Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
2Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
17. Kamaliah, SKM (1)

17. Kamaliah, SKM (1)

Ratings: (0)|Views: 25 |Likes:

More info:

Published by: Albermi Rachmita Badowi on Jun 27, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

10/20/2012

pdf

text

original

 
 Kultura Volume: 11 No.1 September 2010
BEBERAPA FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN TERJADINYAKOMPLIKASI KEHAMILAN DAN PERSALINAN DI RUMAHSAKIT HAJI MEDAN TAHUN 2002 – 2003Kamaliah, SKM
1
Abstrak  
 Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui beberapa faktor yang berhubungan denganterjadinya komplikasi kehamilan dan persalinan di Rumah Sakit Haji Medan Tahun 2002 – 2003. Metode ini dilakukan di RS. Haji Medan pada bulan September - Desember 2003. Data yang dikumpulkan adalah data sekunder yaitu data yang diperoleh dari status kebidanan Rekam Medis RS Haji, Medan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bahwa umur ibu, paritas, jarak persalinan, penyakit kornis, pernah tidaknya memeriksakan antenatal berhubungan secara bermakna dengan terjadinya komplikasi kehamilan dan persalinan, sedangkan riwayat  persalinan buruk berhubungan sangat bermakna dengan terjadinya komplikasi kehamilan dan persalinan, komplikasi terbanyak adalah perdarahan dan pre eklamsi.
1. Pendahuluan1.1. Latar Belakang
Tujuan pembangunan kesehatan menuju Indonesia sehat 2010 adalah meningkatkankesadaran, keamanan dan kemampuan hidup sehat bagi setiap orang agar terwujud derajatkesehatan masyarakat yang optimal melalui terciptanya masyarakat, bangsa dan negara Indonesiayang ditandai oleh penduduknya hidup dalam lingkungan dengan perilaku yang sehat, memilikikemampuan untuk menjangkau pelayanan kesehatan yang bermutu secara adil dan merata, sertamemiliki derajat kesehatan yang optimal diseluruh wilayah Indonesia.Salah satu sasaran pembangunan kesehatan menuju Indonesia sehat 2010 adalahmeningkatkan derajat kesehatan secara bermakna umur harapan hidup, menurunkan angkakematian bayi dan ibu, menurunkan angka kesakitan beberapa penyakit penting, menurunkan angkakecacatan dan ketergantungan serta meningkatkan status gizi masyarakat (Depkes RI, Jakarta1994).Angka kematian ibu dan bayi merupakan salah satu indikator penilaian derajat kesehatan.Menurut Sistem Kesehatan Rumah Tangga (SKRT) yang dikutip dari Indonesia Sehat 2010 padatahun 1967 AKB (Angka Kematian Bayi) di Indonesia berkisar 145, pada tahun 1997 turunmenjadi 52,2 per 1000 kelahiran hidup, Sedangkan AKI juga mengalami penurunan dari 450 padatahun 1986 menjadi 373 per 100.000 kelahiran hidup pada tahun 1995, walaupun sudahmenunjukkan adanya perbaikan, jika dibandingkan dengan negara-negara ASEAN status kesehatanmasyarakat di Indonesia masih jauh ketinggalan, untuk itu Depkes bekerja sama Organisasi
1
 
 Dosen Yayasan AKBID Sehat 2 Medan
1
 
 Kultura Volume: 11 No.1 September 2010
Kesehatan sedunia (WHO) telah melaksanakan strategi penyelamatan ibu melahirkan (MPS-Making Pregnancy Safer), melalui tiga pesan, yakni setiap persalinan harus ditolong tenagakesehatan terlatih, setiap komplikasi kandungan ditangani secara cepat, setiap perempuan subur harus mempunyai akses terhadap pencegahan kehamilan yang tidak di inginkan, dan penanganankomplikasi keguguran (Menkes RI, Jakarta 2003).Komplikasi kehamilan, persalinan dan nifas merupakan masalah kesehatan yang penting, bila tidak ditanggulangi akin menyebabkan angka kematian ibu dan bayi yang tinggi. Kematian ibudalam proses reproduksi merupakan tragedi yang mencemaskan, karena keberadaan seorang ibumerupakan tonggak utama untuk tercapainya keluarga yang sejahtera dan kematian seorang ibumerupakan suatu bencana bagi keluarganya (Nerseri Barus, USU 1999).Walaupun kebanyakan komplikasi obstetrik tidak dapat dicegah dan diperkirakansebelumnya, tidak berarti bahwa komplikasi tersebut tidak dapat ditangani. Mengingat bahwa setiapibu hamil beresiko untuk mengalami komplikasi obstetrik, maka mereka perlu mempunyai aksesterhadap pelayanan kegawat daruratan obstetrik. Dengan penanganan yang adekuat, hampir semuakematian ibu dapat dicegah. Untuk itu, menurut Menkes target AKI di Indonesia 2010 tinggal 125 perseratus ribu kelahiran hidup. Yang berarti jumlah kematian ibu melahirkan yang saat ini sekitar 17 ribu orang / tahun dapat diturunkan menjadi hanya sekitar 5000 orang/ tahun (Menkes RI,Jakarta 2003).Faktor-faktor yang menyebabkan tingginya kematian ibu berpangkal pada kompleknya permasalahan yang melatarbelakangi yaitu rendahnya tingkat pendidikan masyarakat, rendahnya pendapatan perkapita, kompleknya faktor sosial budaya, rendahnya cakupan dan kualitas pelayanankesehatan serta masih banyaknya persalinan yang ditolong oleh tenaga non profesional.Hal ini dapat berpengaruh terhadap faktor yang mempengaruhi kesehatan atau keselamatanibu pada waktu hamil, bersalin dan nifas. Sebagian besar kematian ibu tersebut yaitu sekitar 67%ternyata terjadi pada masa kehamilan 7 bulan keatas, masa bersalin dan masa nifas (Roeshadi thn1977).Menurut penelitian telah diketahui bahwa umur reproduksi sehat pada seorang wanita berkisar antara 20 - 30 tahun artinya melahirkan setelah umur 20 tahun. Jarak persalinan sebaiknya2 - 3 tahun dan berhenti melahirkan setelah umur 30 tahun, berarti anak cukup 2 - 3 orang. Telahdibuktikan bahwa kelahiran ke empat dan seterusnya akan meningkatkan kematian ibu dan janin.Abortus (keguguran), prematuritas dan dismaturitas (bayi kecil untuk masa kehamilan) dan post dath (kehamilan lewat waktu) kadang-kadang masih sulit dideteksi dengan baik. Dengan pengenalan dan penanganan dini, gangguan dan kompikasi dalam persalinan dapat dikurangi(Roeshadi, 1977)2
 
 Kultura Volume: 11 No.1 September 2010
Penyakit yang diderita ibu baik sejak sebelum hamil ataupun sesudah kehamilan seperti penyakit paru, penyakit jantung, penyakit ginjal, hipertensi, penyakit gondok, diabetes mellitus, penyakit hati, infeksi virus, bakteri, parasit, kelainan darah ibu-janin ataupun keracunan obat dan bahan toxis juga merupakan penyebab yang dapat mengakibatkan terjadinya gangguan dankomplikasi dalam persalinan. Disamping itu kehamilan sendiri dapat menyebabkan terjadinya penyakit pada ibu hamil, seperti toksemia gravidarum (keracunan hamil) perdarahan hamil tua yangdisebabkan karena plasenta previa (plasenta menutupi jalan lahir) dan solutio plasenta (plasentaterlepas sebelum anak lahir).Dalam kehamilan, pertumbuhan dan perkembangan janin sebaiknya harus dapat diikutidengan baik. Adanya kelainan pertumbuhan janin seperti KMK (Kecil untuk masa kehamilan)BMK (Besar untuk masa kehamilan, kelainan bawaan seperti hydrosefalus, hidramnion, kehamilanganda atau kelainan letak janin, sedini mungkin harus segera dapat dideteksi. Bila keadaan ini Barudidiagnosa pada kehamilan lanjut, maka penyulit pada kehamilan dan persalinan akan seringdijumpai.Disamping itu karena pelayanan obstetri di lini terdepan masih sangat terbatas cakupannyadan belum mampu menanggulangi kasus gawat darurat ditambah dengan kesulitan dan tidak mampu membayar pelayanan yang baik, banyak kasus rujukan yang diterima di rumah sakit sudahsangat terlambat dan gawat sehingga sulit ditolong. (Roeshadi, 1977).Dari suatu penelilian di 12 rumah sakit Pendidikan di Indonesia diketahui Angka kematianibu berkisar antara 2,5 - 14 per 1000 kelahiran hidup dan diketahui bahwa 94% kematian ibumerupakan akibat langsung dari komplikasi kehamilan, persalinan dan nifas, dan hanya sekitar 5%disebabkan oleh penyakit lain yang memburuk akibat kehamilan dan persalinan ibu (Sofia Elvi,2002).Rumah sakit Haji adalah rumah sakit rujukan yang juga merupakan rumah sakitPendidikan. Dari data Rekam Medik tahun 2002- 2003 tercatat 483 jumlah persalinan dengan kasuskomplikasi kehamilan dan persalinan sebanyak 185 kasus (38,9,%). Untuk itu penulis inginmengetahui faktor-faktor apa sajakah yang mempengaruhinya.
1.2. Tujuan Penelitian
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui beberapa faktor yang berhubungan denganterjadinya komplikasi kehamilan dan persalinan di Rumah Sakit Haji Medan Tahun 2002 – 2003.
2. Uraian Teoritis2.1. Definisi Komplikasi Kehamilan dan Persalinan
Komplikasi kehamilan dan persalinan adalah keadaan patologis yang merupakan penyebab3

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->