukan ketika peneliti suda menginjak langkahpengumpulan informasi di lapangan. Peralatan yang dibutuhkan dalampenelitian pendidikan berbeda dengan penelitian non kependidikan. Instrumendalam bidang pendidikan biasanya berupa tes, kuesioner, format wawancara,format observasi, dan sebagainya, yang dibuat oleh peneliti sendiri atau olehpeneliti sebelumnya yang sudah distandardisasi (sudah diuji validitas danreliabilitasnya). Pada penelitian nonkependidikan, instrumen biasanya sudahsiap pakai, yang dibuat oleh perusahaan.Istilah instrumentasi sering digunakan dalam penelitian bidangpendidikan yang pengertiannya mencakup instrumen dan pengembangannya(uji validitas, reliabilitas, dan sebagainya), sedangkan dalam bidang nonkependidikan sering digunakan kata alat dan bahan penelitian.Macam-macam instrumen alam bidang pendidikan yaitu:
1.
 
Tes
Tes secara harfiah berasal dari bahasa Prancis kuno “
testum
” artinya
piring untuk menyisihkan logam-logam mulia. Tes adalah serangkaianpertanyaan atau latihan atau alat lain yang digunakan untuk mengukurketerampilan, pengetahuan, kecerdasan, kemampuan, atau bakat yangdimiliki oleh sesesorang atau kelompok. Tes dapat didefinisikan sebagaisuatu pertanyaan atau tugas atau seperangkat tugas yang direncanakan untuk memperoleh informasi tentang trait atau atribut pendidikan atau spikologik yang setiap butir pertanyaan atau tugas tersebut mempunyai jawaban atauketentuan yang dianggap benar (Zainul dan Nasoetion, 1993). Daripengertian tersebut, maka setiap tes menuntut keharusan adanya respon darisubyek (orang yang dites) yang dapat disimpulkan sebagai suatu trait yangdimiliki oleh subyek yang sedang dicari informasinya. Dilihat dari wujudfisik, tes merupakan sekumpulan pertanyaan yang harus dijawab dan/atautugas yang harus dikerjakan yang nantinya akan memberikan informasi
 
mengenai aspek psikologis tertentu berdasarkan jawaban tertentu terhadappertanyaan-pertanyaanatau cara dan hasil subjek dalam melakukan tugas-tugas tersebut (Azwar, 1996).Tes sebagai alat penilaian dapat diartikan sebagai pertanyaan-pertanyaan yang diberikan kepada siswa untuk mendapat jawaban dari siswadalam bentuk lisan (tes lisan), dalam bentuk tulisan (tes tulisan), atau dalambentuk perbuatan (tes tindakan). Pada umumnya tes digunakan untuk mengukur dan menilai hasil belajar siswa, terutama hasil belajar kognitif yang berkenaan dengan penguasaan bahan pengajaran sesuai dengan tujuanpendidikan dan pengajaran (Sudjana, 1989).Berdasarkan beberapa pengertian tes maka dapat diambil beberapakesimpulan mengenai tes yaitu sebagai berikut (Azwar, 1996).1.
 
Tes adalah prosedur yang sistematik, maksudnya item-item dalam tesdisusun menurut cara dan aturan tertentu, prosedur administrasi tes danpemberian angka terhadap hasilnya harus jelas dan dispesifikasi secaraterperinci, dan setiap orang yang mengambil tes harus mendapat item-item yang sama dalam kondisi yang sebanding.2.
 
Tes berisi sampel prilaku, maksudnya seluruh item dalam tes tidak akanmencakup seluruh materi isi yang mungkin ditanyakan sehingga harusdipilih beberapa item yang akan ditanyakan, dan kelayakan suatu testergantung pada sejumlah item-item dalam tes tersebut yang mewakilisecara representatif kawasan prilaku yang diukur.3.
 
Tes mengukur prilaku, item-item dalam tes hendaknya menunjukan apayang diketahui atau apa yang dipelajari subjek dengan cara menjawabpertanyaan-pertanyaan atau mengerjakan tugas-tugas di dalam testersebut.
a.
 
Fungsi Tes
Fungsi tes ada 2 nacam yaitu:1.
 
Sebagai alat pengukur terhadap peserta didik. Dalam hal ini testberfungsi mengukur tingkat perkembangan atau kemajuan yang telahdicapai oleh peserta didik setelah mereka menempuh prosespembelajaran dalam jangka waktu tertentu.
 
2.
 
Sebagai alat pengukur keberhasilan program pengajaran, karenamelalui test tersebut dapat diketahui seberapa jauh tujuanpembelajaran telah dicapai.
b.
 
Jenis dan Bentuk Tes
Ditinjau dari segi kegunaannya tes dibedakan atas tiga macam:1.
 
Tes diagnostik Tes diagnostik adalah tes yang digunakan untuk mengetahui kelemahan-kelemahan siswa dimana kelemahan-kelemahan tersebut digunakan untuk memberikan perlakuan yangtepat pada siswa yang bersangkutan. Selain itu tes diagnostik jugadigunakan untuk menentukan karakteristik pembelajaran dari siswasecara individu, seperti kepemilikan kemampuan prasyarat,penguasaan objek atau konsep, dan sebab utama kesulitan belajarsiswa.2.
 
Tes formatif Tes formatif disebut juga dengan ulangan harian. Penilaian formatif digunakan untuk mengetahui sejauh mana siswa menguasai materipembelajaran, baik dari sisi konten (isi materi) maupun performans(unjuk kerja). Penilaian yang dilakukan adalah penilaian formatif karena dengan Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP)penguasaan hasil belajar dan unjuk kerja peserta didik tidak hanyaditunjukkan melalui penguasaan isi (konten), akan tetapi harus jugaperforman.3.
 
Tes Sumatif Tes ini dilaksanakan setelah berakhirnya tugas pemberian sekelompok program atau sebuah program yang lebih besar. Disekolah tes inidisamakan dengan ulangan umum yang biasa dilaksanakan pada tiappertengahan semester atau akhir semester. Penilaian Sumatif digunakan setelah siswa menyelesaikan pembelajaran topik/unittertentu dan dimanfaatkan untuk menerangkan hasil belajar siswa,memutuskan tingkat efektivitas pembelajaran, menilaimetode/pendekatan pembelajaran dan kurikulum yang dibelajarkan.Untuk menilai kemajuan siswa dalam hal pencapaian tujuan

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->