Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
1Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Kumpulan Renungan Admin Kadnet

Kumpulan Renungan Admin Kadnet

Ratings: (0)|Views: 86 |Likes:
Published by tarumy12

More info:

Published by: tarumy12 on Jun 27, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

06/27/2012

pdf

text

original

 
"Aku Menyebut Kamu Sahabat"YOHANES 15:15Di dalam Kitab Suci kita dapati bahwa Bapa kita yang di Surga yang selalu berinisiatif untukdatang mencari keluarga pilihan-Nya, bangsa pilihan-Nya, umat kesayangan-Nya, orangkesayangan-Nya untuk dipilih dan diselamatkan-Nya. Yesus datang untuk meyakinkan kitabahwa Allah mencintai kita. Allah Membuat suatu rencana untuk menyatakan cinta kasih-Nya lebih jelas kepada kita, lebih meyakinkan dengan mengutus Putera-Nya Yesus Kristus.Yesus datang dan tinggal di antara kita sambil Ia mengatakan kepada kita betapa Allahmencintai kita. Begitu banyak cara dilakukan oleh Yesus; menyembuhkan orang buta,membuat orang lumpuh berjalan, orang bisu bicara, membawa perdamaian untuk kita,mengampuni dosa kita, memberi kita makan dan minum, memeluk anak-anak kita,menangis dan tertawa dengan kita, merasakan setiap kesusahan kita sambil mewartakankerajaan Allah.Sepanjang Hidup-Nya, Yesus bergaul dengan berbagai macam orang mulai dari nelayan,orang yang taat pada hukum, pejabat pemerintah, orang tua, para janda, pemungut cukai,pelacur sampai kepada anak-anak. Dia bergaul dengan kita, menyambut baik kita, sangatluwes. Jika kita merasa sulit untuk pergi kepada-Nya, Dia malahan yang datang kepada kita.Dia mencari kita bila sahabat-sahabat kita memberi tahu kepada-Nya kebutuhan kita. Yesusbersahabat dengan kita dan menginginkan kita membuka pintu sehingga Dia bisamenjadikan kita sebagai sahabat-Nya.Ia mencintai kita sebagai sahabat-Nya, itulah sebabnya Yesus hadir dalam pestaperkawinan, hadir dalam jamuan makan, piknik di lereng gunung, naik perahu, menangisbila ada yang meninggal, dan membawa keselamatan bagi orang yang tertekan. Cinta-Nyaadalah cinta yang murni, terlibat, nyata dan jelas dan diatas semuanya itu terasa sentuhandan jamahan kasih-Nya. Kita tidak perlu memeriksa perasaan-perasaan-Nya terhadap kita.Kita tahu bahwa Ia mencintai kita, karena Ia mencintai kita melalui cara-cara yang sangatmeyakinkan.Yesus juga mengajar kita. Ia banyak memberitahukan kepada kita ajaran-ajaran tentangcinta (Lukas 10:25-28; Matius 22:34-40; Markus 12:28-34; Ulangan 6:4-5; Imamat 19:18) Diayang datang untuk menyatakan cinta Allah kepada kita meminta kita agar menanggapi cinta
 
tersebut dengan mencintai: cintailah Allahmu, cintailah sesamamu, cintailah dirimu sendiri (IYohanes 4:20-21; Yohanes 15:12-15). Saya membayangkan saat ini bahwa Yesus sedangberkata kepada kita: Ingatlah Aku selalu sebagai sahabatmu. Renungkanlah hal-hal yangtelah kulakukan dan kukatakan sebagai contoh persahabatan. Lihatlah betapa dekatnya Akudengan kamu. Lihat bahwa Aku telah menjadikan kegembiraan dan kepedihanmu milikKu. Aku telah hadir diantara kamu dalam ketakutan dan tawamu. Aku telah mencurahkan hati-Ku kepadamu dan mengatakan kepadamu segala sesuatu yang Allah katakan kepada-Ku. Aku telah membiarkan kamu ikut mengalami kekecewaan dan kepedihan-Ku. Aku telahmenjadi sahabatmu dan telah mengajak kamu untuk bersahabat dengan-Ku. Akumenginginkan kamu menjadi bersahabat." Yesus adalah pencinta yang mengagumkan, Iaadalah sahabat sejati kita.Dijadikan sebagai sahabat Tuhan membuat kita mengalami rahmat-Nya yang luar biasa dankebaikan-kebaikan-Nya kepada kita. Hal ini merupakan suatu gerakan yang menjadi inti dariInjil, dan dari pewahyuan diri Tuhan kepada kita. Bila kita menganggap rahmat Tuhan inisebagai sesuatu yang serius, maka rahmat ini akan mengubah hidup kita. Dan kehidupanyang terpusat pada diri sendiri, tenggelam dengan diri sendiri, menjadi suatu kehidupanyang terpusat pada Allah, menyibukkan diri dengan Tuhan dan cinta-Nya. Itulah pilihan-pilihan yang ada.Kita tidak perlu mengkhawatirkan tentang tenaga, usaha dan cinta kita, tetapi kita belajar untuk mencari kehangatan di dalam Cinta Yesus seperti halnya berjemur di panas matahari.Kita harus mengijinkan Yesus bersahabat dengan kita. Karna bersahabat dengan Dia, kitaorang berdosa bukan saja diampuni tetapi juga dibebaskan
 – 
dan dinyatakan benar. Tidakada sentuhan yang lebih dalam daripada sentuhan jiwa yang dilakukan oleh kasih sahabatkita Yesus yang mengampuni itu. Kita menghadapi kebenaran yang sangat menghibur namun sulit dipahami. I Yohanes 4:10. Tuhanlah yang pertama-tama mencintai kita.Bapa kita di Sorga telah menjadikan Kristus sahabat kita dengan cara 'yang tidak mengenaldosa telah dibuat-Nya menjadi dosa karena kita, supaya dalam Dia kita dibenarkan oleh Allah' (2 Kor. 5:21). Kita menjadi orang baik serta berbakti justru karna Allah telah mencintaikita dan telah melimpahi kita dengan rahmat-Nya untuk menanggapi cinta itu. Kita hidupdengan rahmat-Nya untuk menanggapi cinta itu. Kita hidup untuk menanggapi cinta itu,dengan hidup yang mencerminkan "tanggapan" kita terhadap cinta yang lebih besar, yangmemanggil kita."
 
 Apabila kita menyerahkan diri sepenuhnya kepada Kristus, maka hati kita dipadukan denganhati-Nya, kehendak kita lebur ke dalam kehendak-Nya, pikiran kita menjadi sama denganpikiran-Nya, pemikiran kita dikungkung-Nya; maka kita pun menghidupkan kehidupan-Nya.Kita dilindungi dengan pakaian kebenaran-Nya karena kita sekarang telah menjadi sahabat-Nya. Biarkan Yesus menjadi sahabat anda.

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->