Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Look up keyword
Like this
9Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Analisis Penilaian Masyarakat Terhadap

Analisis Penilaian Masyarakat Terhadap

Ratings: (0)|Views: 427 |Likes:
Published by Arief Hutasuhut

More info:

Published by: Arief Hutasuhut on Jun 27, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

10/10/2013

pdf

text

original

 
ANALISIS PENILAIAN MASYARAKAT TERHADAPKINERJA PELAYANAN PUBLIKPEMERINTAH KABUPATEN BOGOR
(Studi Kasus Kecamatan Cibinong dan Kecamatan Jasinga)
 
Oleh :Cecep CahlianaA14304043PROGRAM STUDI EKONOMI PERTANIAN DAN SUMBERDAYAFAKULTAS PERTANIANINSTITUT PERTANIAN BOGOR2008
 
 
RINGKASANCecep Cahliana.
Analisis Penilaian Masyarakat Terhadap Kinerja PelayananPublik Pemerintah Kabupaten Bogor (Studi Kasus Kecamatan Cibinong danKecamatan Jasinga
. (dibawah Bimbingan Eka Intan Kumala Putri)
Sejak berlakunya otonomi daerah, terjadi perubahan paradigma penyelenggaraan pemerintahan yang berdampak luas bagi lembaga pemerintah ditingkat pusat sampai tingkat daerah. Perubahan yang terjadi dalam penyelenggaraan pemerintahan akibat Undang-undang Nomor 22 Tahun 1999Tentang Pemerintah Daerah yang direvisi menjadi Undang-undang Nomor 32Tahun 2004 adalah menyangkut kedudukan, tugas, fungsi, dan kewenangankecamatan. Perubahan tersebut secara langsung maupun tidak langsungmengubah bentuk organisasi, pembiayaan, pengisian personil, pemenuhankebutuhan logistik serta akuntabilitasnya. Oleh karena itu, dalam rangkamemenuhi kepentingan masyarakat, aparat di tingkat kecamatan dituntut untuk  profesional, memiliki sistem dan prosedur pelayanan yang transparan dan terpadu,serta partisipasi masyarakat yang responsif dan adaptif terhadap setiap perubahanyang terjadi. Namun sejak digulirkannya otonomi daerah sampai sekarang, pelimpahanwewenang dari bupati kepada camat sangat terbatas, terutama di KabupatenBogor. Keterbatasan wewenang camat di Kabupaten Bogor menyebabkan kinerjacamat kurang maksimal dalam melayani kepentingan masyarakat. Selain itu, banyak camat yang tidak mampu mengantisipasi secara dini beragam persoalanyang terjadi di wilayahnya.Ada beberapa tujuan yang hendak dicapai dalam penelitian ini.
Pertama
,Mengidentifikasi atribut-atribut yang menjadi indikator penilaian kinerja pelayanan publik Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor.
Kedua
, menganalisis penilaian masyarakat terhadap kinerja pelayanan publik Pemkab Bogor.
Ketiga
,Merumuskan implikasi kebijakan Pemkab Bogor terhadap pelayanan publik.Penelitian ini dilakukan di Kabupaten Bogor yang dipilih secara sengaja(
 purposive
). Pengambilan data untuk keperluan penelitian dilakukan pada bulanMaret sampai April 2008. Jenis data yang digunakan dalam penelitian adalah data primer dan data sekunder. Data primer diperoleh melalui wawancara dengan pihak instansi pemerintah dan masyarakat Kabupaten Bogor, sedangkan datasekunder diperoleh dari Pemerintah Kecamatan, BPS Kabupaten, Dinas terkaitdan laporan penelitian terdahulu. Populasi data yang digunakan dalam penelitianadalah masyarakat Kabupaten Bogor. Dari populasi tersebut, diambil contoh duakecamatan, yaitu Kecamatan Cibinong yang lokasinya dekat dengan pusat pemerintahan Kabupaten Bogor dan Kecamatan Jasinga yang lokasinya jauh dari pusat pemerintahan Kabupaten Bogor. Kemudian dari masing-masing kecamatandiambil contoh 35 penduduk dengan
simple random sampling
, sehingga totalresponden yang diambil berjumlah 70 orang. Penilaian masyarakat terhadapkinerja pelayanan public menggunakan analisis
 Importance Performance Analysis
 (IPA) dan
Customer Satisfaction Index
(CSI).Atribut-atribut yang dijadikan indikator penilaian kinerja pelayanan publik disusun berdasarkan indikator kualitas pelayanan menurut konsumen yang
 
terdiri dari lima dimensi, yakni tangible, realibility, responsivness, assurance, danemphaty serta berdasarkan Keputusan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara Nomor 63/ KEP/ MENPAN/ 7/ 2003. Atribut-atribut yang dijadikan indikator  penilaian kinerja pelayanan publik adalah fasilitas kantor pelayanan, kebersihanruangan kantor pelayanan, tempat parkir, kenyamanan ruang tunggu kantor  pelayanan, kewajaran biaya pelayanan, kepastian biaya pelayanan, prosedur  pelayanan, kemampuan aparat/ petugas dalam menyediakan pelayanan, tanggung jawab aparat/ petugas, kedisiplinan aparat/ petugas, pelayanan yang cepat dantepat, kesibukan aparat tidak mengganggu pelayanan, aparat/ petugas tanggapterhadap keluhan masyarakat, aparat/ petugas cepat dalam penanganan keluhanmasyarakat, pemberian informasi yang jelas dan dimengerti oleh masyarakat,keramahan dan kesopanan aparat/petugas dalam memberikan pelayanan,kejujuran aparat/ petugas pelayanan, keamanan dan kenyamanan pelayanan,kepastian jadwal pelayanan, citra aparat, kemudahan dalam proses pelayanan,aparat memahami kebutuhan masyarakat, waktu yang dibutuhkan untuk dilayaniaparat/ petugas, serta pemberian pelayanan kepada masyarakat tanpa pilih-pilih.Berdasarkan analisis IPA, atribut kinerja pelayanan publik yang perludiperhatikan oleh Pemkab Bogor adalah kedisiplinan aparat, aparat tanggapterhadap keluhan masyarakat, dan kepastian jadwal pelayanan. Atribut-atrbuttersebut memiliki tingkat kepentingan yang tinggi, namun kinerjanya belummemuaskan masyarakat baik di Kecamatan Cibinong maupun di KecamatanJasinga.Berdasarkan hasil perhitungan CSI secara keseluruhan, diperoleh nilaiCSI sebesar 60,71 persen untuk Kecamatan Cibinong dan 67,63 persen untuk Kecamatan Jasinga. Berarti secara umum masyarakat di Kecamatan Cibinong danKecamatan Jasinga sudah merasa cukup puas dengan kinerja pelayanan publik Pemkab Bogor.Implikasi kebijakan dari penilaian masyarakat berupa arah kebijakanyang perlu ditetapkan untuk memperbaiki kinerja pelayanan publik. Arahkebijakan berfokus pada atribut yang menjadi prioritas utama dari hasil analisisIPA. Arah kebijakan yang perlu ditetapkan adalah peningkatan profesionalismeaparat, merampingkan birokrasi serta pengawasan terhadap kinerja pelayanan publik.

Activity (9)

You've already reviewed this. Edit your review.
1 thousand reads
1 hundred reads
Djito Djeeto liked this
Eko Est liked this
Oughyk Sangoet liked this
Hanif Habibie liked this
Arham Hamid liked this
Maya Sari liked this

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->