Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Look up keyword
Like this
2Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
patof-1

patof-1

Ratings: (0)|Views: 9|Likes:
Published by Dhika Claresta

More info:

Published by: Dhika Claresta on Jun 28, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

04/23/2013

pdf

text

original

 
PATOFISIOLOGISebagian besar hematoma epidural (EDH) (70-80%) berlokasi di daerahtemporoparietal, dimana bila biasanya terjadi fraktur calvaria yang berakibat robeknyaarteri meningea media atau cabang-cabangnya, sedangkan 10% EDH berlokasi difrontal maupun oksipital.Pada hematom epidural, perdarahan terjadi di antara tulang tengkorak dandurameter. Perdarahan ini lebih sering terjadi di daerah temporal bila salah satu cabangarteria meningea media robek. Robekan ini sering terjadi bila fraktur tulang tengkoradi daerah bersangkutan. Hematom dapat pula terjadi di daerah frontal atau oksipital.Arteri meningea media yang masuk di dalam tengkorak melalui foramenspinosum dan jalan antara durameter dan tulang di permukaan dan os temporale.Perdarahan yang terjadi menimbulkan hematom epidural, desakan oleh hematoma akanmelepaskan durameter lebih lanjut dari tulang kepala sehingga hematom bertambah besar.Hematoma yang membesar di daerah temporal menyebabkan tekanan padalobus temporalis otak kearah bawah dan dalam. Tekanan ini menyebabkan bagianmedial lobus mengalami herniasi di bawah pinggiran tentorium. Keadaan inimenyebabkan timbulnya tanda-tanda neurologik yang dapat dikenal oleh tim medis.Tekanan dari herniasi unkus pada sirkulasi arteria yang mengurus formationretikularis di medulla oblongata menyebabkan hilangnya kesadaran. Di tempat initerdapat nuclei saraf cranial ketiga (okulomotorius). Tekanan pada saraf inimengakibatkan dilatasi pupil dan ptosis kelopak mata. Tekanan pada lintasankortikospinalis yang berjalan naik pada daerah ini, menyebabkan kelemahan responsmotorik kontralateral, refleks hiperaktif atau sangat cepat, dan tanda babinski positif.Dengan makin membesarnya hematoma, maka seluruh isi otak akan terdorong kearahyang berlawanan, menyebabkan tekanan intracranial yang besar. Timbul tanda-tandalanjut peningkatan tekanan intrakranial antara lain kekakuan deserebrasi dan gangguantanda-tanda vital dan fungsi pernafasan.Karena perdarahan ini berasal dari arteri, maka darah akan terpompa teruskeluar hingga makin lama makin besar. Ketika kepala terbanting atau terbentu

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->