Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
3Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Cagar Budaya

Cagar Budaya

Ratings: (0)|Views: 33 |Likes:
Published by Al-Mawardi

More info:

Published by: Al-Mawardi on Jun 27, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

07/13/2013

pdf

text

original

 
PELESTARIAN CAGAR BUDAYA
 
Disampaikan dalam seminar IPN (5 Maret 2012)
Oleh : Fatahhudin
Beberapa Devinisi Kebudayaan Menurut ahli :1.
 
Herskovits memandang kebudayaan sebagai sesuatu yang turun temurun dari satu generasikegenerasi yang lain, yang kemudian disebut sebagai
superorganic
.2. Andreas Eppink, kebudayaan mengandung keseluruhan pengertian nilai sosial,norma sosial, ilmupengetahuan serta keseluruhan struktur-struktur sosial, religius, dan lain-lain, tambahan lagi segalapernyataan intelektual dan artistik yang menjadi ciri khas suatu masyarakat.3. Edward Burnett Tylor, kebudayaan merupakan keseluruhan yang kompleks, yang di dalamnyaterkandung pengetahuan, kepercayaan, kesenian, moral, hukum, adat istiadat, dan kemampuan-kemampuan lain yang didapat seseorang sebagai anggota masyarakat.4. Menurut Selo Soemardjan dan Soelaiman Soemardi, kebudayaan adalah sarana hasil karya, rasa,dan cipta masyarakat.Melville J. Herskovits menyebutkan kebudayaan memiliki 4 unsur pokok, yaitu:a. alat-alat teknologib. sistem ekonomic. keluargad. kekuasaan politik Menurut
J.J. Hoenigman
, wujud kebudayaan dibedakan menjadi tiga: gagasan, aktivitas, dan artefak.
 
Gagasan
 Wujud ideal kebudayaan adalah kebudayaan yang berbentuk kumpulan ide-ide, gagasan,nilai-nilai, norma-norma,peraturan, dan sebagainya yang sifatnyaabstrak;tidak dapat diraba atau disentuh. Wujud kebudayaan ini terletak dalam kepala-kepala atau di alam pemikiranwargamasyarakat.Jika masyarakat tersebut menyatakan gagasan mereka itu dalam bentuk tulisan, makalokasi dari kebudayaan ideal itu berada dalam karangan dan buku-buku hasil karya para penuliswarga masyarakat tersebut.
 
Aktivitas
 Aktivitas adalah wujud kebudayaan sebagai suatu tindakan berpola dari manusia dalam masyarakatitu. Wujud ini sering pula disebut dengan
sistem sosial
. Sistem sosial ini terdiri dari aktivitas-aktivitas manusia yang salingberinteraksi,mengadakan kontak, serta bergaul denganmanusia lainnya menurut pola-pola tertentu yang berdasarkan adat tata kelakuan. Sifatnyakonkret,terjadidalam kehidupan sehari-hari, dan dapat diamati dan didokumentasikan.
 
Artefak
 Artefak adalah wujud kebudayaanfisik yang berupa hasil dari aktivitas, perbuatan, dan karyasemua manusia dalam masyarakat berupa benda-benda atau hal-hal yang dapat diraba, dilihat, dandidokumentasikan. Sifatnya paling konkret di antara ketiga wujud kebudayaan. Dalam kenyataankehidupan bermasyarakat, antara wujud kebudayaan yang satu tidak bisa dipisahkan dari wujud
 
kebudayaan yang lain. Sebagai contoh: wujud kebudayaan ideal mengatur dan memberi arahkepada tindakan (aktivitas) dan karya (artefak) manusia.Berdasarkan wujudnya tersebut, Budaya memiliki beberapa elemen atau komponen, menurut ahliantropologi Cateora, yaitu :
 
Kebudayaan material
 Kebudayaan material mengacu pada semua ciptaan masyarakat yang nyata, konkret. Termasuk dalam kebudayaan material ini adalah temuan-temuan yang dihasilkan dari suatu penggalianarkeologi: mangkuk tanah liat, perhisalan, senjata, dan seterusnya. Kebudayaan material jugamencakup barang-barang, seperti televisi, pesawat terbang, stadion olahraga, pakaian, gedungpencakar langit, dan mesin cuci.
 
Kebudayaan nonmaterial
 Kebudayaan nonmaterial adalah ciptaan-ciptaan abstrak yang diwariskan dari generasi ke generasi,misalnya berupa dongeng, cerita rakyat, dan lagu atau tarian tradisional.
 
Lembaga social
 Lembaga social dan pendidikan memberikan peran yang banyak dalam kontek berhubungan danberkomunikasi di alam masyarakat. Sistem social yang terbantuk dalam suatu Negara akanmenjadi dasar dan konsep yang berlaku pada tatanan social masyarakat. Contoh Di Indonesia padakota dan desa dibeberapa wilayah, wanita tidak perlu sekolah yang tinggi apalagi bekerja pada satuinstansi atau perusahaan. Tetapi di kota
 – 
kota besar hal tersebut terbalik, wajar seorang wanitamemilik karier.
 
Sistem kepercayaan
 Bagaimana masyarakat mengembangkan dan membangun system kepercayaan atau keyakinanterhadap sesuatu, hal ini akan mempengaruhi system penilaian yang ada dalam masyarakat. Sistemkeyakinan ini akan mempengaruhi dalam kebiasaan, bagaimana memandang hidup dan kehidupan,cara mereka berkonsumsi, sampai dengan cara bagaimana berkomunikasi.
 
Estetika
 Berhubungan dengan seni dan kesenian, music, cerita, dongeng, hikayat, drama dan tari
 – 
tarian,yang berlaku dan berkembang dalam masyarakat. Seperti di Indonesia setiap masyarakatnyamemiliki nilai estetika sendiri. Nilai estetika ini perlu dipahami dalam segala peran, agar pesanyang akan kita sampaikan dapat mencapai tujuan dan efektif. Misalkan di beberapa wilayah danbersifat kedaerah, setiap akan membangu bagunan jenis apa saj harus meletakan janur kuning danbuah
 – 
buahan, sebagai symbol yang arti disetiap derah berbeda. Tetapi di kota besar sepertiJakarta jarang mungkin tidak terlihat masyarakatnya menggunakan cara tersebut.
 
Bahasa
 Bahasa merupakan alat pengatar dalam berkomunikasi, bahasa untuk setiap walayah, bagian danNegara memiliki perbedaan yang sangat komplek. Dalam ilmu komunikasi bahasa merupakankomponen komunikasi yang sulit dipahami. Bahasa memiliki sidat unik dan komplek, yang hanyadapat dimengerti oleh pengguna bahasa tersebu. Jadi keunikan dan kekomplekan bahasa ini harus
 
dipelajari dan dipahami agar komunikasi lebih baik dan efektif dengan memperoleh nilai empatidan simpati dari orang lain.
Cagar budaya
adalah kegiatan untuk menjaga atau melakukan konservasi terhadap benda-benda alamatau buatan manusia yang dianggap memiliki nilai penting bagi sejarah, ilmu pengetahuan dankebudayaan. Di Indonesia, benda cagar budaya harus berumur sekurang-kurangnya 50 tahun (UU No.5tahun 1992).
Dalam Undang-undang ini yang dimaksud dengan:1. Benda cagar budaya adalah:a. benda buatan manusia, bergerak atau tidak bergerak yang berupa kesatuan atau kelompok, atau bagian-bagiannya atau sisa-sisanya, yang berumur sekurang-kurangnya 50 (limapuluh) tahun, atau mewakilimasa gaya yangkhas dan mewakili masa gaya sekurang-kurangnya 50 (lima puluh) tahun,sertadianggap mempunyai nilai penting bagi sejarah, ilmu pengetahuan, dankebudayaan;b. benda alam yang dianggap mempunyai nilai penting bagi sejarah, ilmu pengetahuan , dan kebudayaan.2. Situs adalah lokasi yang mengandung atau diduga mongandungbenda cagar budaya termasuk lingkungannya yang diperlukan bagi pengamanannya.
Beberapa batasan pengertian tentang istilah dasar pelestarian adalah :1.
Konservasi
, adalah segenap proses pengelolaan suatu tempat agar makna budayanya tetapterpelihara. Ini meliputi pemeliharaan dan sesuai dengan keadaan yang meliputi Preservasi,Restorasi, Rekonstruksi dan Adaptasi.2.
Pemeliharaan
adalah perawatan yang terus menerus dari bangunan , makna dan penataan suatutenmpat dan harus dibedakan dari perbaikan. Perbaikan mencakup restorasi dan rekonstruksi danharus dilaksanakan sesuai dengannya.3.
Preservasi
adalah mempertahankan (melestarikan ) yang telah dibangun disuatu tempat dalamkeadaan aslinya tanpa ada perubahan dan mencegah penghancuran.4.
Restorasi
adalah mengembalikan yang telah dibangun di suatu tempat ke kondisi semula yangdiketahui, dengan menghilangkan tambahan atau membangun kembali komponen-komponensemula tanpa menggunakan bahan baru.5.
Rekonstruksi
adalah membangun kembali suatu tempat sesuai mungkin dengan kondisi semulayang diketahui dan diperbedakan dengan menggunakan bahan baru atau lama.6.
Adaptasi
adalah merubah suatu tempat sesuai dengan penggunaan yang dapat digabungkan.Di Provinsi Kalimatan Timur terdapat 36 buah Benda Cagar Budaya (BCB), di Kalimantan Selatanterdapat 53 buah BCB, Kalimantan Tengah terdapat 44 buah BCB, dan di Kalimantan Barat terdapat 50buah BCB.
 
183 buah BCB itu antara lain berupa keraton, candi, gua, masjid kuno, makam, bangunaneks kolonial, dan rumah adat. Semua BCB itu sudah tercacat dalam database nasional.
 
Di Kaltim ada

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->