Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more ➡
Download
Standard view
Full view
of .
Add note
Save to My Library
Sync to mobile
Look up keyword
Like this
1Activity
×
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Hukum Pidana

Hukum Pidana

Ratings: (0)|Views: 173|Likes:
Published by IEch Qha

More info:

Published by: IEch Qha on Jun 27, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, DOC, TXT or read online from Scribd
See More
See less

10/14/2013

pdf

text

original

 
Hukum pidana terbagi menjadi dua bagian, yaitu hukum pidana materiil dan hukumpidana formil. Hukum pidana materiil mengatur tentang penentuan tindak pidana,pelaku tindak pidana, dan pidana (sanksi). Di Indonesia, pengaturan hukum pidanamateriil diatur dalamkitab undang-undang hukum pidana(KUHP). Hukum pidanaformil mengatur tentang pelaksanaan hukum pidana materiil. Di Indonesia,pengaturan hukum pidana formil telah disahkan dengan UU nomor 8 tahun1981 tentang hukum acara pidana (KUHAP).
 
Kitab Undang-Undang Hukum Pidana
Dari Wikisource bahasa Indonesia, perpustakaan bebasLangsung ke: navigasi,cari 
Kesalahan templat: Jangan menghapus parameter yang kosong (lihat pedoman gayadan dokumentasi templat).
Kitab Undang-Undang Hukum Pidana
oleh [[Pengarang:{{{author}}}|{{{author}}}]]
 
Wikipediamemiliki artikel yang berkaitan dengan:
.
1.Bab I - Batas-batas berlakunya Aturan Pidana dalam Perundang-undangan2.Bab II - Pidana3.Bab III - Hal-hal yang Menghapuskan, Mengurangi atau Memberatkan Pidana4.Bab IV - Percobaan5.Bab V - Penyertaan Dalam Tindak Pidana6.Bab VI - Perbarengan Tindak Pidana7.Bab VII - Mengajukan dan Menarik Kembali Pengaduan dalam Hal Kejahatan-kejahatanyang Hanya Dituntut atas Pengaduan8.Bab VIII - Hapusnya Kewenangan Menuntut Pidana dan Menjalankan Pidana9.Bab IX - Arti Beberapa Istilah yang Dipakai dalam Kitab Undang-undang10.Aturan Penutup
1.Bab - I Kejahatan Terhadap Keamanan Negara2.Bab - II Kejahatan-kejahatan Terhadap Martabat Presiden dan Wakil Presiden3.Bab - III Kejahatan-kejahatan Terhadap Negara Sahabat dan Terhadap Kepala NegaraSahabat Serta Wakilnya4.Bab - IV Kejahatan Terhadap Melakukan Kewajiban dan Hak Kenegaraan5.Bab - V Kejahatan Terhadap Ketertiban Umum6.Bab - VI Perkelahian Tanding7.Bab - VII Kejahatan yang Membahayakan Keamanan Umum bagi Orang atau Barang8.Bab - VIII Kejahatan Terhadap Penguasa Umum9.Bab - IX Sumpah Palsu dan Keterangan Palsu10.Bab - X Pemalsuan Mata Uang dan Uang Kertas11.Bab - XI Pemalsuan Meterai dan Merek 12.Bab -
 
1.Bab - XIII Kejahatan Terhadap Asal-Usul dan Perkawinan2.Bab - XIV Kejahatan Terhadap Kesusilaan1.Bab - XV Meninggalkan Orang yang Perlu Ditolong2.Bab - XVI Penghinaan3.Bab - XVII Membuka Rahasia4.Bab - XVIII Kejahatan Terhadap Kemerdekaan Orang5.Bab - XIX Kejahatan Terhadap Nyawa6.Bab - XX Penganiayaan7.Bab - XXI Menyebabkan Mati atau Luka-luka Karena Kealpaan8.Bab - XXII Pencurian9.Bab - XXIII Pemerasan dan Pengancaman10.Bab - XXIV Penggelapan11.Bab - XXV Perbuatan Curang12.Bab - XXVI Perbuatan Merugikan Pemiutang atau Orang yang Mempunyai Hak 13.Bab - XXVII Menghancurkan atau Merusakkan Barang14.Bab - XXVIII Kejahatan Jabatan15.Bab - XXIX Kejahatan Pelayaran16.Bab - XXIX A Kejahatan Penerbangan dan Kejahatan Terhadap Sarana/PrasaranaPenerbangan17.Bab - XXX Penadahan Penerbitan dan Percetakan
1.Bab I - Tentang Pelanggaran Keamanan Umum bagi Orang atau Barang dan Kesehatan2.Bab II - Pelanggaran Ketertiban Umum3.Bab III - Pelanggaran Terhadap Penguasa Umum4.Bab IV - Pelanggaran Mengenai Asal-Usul dan Perkawinan5.Bab V - Pelanggaran Terhadap Orang yang Memerlukan Pertolongan6.Bab VI - Pelanggaran Kesusilaan7.Bab VII - Pelanggaran Mengenai Tanah, Tanaman dan Pekarangan8.Bab VIII - Pelanggaran Jabatan9.Bab IX - Pelanggaran Pelayaran
10.Pidana Mati Dalam Perundang-undangan di Indonesia
11.
Roeslan Saleh dalam bukunya
Stelsel Pidana Indonesia
mengatakan bahwa12.KUHP Indonesia membatasi kemungkinan dijatuhkannya pidana mati atas beberapa13.kejahatan yang berat-berat saja. Yang dimaksudkan dengan kejahatan-kejahatan14.yang berat itu adalah :15.1. Pasal104 (makar terhadap presiden dan wakil presiden)16.2. Pasal 111 ayat 2 (membujuk negara asing untuk bermusuhan atau berperang, jika17.permusuhan itu dilakukan atau jadi perang)18.3. Pasal 124 ayat 3 (membantu musuh waktu perang)19.4. Pasal 140 aY3t 3 (makar terhadap raja atau kepala negara-negara sahabat yang20.direncanakan dan berakibat maut)

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->