Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
15Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Hidrologi - Bab 03 Analisa Curah Hujan

Hidrologi - Bab 03 Analisa Curah Hujan

Ratings: (0)|Views: 728 |Likes:
Published by Muhammad Ikrom

More info:

Published by: Muhammad Ikrom on Jun 27, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

05/05/2013

pdf

text

original

 
Bab -Bab - III
 ANALIS ANALISACURAH HUJANCURAH HUJAN
DAERAH ALIRAN SUNGAI LOKASI STUDI
Krueng Keureuto tergolong sungai tipe kipas dengan beberapa anak sungai. Terdapat 6anak sungai antara lain : a). Kr. Pirak, b). Kr. Ceuku, c). Kr. Aluleuhop, d). Kr. Kreh, e).Kr. Peuto dan f). Kr. Aluganto, lebih detail tentang DAS Keureto dan anak sungainya dapatdilihat pada
Tabel 3.1
.Debit sungai rata-rata diperoleh melalui perhitungan yang dilakukan Departemen PekerjaanUmum yang tertuang dalam Laporan RePPPrat Agustus 1988, Vol. Dua,
 Anexxes
1 hingga
 Anexxes
5 yaitu 24 m
3
/dt.
Tabel 3.1. Anak Sungai DAS Kr. Keureuto
 No.DASLuas DAS(km
2
)Panjang Sungai(km)Keterangan1.Kr. Ceuku88,5223,26Sub DAS Kr. Pira2.Aluleuhop45,7121,45Sub DAS Kr. Pira3.Kr. Pirak216,4837,26Sub DAS Kr. Pira4.Kr. Kreh35,526,42Sub DAS Kr. Kreh5.Kr. Peuto276,0061,98Sub DAS Kr. Puto6.Aluganto37,2813,47Sub DAS Aluganto7.Kr. Keureuto Hulu309,7371,22DAS Keureuto8.Kr. Keuruto Hilir41,3022,69DAS KeureutoJumlah916,31257,75Kemiringan tanah yang curam terdapat di wilayah hulu Krueng Keureuto hingga kuranglebih 1/3 bagian panjang dari hulu dengan kemiringan rata-rata 0,049. Kemiringan diwilayah hilir Krueng Keureuto cukup landai dengan kemiringan rata-rata 0,00042. Bahkandi jembatan Simpang Lhoksukon yang merupakan perlintasan Kr. Keureuto dan jalan propinsi, kemiringan lahan di sekitar sungai hanya 0,00011. Kemiringan yang sangat landaiini ditandai dengan terbentuknya pola sungai ber 
meander 
pada muara Krueng Keureuto.Sebagaimana ditunjukkan
Tabel 3.1
bahwa untuk lokasi studi Krueng Peuto merupakananak sungai dari Krueng Keureuto. Panjang sungai Kr. Peuto dari hulu hingga bertemudengan Kr. Keureuto ± 61,98 km dengan luas DAS ± 276,00 km. Sebagaimana Kr.Keureuto, kemiringan dasar sungai Krueng Peuto paling curam berada di wilayah huluyaitu sebesar 0,078. Sedangkan kemiringan dasar sungai rata-rata bagian tengah hinggahilir mendekati titik pertemuan dengan sungai utama Krueng Keureuto di desa Nga MatangUbi ± 0,002.
 
Sementara itu untuk lokasi studi yang ketiga yaitu Waduk Sawang berada dalam sistemsungai utama Krueng Mane. Rencana waduk Sawang masuk dalam sistem sungai Guncidimana Krueng Gunci merupakan anak sungai Krueng Sawang selanjutnya Krueng Sawangadalah anak sungai Krueng Mane. Panjang Krueng Gunci ± 14,88 km dengan kemiringandasar sungai rata-rata ± 0,005. Pertemuan Krueng Gunci dengan Krueng Sawang berada didesa Lhok Cut dan pertemuan Krueng Sawang dengan Krueng Mane di desa Lhok Geurondong. Untuk rencana site lokasi waduk Sawang yaitu Krueng Gunci, memiliki luasDaerah Aliran Sungai ± 290,120 km
2
dan panjang Krueng Gunci ± 20,39 km.
KETERSEDIAAN DATAIII.1.1.Data Hujan Harian
Stasiun hujan terdekat untuk lokasi pekerjaan adalah Stasiun Malikussaleh. Periodeketersediaan data dari setasiun tersebut adalah tahun 1986-2007. Data hujan harianStasiun Malikussaleh dikelola oleh Badan Meteorologi dan Geofisika (BMG)Malikussaleh.Mengingat hanya terdapat satu stasiun hujan yang tersedia untuk daerah studi,maka analisa curah hujan rata-rata daerah maksimum di analisa berdasarkan padadata yang tersedia di stasiun Malikussaleh. Berikut ditunjukkan data hujan rata-ratadaerah maksimum pada
Tabel 3.2
dan curah hujan tahunan
Tabel 3.3.Tabel 3.2. Hujan Daerah Rata-rata Daerah Maksimum
Hujan tahunan dalam bentuk grafik ditunjukkan pada
Gambar 3.1
sedangkan berdasarkan tahun data hujan tersedia (1986 – 2007) maka dilakukan analisa tahun basah dan tahun kering sebagaimana
Gambar 3.2
.
Tahun Xi1 1986 95.2 2000 209.302 1987 138.5 1987 138.503 1988 104.9 1992 127.504 1989 92.8 2001 126.605 1990 119 1996 123.406 1991 62.8 2006 122.707 1992 127.5 1999 121.008 1993 102 1990 119.009 1994 97.8 1988 104.9010 1995 74 1993 102.0011 1996 123.4 1998 99.2012 1997 79.5 1994 97.8013 1998 99.2 2004 95.5014 1999 121 1986 95.2015 2000 209.3 1989 92.8016 2001 126.6 2005 87.4017 2002 49 2003 80.0018 2003 80 1997 79.5019 2004 95.5 2007 76.0020 2005 87.4 1995 74.0021 2006 122.7 1991 62.8022 2007 76 2002 49.00DiurutkanNo. Tahun Xi (mm)
 
Tabel 3.3. Hujan Tahunan Sta. Malikussaleh
Tahun Xi
1
1986 1374.20 2000 2008.80
2
1987 1535.90 1989 1896.48
3
1988 1853.50 1988 1853.50
4
1989 1896.48 1999 1758.60
5
1990 1404.90 2001 1743.90
6
1991 1331.50 1992 1710.00
7
1992 1710.00 1993 1627.90
8
1993 1627.90 1994 1623.80
9
1994 1623.80 1996 1567.40
10
1995 1460.40 2005 1566.10
11
1996 1567.40 1987 1535.90
12
1997 1401.30 1995 1460.40
13
1998 1391.00 2007 1405.10
14
1999 1758.60 1990 1404.90
15
2000 2008.80 1997 1401.30
16
2001 1743.90 1998 1391.00
17
2002 868.20 2003 1387.40
18
2003 1387.40 1986 1374.20
19
2004 1198.50 1991 1331.50
20
2005 1566.10 2004 1198.50
21
2006 1068.00 2006 1068.00
22
2007 1405.10 2002 868.20Diurutkan
No.
Tahun Xi (mm)
     1     9     8     6     1     9     8     8     1     9     9     0     1     9     9     2     1     9     9     4     1     9     9     6     1     9     9     8     2     0     0     0     2     0     0     2     2     0     0     4     2     0     0     6
05001000150020002500
   H  u   j  a  n   T  a   h  u  n 
Tahun
HistogramHujan Tahunan Pos Malikussaleh

Activity (15)

You've already reviewed this. Edit your review.
1 hundred reads
1 thousand reads
yuk10 liked this
Siti Maryam liked this
Rizky A Permana liked this
Andri_cibeo liked this
Yusufi Gushav liked this

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->