Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more ➡
Download
Standard view
Full view
of .
Add note
Save to My Library
Sync to mobile
Look up keyword
Like this
4Activity
×
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Mioma Uteri

Mioma Uteri

Ratings: (0)|Views: 1,198|Likes:
Published by Maya Shofia

More info:

Published by: Maya Shofia on Jun 27, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, DOCX, TXT or read online from Scribd
See More
See less

09/24/2013

pdf

text

original

 
 
1
MIOMA UTERI1.
 
DefinisiMioma uteri atau juga dikenal dengan leiomioma uteri atau fibroid adalahtumor jinak rahim yang paling sering didapatkan pada wanita. Leiomioma berasaldari sel otot polos rahim dan pada beberapa kasus berasal dari otot polospembuluh darah rahim (Zhiey, 2010), komposisi umumnya terdiri dari jaringanotot, kadang-kadang dapat dijumpai jaringan ikat. Angka kejadian yang pasti sulitditentukan karena hampir setengahnya tidak menimbulkan gejela dan tidak perluterapi (Yuska, 2009). Mioma tersebut muncul pada 20% wanita usia reproduksi(usia subur) dan biasanya ditemukan secara tidak sengaja pada pemeriksaaan rutin(Zhiey, 2010). Hampir 10% dari kasus ginekologi adalah mioma uteri (Yuska,2009). Leiomioma yang tidak bergejala terjadi sebanyak 40-50% pada wanitausia > 35 tahun. Pada umumnya unilateral (satu) atau kadang-kadang multipel (>1). Mioma bervariasi di dalam ukuran dan jumlah. Mioma sendiri juga dikatakansebagai penyebab infertilitas (gangguan kesuburan) sebesar 27% pada wanita.Keguguran atau komplikasi dapat terjadi pada wanita dengan mioma dan salahsatu penyebab histerektomi (operasi pengambilan rahim) terbesar. Leiomiomauteri dapat berlokasi di dinding rahim, menonjol melalui rongga endometriumatau permukaan rahim, dan dikenal sebagai subserosa, intramukosa, dansubmukosa (Zhiey, 2010). Myoma Uteri umumnya terjadi pada usia lebih dari 35tahun. Dikenal ada dua tempat asal myoma uteri yaitu pada serviks uteri (2 %) danpada korpus uteri (97%), belum pernah ditemukan myoma uteri terjadi sebelummenarche (Lesmana, 2010).
 
 
2
2.
 
PenyebabPenyebab dari mioma pada rahim masih belum diketahui. Beberapapenelitian mengatakan bahwa masing-masing mioma muncul dari 1 sel neoplasmasoliter (satu sel ganas) yang berada diantara otot polos miometrium (otot polos didalam rahim) (Zhiey, 2010). Beberapa peneliti menduga mioma tumbuh dari selneoplastik tunggal (monoklonal) sel
 – 
sel otot yang normal, dari sel -sel ototimatur dalam miometrium atau dari sel
 – 
sel embrional di dinding pembuluh darahuterus (Yuska, 2009). Hasil penelitian Miller dan Lipschlutz dikatakan bahwamyoma uteri terjadi tergantung pada sel-
sel otot imatur yang terdapat pada “Cell Nest” yang selan
 jutnya dapat dirangsang terus menerus oleh hormonestrogen.(Lesmana, 2010). Selain itu didapatkan juga adanya faktor keturunansebagai penyebab mioma uteri (Zhiey, 2010). Faktor genetik mungkin turutmempredisposisi terjadinya mioma uteri, karena sering dijumpai riwayat miomapada keluarga penderita mioma uteri. Mioma dijumpai 3 -9 kali lebih sering padaras negro dari pada kaukasia, dimana mioma banyak terjadi diantara mereka yangsangat muda dan nullipara, sementara pada ras kaukasia dijumpai pada wanita
 – 
 wanita lebih tua dan multipara. Apakah hal ini mewakili faktor genetik atau akibatprevalensi infeksi panggul yang tinggi diantara wanita
 – 
wanita berkulit hitamyang mengiritasi miometrium, belum jelas (Yuska, 2009). Pertumbuhan darileiomioma berkaitan dengan adanya hormon estrogen. Tumor ini menunjukkanpertumbuhan maksimal selama masa reproduksi, ketika pengeluaran estrogenmaksimal. Mioma uteri memiliki kecenderungan untuk membesar ketika hamildan mengecil ketika menopause berkaitan dengan produksi dari hormon estrogen.Apabila pertumbuhan mioma semakin membesar setelah menopause maka
 
 
3
pertumbuhan mioma ke arah keganasan harus dipikirkan. Pertumbuhan miomatidak membesar dengan pemakaian pil kontrasepsi kombinasi karena preparatprogestin pada pil kombinasi memiliki efek antiestrogen pada pertumbuhannya.Perubahan yang harus diawasi pada leiomioma adalah perubahan ke arahkeganasan yang berkisar sebesar 0,04% (Zhiey, 2010).3.
 
Lokasi myoma uteri
(Lesmana, 2010) (Zhiey, 2010)
1)
 
Mioma intramuralApabila tumor itu dalam pertumbuhannya tetap tinggal dalam dindinguterus (Lesmana, 2010). Mioma terdapat didinding uterus diantara serabutmiometrium. Karena pertumbuhan tumor, jaringan otot sekitarnya akan terdesak dan terbentuklah semacam simpai yang mengelilingi tumor. Bila didalam dindingrahim dijumpai banyak mioma, maka uterus akan mempunyai bentuk yangberbenjol
 – 
benjol dengan konsistensi yang, padat. Mioma yang terletak padadidinding depan uterus, dalam pertumbuhannya akan menekan dan mendorongkandung kemih ke atas, sehingga dapat menimbulkan keluhan miksi (Yuska,2009).

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->