Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
11Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Jumat 29 Juni 2012 Banten Raya

Jumat 29 Juni 2012 Banten Raya

Ratings: (0)|Views: 842 |Likes:
Published by arip poernomoe
Cerdas Tegas...!
Cerdas Tegas...!

More info:

Published by: arip poernomoe on Jun 28, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

02/01/2013

pdf

text

original

 
C MYK
C M YK
 JUMAT, 29 JUNI 2012 Tahun 6, 16 Halaman, Rp 1.500
11:5917:5319:0704:4215:21Wilayah Banten, 28 Juni 2012WIB
Pelepasan Jambore Santri Nusantara di Batam
Menumbuhkembangkan Semangat Persatuan dan Kesatuan
 
Baca
Menumbuhkembangkan
Hal 11
RAHMAT/BANTEN RAYA
Ipung Ernawati
Jadi Dosen
STAF
Media Massa danPublikasi pada BagianKomunikasi dan Infor-masi (Kominfo) KotaCilegon Ipung ErnawatiSetianingrum ternyatatidak suka membu-ang-buang wak-
SOSOK
Sebanyak 100 orang ang-gota pramuka santri asalProvinsi Banten mengikutiperkemahan pramuka santrinusantara 2012. Kegiatanyang diikuti seluruh pra-muka santri seluruh Indone-sia ini akan dilaksanakan diBumi Perkemahan Raja AliKelana, Kota Batam, Kepu-lauan Riau, mulai 2-8 Juli2012. SHIYABATUS S - SERANG
PARA
santri yang menjadi kon-tingen Banten pada ajang perke-mahan pramuka santri nusantara2012 tersebut merupakan santri-santri terpilih dari seluruh pondok pesantren di Banten. Hal ini me-nunjukkan, peran pondok pesan-tren di Banten sebagai salah satuwahana pembelajaran akhlak, jugamampu mengembangkan kreativi-tas dan karakter diri melalui ajangperkemahan dengan berbagai dae-rah se-Indonesia.Kepala Bidang Pokapontrenpada Kanwil Kemenag ProvinsiBanten Juhri mengatakan, saat inikeberadaan pondok pesantrenmenjadi alternatif wahana pem-belajaran di tengah berbagai ma-cam sistem pendidikan di Indone-sia. Secara bertahap pondok pe-santren telah melakukan penye-suaian dalam berbagai aspek un-
Tolak Aset Tak Lengkap
RIBUAN
aset yang diserahkan oleh Pemkab Se-rang ke Pemkot Serang tidak memiliki nilai dan tidak disertai dokumen lengkap. Hal ini menjadi pe-nyebab secara berturut-turut Pemkot Serang men-dapatkan opini wajar dengan pengecualian (WDP)dari Badan Pemeriksa Keuangan Perwakilan Pro-vinsi Banten. Untuk memperbaiki ini, PemkotSerang akan menolak aset yang diserahkan Pemkab
DONI KURNIAWAN/BANTEN RAYA
Rombongan dan tim panitia foto bersama di Pendopo Gubernur, Kamis (28/6), sebelum berangkatmengikuti Perkemahan Pramuka Santri Nusantara Tingkat Nasional di Batam Kepulauan Riau.
PEMERINTAHAN
TOHIR/ BANTEN RAYA
Wakil Walikota Serang Nana Suryana saatmembacakan pertanggungjawaban APBD KotaSerang 2011 dihadapan anggota DPRD.
Mirip UN, Tes CPNSDigelar Oktober
DEPUTI
SDM Bidang Aparatur Kementerian Pen-dayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Biro-krasi (Kementerian PAN & RB), Ramli Naibahomengatakan bahwa seleksi CPNS reguler akandigelar paling lambat Oktober tahun ini. Pelaksana-an seleksi CPNS ini, kata Ramli, akan melibatkankonsorsium perguruan tinggi negeri (PTN) dengantingkat kesulitan yang lebih tinggi.“Mulai tahun ini seleksi CPNS reguler tingkat ke-sulitannya lebih tinggi. Tes dilakukan berjenjangdan soalnya dibuat oleh konsorsium perguruantinggi negeri. Jadi daerah tidak lagi menggandeng
SDM
Divonis 1 Tahun Penjara
DONI KURNIAWAN/BANTEN RAYA
Wardatul Asriah, istri Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Suryadharma Ali (tengah), memasuki ruanganuntuk menghadiri Rapat Koordinasi Nasional Pemberdayaan Perempuan dan Anak di Hotel Le Dian, Kamis (28/6).
PPP YakinCapai Target
SERANG
- Ketua Bidang PemberdayaanPerempuan dan Perlindungan Anak (BPPPA) Dewan Pengurus Pusat (DPP)Partai Persatuan Pembangunan (PPP)Indah Wardatul Asriah merasa yakin, tar-get menuju 12 juta kader yang diusungpartainya dalam pemilu 2014 dapat ter-wujud. Menurut Indah, partisipasi perem-puan merupakan penentu kemenangandalam pemilu 2014 nanti.“Dalam dunia politik, pemilih perempuanadalah penentu kemenangan dalam setiappemilu. Dengan jumlah pemilih perempuanyang signifikan dibandingkan pemilih laki-laki, maka perempuan dapat menjadipenentu kemenangan dalam pemilu,”ujarnya saat pembukaan rapat koordinasinasional (Rakornas) I bidang pemberdaya-an perempuan dan perlindungan anak (PPdan PA) DPP PPP, di Hotel Le Dian, KotaSerang, Kamis (28/6).Kata Indah, ada tiga alasan kenapaperempuan dapat menjadi penentu, di an-taranya adalah jumlah pemilih perempuan
SERANG
- Tiga pimpinan DPRD Cile-gon periode 2004-2009, FathullahSyam’un, Dimyati S Abubakar, dan BahriSyamsu masing-masing divonis 1 tahunpenjara oleh majelis hakim PengadilanTipikor Serang, Kamis (28/6). Ketigaterdakwa dinilai terbukti secara sah danmeyakinkan secara bersama-sama me-lakukan tindak pidana korupsi hono-rarium ganda anggota/tim DPRD Cilegonperiode 2004-2009 tahun 2005 dan 2006.Sidang dipimpin hakim Anastacya Tyasdidampingi dua anggotanya, denganJaksa Penuntut Umum (JPU) KejariCilegon, Sahroni. Sedangkan ketiga ter-
Polisi PerketatKeamanan
KOTA TANGERANG
- Pascapenyera-ngan posko Forum Betawi Rempug (FBR)di Tangsel dan penyerangan rumah ang-gota DPRD Kota Tangerang Karnadi, apa-rat kepolisian memperketat keamanan. Ter-utama di wilayah perbatasan Kota Tange-rang dengan Kota Tangerang Selatan(Tangsel). Hasil melakukan pengetatankeamanan, Rabu (27/6) malam, PolresMetro Tangerang menangkap tiga pemudayang kedapatan membawa golok.“Sebagai bentuk antisipasi terjadinyakeributan lanjutan, kami semalam meng-gelar razia di beberapa tempat yang men- jadi titik berkumpulnya para pemuda dariormas tertentu,” ujar AKBP Suharyanto,Kasat Reskrim Polrestro Tangerang, Kamis
SERANG
- Unsur MuspikaCiruas, Kabupaten Serang, me-lakukan penyegelan terhadapkedai yang diduga menjualminuman tuak, serta mem-berikan pelarangan melakukanperjudian dan penjualan minu-man keras, Kamis (28/6). Aksipenyegelan dan pelarangankedai mengalihkan fungsinyaitu atas laporan dari wargaperumahan Taman Ciruas Per-mai (TCP), Desa Pelawad,Kecamatan Ciruas, KabupatenSerang.Kedai yang menjual tuak ituberada di jalan utama TCP.Sementara kedai yang didugadigunakan sebagai perjudiandisertai penjualan minuman
Muspika Ciruas Segel Kedai Tuak
PURNAMA/BANTEN RAYA
Unsur Muspika Ciruas bersama warga melakukan sidak ke sejumlah warung yang didugadijadikan tempat perjudian dan pesta minuman keras, Kamis (28/6).
 
Baca
Tolak
Hal 11
 
Baca
PPP
Hal 11
 
Baca
Divonis
Hal 11
 
Baca
Muspika
Hal 11
 
Baca
Polisi
Hal 11
 
Baca
Jadi
Hal 11
 
Baca
Mirip
Hal 11
Eks Pimpinan DPRD Cilegon
 
2
Jumat, 29 Juni 2012
Banten Raya
MenungguSentuhan Anggito
P
ENUNJUKAN
Anggito Abimanyu sebagai DirjenPenyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU)diharapkan membawa perbaikan di tubuh Ke-menterian Agama. Terutama dalam hal pengelolaan haji.Anggito yang merupakan ekonom dan mantan kepalaBadan Kebijakan Fiskal Kementerian Keuangan tersebutmendapat beban berat untuk memecahkan persoalanyang selalu disorot masyarakat setiap penyelenggaraanibadah haji berlangsung. Yakni, dana simpanan haji yangnilainya sangat fantastis. Saat ini, dana yang dihimpundari para jamaah tersebut mencapai Rp 40 triliun. Sebuahangka yang tak main-main.Dana sebesar itu, jika dikelola dengan tepat, pasti akansangat bermanfaat bagi umat. Terutama bagi jamaahyang bersangkutan dan umat Islam lain yang mendapatpanggilan Allah untuk menunaikan rukun Islam kelimaitu pada tahun-tahun berikutnya.Selama ini, banyak pihak yang mempertanyakan kemana bunga dana simpanan haji yang bertahun-tahundisimpan di rekening Kementerian Agama (Kemenag) ter-sebut. Apalagi bila melihat antrean keberangkatan hajiyang di beberapa daerah bisa mencapai 7-11 tahun.Sejak calon jamaah menyetor dana awal hingga 7-11tahun mendatang berangkat, tentu bunga dana tersebutsudah sangat banyak. Seandainya satu calon jamaahmenyetor Rp 20 juta, bisa dihitung berapa pertam-bahannya setelah 7-11 tahun. Padahal, tiap tahun, takkurang dari 350 ribu penduduk Indonesia datang ke bankatau ke kantor Kementerian Agama di daerah untuk men-daftar haji dan menyetorkan dana awal.Uang sebesar itu akan membawa petaka bila salah ke-lola. Dua mantan menteri agama sudah menjadi korbansalah kelola dana haji (dana abadi umat). Said Agil Al-munawar dan Maftuh Basyuni harus merelakan dirinyatinggal sementara di penjara karena dianggap bertang-gung jawab atas kesalahan pengelolaan dana umat ter-sebut.Nah, di tangan Anggito yang sangat paham pengelolaankeuangan, uang yang sangat besar tersebut diharapkanbenar-benar bisa membawa manfaat bagi jamaah dancalon jamaah haji. Syukur-syukur, dampak lebih jauh,ongkos naik haji bisa turun hingga di bawah Rp 30 juta.Beberapa komponen biaya yang bisa disubsidi dari bungasimpanan haji tidak lagi menjadi beban jamaah yang akanberangkat. Dengan begitu, manfaat simpanan haji akanbenar-benar dirasakan oleh mereka yang akan berangkatke Tanah Suci.Apakah Anggito akan mampu mengemban tugas berattersebut? Harus bisa. Sebab, apa gunanya Kemenag‘’mengimpor’’ pejabat dari kementerian lain bila hasilnyahanya akan sama dengan yang dicapai pejabat dari inter-nal Kemenag? Akan lebih bijak, mari kita berikan waktukepada ekonom dari Universitas Gadjah Mada (UGM)Yogjakarta tersebut untuk membuktikannya. Ujian awaladalah penyelenggaraan haji 2012 yang tinggal tiga bulanlagi. Kita tunggu saja.
(*)
TAJUK...
GAGASAN
Anggito dan Reformasi Haji
Oleh : Agus Riwanto
Atut Mangkir Sidang
Kita Harus Patuh pada Hukum 
Warga Demo Peternakan Ayam
Damai Itu Lebih Indah! 
Warga Cipala Krisis Air
Cari Solusinya Dong! 
CELETUK
General Manager:
Taufik Rohman.
Pemimpin Redaksi:
Budi Sudiarto.
Redaktur Pelaksana:
Fierly MM.
Serang:
Wisnu Agus Mahendra, M Hilman Fikri, Marjuki, Muhamad Tohir,Rahmat Kurniawan.
Cilegon:
Abdul Tasir, Ahmad Fauzi Chan,Deni Saprowi, Megawati.
Pandeglang:
Muhaemin.
Lebak:
Harir Baldan.
Tangerang:
M Sofiyan.
Fotografer:
DoniKurniawan.
Pracetak:
Rochman S, Bayu Bagja, Yogi SatyaHardi, Arif Husniadi, Lesmono Hadi Prakoso.
PemasaranKoran/Iklan:
Taufik Rohman (Manager), Nurdin Said, DwiPurnomo, Yahya Hauna.
Keuangan:
Satrya Ardyanto.
Informasi & Teknologi (IT):
Samsul Hadi.
Alamat Redaksi & Tata Usaha:
Jl Raya Cilegon RukoMonalisa Blok C2 No.4, Cibeber - Cilegon ( Depan Cilegon GreenMega Block) Tlp (0254) 378169 (hunting),
Website:
www.bantenrayapost.co.id.
e-mail:
barayapost@yahoo.com, Fax (0254) 378179.
Biro Jakarta:
Arif Badi Karyawan, Komplek Widuri A-3 Jl Palmerah Barat No353 Kebayoran Lama, Jakarta 12250, Telp (021) 5322632,5330976, Fax (021) 5322629.
Rekening: Bank Jabar Banten
No. Rek: 0006012809001an. PT Wahana Semesta Cilegon Raya.
Bank BTN CabangSerang
No. Rek: 00171-01-30-000026-2 an. PT WahanaSemesta Cilegon Raya.
Panin Bank
No. Rek: 2715000181 an.PT Wahana Semesta Cilegon Raya
Tarif Iklan:
Iklan Umum Display (BW): Rp. 17.500/mm.kolom.Sosial/Keluarga: Rp.7.500 /mm.kolom. Full Colour: Rp.30.000/ mm.kolom. BW hal 1: Rp. 35.000/mm.kolom. FC hal 1: Rp 55.000/ mm.kolom. Iklan Baris: Rp 12.500/baris min 3 baris maks 10baris. Paket Iklan Baris: Rp 55.000 (6 hari).Terbit Sejak Tanggal 23 Agustus 2006.
Penerbit:
PT WahanaSemesta Cilegon Raya.
Percetakan:
PT Wahana Java
Anda punya keluhan seputar fasilitas dan pelayanan saranaumum seperti listrik, air, penerangan jalan, jalan raya, rambulalu lintas, taman kota, kemacetan, persoalan sampah, danlain sebagainya? Sampaikan ke redaksi kami via SMS ke:
081573041025 081573041025 081573041025 081573041025 081573041025 
atau
 
081210160519 081210160519 081210160519 081210160519 081210160519 
Setiap SMS yang dimuat, nomor pengirimnya secara utuhikut ditayangkan sebagai bentuk pertanggungjawabankepada publik.
   ○○   
PKL DITERTIBKAN
– Kapan ya pedagang kaki lima dikawasan Royal, Kota Serang, ditertibkan. Kebera-daannya semrawut. Orang jadi malas bila melewati Royal.Di benaknya pasti terlintas macet. Kepada pihak terkaittolong dibenahi agar sedikit tertib, sehingga pengunjungpun nyaman saat belanja.
(08170773906)
Redaksi Banten Raya membuka ruang gagasan/opini ini untuk diisi tulisan dari lembaga/instansi/ sekolah/organisasi/yayasan/ponpes dll. Bagi yang berminat silakan hubungi redaksi Banten Raya di
Jl Raya Cilegon Ruko Monalisa Blok C2 No.4, Cibeber - Cilegon
atau email ke:
barayapost@yahoo.com
.
 
Untuk gagasan lepas, panjang tulisan tak lebih dari 8.000 karakter. Sertakanpas foto dan identitas pengirim yang jelas.
K
EMENTERIAN
Agama (Kemenag)membuat kejutandengan mengang-kat Anggito Abi-manyu, pakar eko-nomi dari UGM,menjadi Dirjen Haji dan Umrah. Sosokyang dikenal akan integritasnya itumenggantikan Slamet Riyanto yangmemasuki masa pensiun (Jawa Pos, 27Juni).Penempatan Anggito di Kemenag sa-ngat tepat di tengah memburuknya citrakementerian itu karena beberapa kasus.Yang mutakhir adalah dugaan korupsipengadaan Alquran. Bahkan, di awal2012 publik dikejutkan oleh pemberian“kado istimewa” dari KPK kepada Ke-menag berupa peringkat terbawah da-lam indeks integritas dari perilaku ko-rupsi. Di antara 22 lembaga negara pu-sat yang disurvei indeks integritas pu-sat (IIP)-nya oleh KPK, Kemenag bera-da di urutan ke-22. KPK mengungkap-kan, perilaku korupsi berupa suap dangratifikasi di Kemenag yang terbesarterdapat dalam pelayanan ibadah haji.Pengalaman Anggito di bidang ke-uangan, termasuk pernah menjadi ke-pala Badan Kebijakan Fiskal Kemen-terian Keuangan, diharapkan dapatmembantu mereformasi pengelolaankeuangan penyelenggaraan haji sertamengurai berbagai persoalan lain yangmemerlukan ketajaman analisis kebija-kan makro dan mikro. Itu memang lebihbaik bila diserahkan kepada ahlinya.Selama ini, pengelolaan penyelengga-raan haji dimotori pegawai karir yangberlatar belakang ilmu agama. Akibat-nya, kebijakannya cenderung monotondan tak visioner untuk menjawab ane-ka problem haji.
MEMETAKAN KORUPSI HAJI
Tugas pertama Anggito adalah sege-ra memetakan celah penyalahgunaanadministrasi (malaadministrasi) yangberpotensi korupsi. Paling tidak terda-pat tiga celah korupsi pelayanan iba-dah haji. Yaitu; (1) pada tingkat regu-lasi yang tak jelas dan terjadi kekoso-ngan hukum; (2) pada tata laksana atauproses bisnis, mulai bimbingan haji, pe-ngangkutan jamaah haji, hingga pe-mondokan; serta (3) manajemen sum-ber daya manusia (SDM) yang tidakmemadai dalam mengelola dan mela-yani ibadah haji secara akuntabel,transparan, dan profesional.Sedangkan menurut ICW, ada dela-pan masalah yang berpotensi korupsihaji, yakni terkait dengan UU, monopolidan buruknya tata kelola haji, penge-lolaan dana abadi umat (DAU), tabu-ngan haji, manipulasi ongkos haji, pe-ngawasan, korupsi penyelenggaraanhaji, serta pengadaan valuta asing(Kompas, 16 Desember 2011). ÂItulah sebabnya selama ini BPK kerapmenyatakan disclaimer (tanpa opini)ketika melakukan audit keuangan Ke-menag, termasuk dalam pengelolaandana ibadah haji. Pada 2011, KPK me-mang menyoroti buruknya pelayananadministrasi dalam pendaftaran atauperpanjangan izin penyelenggaraanibadah haji khusus (PIHK) dan perpan- jangan izin kelompok bimbingan ibadahhaji (KBIH). Bahkan, komponen waktupenyetoran dan format laporan sisa bi-aya operasional penyelenggara hajiyang disetor ke DAU selama ini jugatidak transparan. Kini bahkan setoranpertama calon haji untuk mendapat an-trean pemberangkatan telah terkumpulRp 30 triliun dengan menggunakanasumsi pengantre haji 1,2 juta orangdan masing-masing menyetor Rp 25 ju-ta. Juga, tampaknya, belum dibedakanantara bunga (“manfaat”, menurut isti-lah Kemenag) dan pokoknya dalam re-kening yang berbeda.Lebih dari itu, pengelolaan DAU pu-luhan triliun rupiah tidak cukup jelaspenggunaannya untuk pembiayaanumat yang mana dan dalam bentuk apa.Tentunyamasih segar dalam ingatanpublik ketika pada 2006 sejumlah peja-bat di kementerian tersebut, termasukmenterinya, Said Aqil Husein Al Mu-nawar, terjerat kasus korupsi DAU ka-rena telah melakukan malapraktik danahaji.
MENYIAPKAN REGULASI HAJI
Tugas kedua Anggito adalah mere-formasi administrasi birokrasi penye-lenggaraan haji secara sistemis, yaitumenyiapkan regulasi haji secara cermat.Sebab, potensi korupsi haji dapat ter- jadi karena UU No 13/2008 tentang Pe-nyelenggaraan Ibadah Haji yang me-ngatur seluk-beluk pola manajemenhaji belum dapat dilaksanakan oleh Ke-menag. Alasannya, belum diterbitkanaturan pelaksanaan berupa peraturanpemerintah (PP) oleh Presiden SBY. Ituadalah UU unik karena telah terbit em-pat tahun, namun tidak dapat diekse-kusi di lapangan karena terbentur PP.Padahal, bila UU itu dilaksanakan,mata rantai korupsi haji bisa terpotong.Sebab, dalam UU tersebut diatur per-lunya Dewan Pengawas Badan Penge-lola Dana Abadi Umat (BP DAU) yangakan mengawasi pengelolaan danayang diperoleh dari hasil pengemba-ngan atau sisa biaya operasional pe-nyelenggaraan ibadah haji. UU terse-but juga mengamanatkan perlunya di-bentuk Komisi Pengawas Haji Indone-sia (KPHI) untuk mengawasi semuaprosesi dan tahap penyelenggaraanhaji secara akurat dan akuntabel.Presiden SBY bisa disebut telah turutmelakukan pembiaran (by omission)korupsi haji secara sistemis karena alpamenerbitkan PP atas UU No 13/2008.
MENYIAPKAN BUMN HAJI
Tugas ketiga Anggito adalah menyi-apkan kemungkinan penjajakan penye-lenggaraan haji melalui badan usahamilik negara (BUMN). Untuk itu, tentudituntut desain besar reformasi biro-krasi haji dengan cara penyelenggaraanibadah haji tak dikelola Kemenag lagi,melainkan dialihkan ke BUMN.Pengalihan manajemen pengelolaanibadah haji melalui BUMN jauh lebihtepat. Sebab, model itu bukan sajaakan dapat melepaskan negara darimonopoli penyelenggaraan haji, tetapi juga akan menjadikan negara me-nempatkan diri cukup sebagai regula-tor dan pengawas, sedangkan pelak-sananya adalah badan khusus yangmemiliki kompetensi dan SDM andal dibidang operasionalisasi teknis penye-lenggaraan haji.Pola manajemen haji yang tersentraldi Kemenag sejak perencanaan, pelak-sanaan, hingga evaluasi minus SDMyang memadai terbukti telah menjeru-muskan lembaga agama itu ke dalam jurang korupsi. Selayaknya Kemenag“merelakan” dan “gembira” bila penye-lenggaraan haji diberikan kepada pihakketiga atau BUMN. Kemenag cukup ber-peran pada level bimbingan ritualitashaji, pengawasan, dan regulator haji.Saatnya kini seluruh jajaran Kemenagmenggelorakan semangat antikorupsidalam penyelenggaraan ibadah haji.Memilukan, para tamu Allah dijadikansasaran korupsi. Mudah-mudahan ke-hadiran Anggito akan menjadi spiritantikorupsi dan reformasi di kemente-rian yang bermoto ikhlas beramal itu.Semoga nafsu mengorupsi penyeleng-garaan ibadah berhenti sehingga reli-giusitas berdampak positif kepadabangsa. Selamat bekerja, Dirjen Ang-gito Abimanyu!
 Penulis adalah kandidat doktorilmu hukum Universitas NegeriSebelas Maret (UNS) Surakarta
Kebebasan Beragama
Oleh: Prof Dr H Fauzul Iman, MA
NDONESIA
meru-pakan negara plu-ral yang menghim-pun anekaragamsuku, etnis, danagama. Keraga-man ini adalahanugerah Tuhan yang secara entitasdapat menawarkan dinamika Indonesiadalam kehidupan berbangsa dan ber-masyarakat.Tawaran alami ini seharusnya dipeli-hara dengan amat kreatif melalui akti-vitas bersama demi menjaga dan me-lestarikan budaya keragaman tersebut.Namun keragaman ini oleh sebagianmasyarakat tampaknya masih dilihatsebagai barang haram sehingga harusdikucilkan dari ruang kehidupan. Pa-dahal keragaman dalam doktrin budayadan agama manapun telah dibakukansebagai suatu keniscayaan teologiyang tidak dapat dilenyapkan dari alamkehidupan dunia.Di antara tindakan yang mencederaikeragaman ini tampak pada perilaku se-bagian pemeluk agama yang meng-klaim agamanya paling benar, semen-tara agama yang lain salah dan karenaitu tidak berhak dan dilarang berkem-bang di masyarakat. Pada akhirnya hakkebebasan seseorang dalam menentu-kan pilihan agamanya dihalangi (tidakdihormati). Kondisi ini jelas akan me-rusak keragaman dan dengan demikiandapat menghancurkan entitas tatanansosial yang diciptakan sebagai anuge-rah Tuhan buat mahluknya. Ajaranagama manapun mengecam hal ini se-bagai tindakan yang tak beradab ka-rena menghambat kebebasan manusiadalam menentukan pilihan berbudayadan mengejar prestasi di dalam bera-gama.Al-Quran mempolakan keragamankehidupan dengan amat jelas melaluiperbedaan pandangan (minhaj), po-tensi dan jalan hidup (syir’ah) yangdimiliki umat manusia (Q.S. 5:48). Per-bedaan itu dimaksudkan Tuhan seba-gai jalan berlomba (berkempetisi) me-raih kebaikan. Sebaliknya umat manusiayang mengingkari perbedaan (keraga-man) berarti menapikan kebaikan dariTuhan. Dalam konteks ini, makaIndonesia sebagai negara yang mengi-zinkan berbagai agama berkembang,berkewajiban memberdayakan kebai-kan Tuhan ini dengan secara lebih se-rius mengembangkan kebebasan be-ragama. Kebebasan beragama yang di-maksud bukan saja pada pengamalandari tradisi agama mapan, tetapi jugapada tumbuhnya inspirasi, dinamikadan pemahaman-pemahaman baru ter-hadap ajaran agama itu sendiri. Dengandemikian kebebasan beragama bukansaja menjadi khazanah kekayaan spri-tual bangsa, tetapi juga akan menya-lurkan udara intelektualitas dan keda-maian ke dalam ruang yang penuh de-ngan sekat primordial dan konflik yangbertendensi agama.Peristiwa kerusuhan antar pemelukagama yang mengarah pada sikap ra-dikalisme seperti pengusiran dan peng-hancuran terhadap aset–aset milik aga-ma (aliran dan paham) tertentu, jelasmerupakan tindakan yang melanggarhukum entitas keragaman dan kebeba-san beragama yang dibuat oleh Tuhansendiri. Pertanyaannya bagaimanadoktrin agama Islam menjelaskan ten-tang kebebasan beragama yang secaraempiris merupakan kenyataan yang ti-dak dapat ditawar keberadaannya. Tu-lisan ini akan mencoba membahasnya.
KEBEBASAN BERAGAMADALAM AJARAN
Islam melalui ajaran Al-Quran menye-ru kepada umat manusia untuk meng-hadapkan wajahnya ke agama hanif dan fitrah (Q.S:30). Hanif dan fitrah arti-nya cenderung pada kebenaran mulus,murni dan suci, yaitu kebenaran yangtidak pernah diintervensi oleh tendensiatau kepentingan hawa nafsu. Kebe-naran demikianlah yang ditekankanajaran Al-Quran pada penganutnyaagar yang bersangkutan mengamalkanagama dengan cara yang benar terbukadan toleran. Agama hanif, menurutNurcholish Madjid, adalah agama yangmemiliki sifat utama pandangan yangserba inklusivistik dan pluralis.Al-Quran menyebut dengan katamenghadapkan wajahmu karena wajahmerupakan gambaran utuh manusia.Tanpa wajah, manusia tidak akan terli-hat identitas yang menggambarkanwujud totalitas manusia. Dengan demi-kian menghadapkan wajah pada agamahanif mengandung arti seluruh totali-tas jiwa dengan segala identitasnyamenyerahkan pada ajaran agama yangbenar dan lurus. Dengan kata lain, pe-nganut agama hanif adalah penganutyang mampu menjalankan agama de-ngan tulus, benar, arif, dan ramah.Ajaran hanif yang dalam Al-Qurantersirat sebagai konsekwensi lanjutperjanjian primordial antara Tuhan de-ngan Adam, yang kemudian diinspirasioleh Ibrahim dengan membangun aja-ran monotheisme, sebagaimana telahberkembang sekarang, intinya adalahmenumbuhkan sikap keimanan kepadaTuhan Yang Esa dan kepasrahan (tun-duk) kepada segala kebenaran yangada. Melalui ajaran yang hanif inilahumat manusia dididik bersikap tulusdalam bergaul dan menerima segala ke-benaran tanpa bersikap pura-pura (pal-su). Inilah yang disebut sebagai ma-nusia hanif yaitu manusia yang mene-rima kebenaran darimana saja datang-nya. Ia akan memandang setiap kebe-naran yang datang sebagai suatu yangislami. Maka, setiap pembawa kebena-ran termasuk kebenaran yang dibawaoleh semua komunitas agama esensi-nya adalah kebenaran islami yang tidakbertentangan dengan kitab suci.Bertolak dari ajaran ini, maka umat Is-lam yang dengan benar dan baik me-mahami ajarannya akan bersikap ter-buka dan menerima kelompok agamalain yang telah membawa kebenaran.Termasuk tentunya tidak melakukankekerasan (bersikap radikal) terhadaphadirnya aliran-aliran atau pemaha-man-pemahaman segar pembawa intikebenaran tersebut.Ajaran hanif yang menggambarkankearifan umat ini secara konsistendiperkuat oleh ayat-ayat lain dalamrangkaian yang sangat organik. Se-bagai contoh antara lain, Allah SWTmenegur Nabi yang selalu mengeluhdan histeris terhadap pembangkangankaum kafir. Teguran Allah di atasmengisyaratkan bahwa persoalankebenaran beserta petunjuk-petun- juknya diikuti atau tidak adalah uru-san Allah sendiri. Nabi pun tidak bolehmemaksakan kehendaknya agar oranglain mematuhi ajarannya.Di tempat lain ayat Al-Quran menge-cam siapa pun yang bertindak melaku-kan kekerasan atau perusakan terha-dap aset-aset atau simbol-simbol milikkelompok agama-agama lain. Demikian juga dalam lain ayat Allah memberi ke-bebasan sepenuhnya kepada mahlukciptaannya apakah ia akan menganutIslam atau sebaliknya untuk memilih jalan kafir.Uraian di atas menggambarkan beta-pa hukum Tuhan (Al-Quran) yang ha-nif telah memberikan jalan pencerahandalam membangun keadaban dan etikaberagama. Masyarakat beragama de-ngan segala kompleksitasnya memangmembutuhkan penguatan bagi peme-luknya dalam memahami subtansi aja-ran dan etika yang ditumbuhkannya.Persoalan sensitivitas yang acap kalimuncul dalam perasaan kaum beraga-ma, seperti mudah terusik, egoisme ke-lompok agama dan rawan konflik ada-lah akibat dari tidak cerahnya pema-haman terhadap subtansi tata etika dankeadaban yang dimiliki para penganutagama.Oleh karena itu, pencerahan Al-Qu-ran yang melarang pemaksaan agama(Q.S :2:256), penodaan agama dan me-larang perusakan sarana atau aset mi-lik agama lainadalah bentuk kearifanTuhan dalam membangun peradabankebebasan beragama (Q.S. 6 : 108).Kebebasan beragama yang dipola-kan Al-Quran sangat sejalan denganfitrah manusia yang secara atanomimenginginkan kebebasan. Tuhanyang menciptakan fitrah manusia tentusangat memahami bahwa manusia ti-dak akan berdaya apabila dipaksa un-tuk menerima ajran-Nya. Metoda pe-netapan hukum Tuhan yang secarabertahap diajarkan Al-Quran adalahbukti kemahaadilan Tuhan dalam me-nerapkan kebebasan.Metoda Tuhan ini sekaligus me-rupakan pendidikan bagi manusiadalam upaya menerapkan kehidupandemokrasi dalam masyarakat. Tuhanamat mengetahui bahwa masalahpilihan beragama adalah masalah nu-rani manusia yang korelasinya berha-dapan dengan fanomena empirisme ke-hidupan manusia itu sendiri.Hukum empirisme kehidupan acap kaliterbaca pada manusia berupa kebutu-han terhadap proses, pemikiran, jiwa,harga diri, kehormatan, tenaga, jasa,motivasi dan kebutuhan materi. Aspekinilah yang mengelindani semua ma-nusia yang resikonya menjelmakan ke-ragaman baik dari sisi interes, pemikirandan pilihan hidup.Termasuk tentunya adalah pilihanberagama. Di sinilah sebenarnnya letakajaran Al-Quran (hukum Tuhan) me-netapkan kebebasan beragama seba-gai ajaraan yang niscaya. Ajaran kebe-basan beragama ini diniscayakan Al-Quran tidak lain dalam upaya memba-ngun kehendak empirisme hati nuranikemanusiaan yang mencintai demokra-si dan membenci diskriminasi.Ajaran kebebasan beragama yang di-ajarkan Al-Quran ini sebenarnya cukupmenjadi landasan atau acuan terutamabagi umat Islam sendiri di dalam me-nunjukkan sikapnya di tengah-tengahkehidupan beragama. Masih banyak diantara umat beragama yang tidak sub-tansial dan rasional memahami ajarantentang kebebasan beragama sehinggadengan dalih misi ajarannya harus me-maksakan orang lain untuk memasukiagamanya.Dalam kondisi ini konflik antarasesama umat beragama tidak lagi da-pat dihindari karena satu sama lain me-rasa ajarannya membawa misi dakwahyang benar. Oleh karena itu jalan yangtepat adalah masing-masing umatberagama tidak memahami ajarannyadengan cara normatif subjektif tetapilebih pada pemahaman rasional,subtansial, kultural dan empiris.-Pemahaman yang disebut terakhir inilayak ditempuh karena sangat sejalandengan kehendak Tuhan dalam men-ciptalan fitrah dan realitas kemaslaha-tan kemanusiaan.
 Penulis adalah alumnus PPRA 45 LEMHANAS RI 
I
 
SERANG SEJAHTERA
C M Y K
Jumat, 29 Juni 2012
BantenRaya,Hal3
s
Rapat Badan Anggaran DPRD
Ada Program Menyelinap di APBD
Menyimak rapat badananggaran di DPRD akanmembuat kita berkerut kening.Belum lagi tarik ulurkepentingan yang ada didalamnya.FIKRI HILMAN - SERANG
DPRD
Kabupaten Serang, Kamis (28/ 6), menggelar rapat dengan sejumlahsatuan kerja perangkat daerah memba-has laporan pertanggungjawabanAPBD 2011. Ada tiga SKPD yang di-hadirkan yakni Dinas Pendidikan danKebudayaan Kabupaten Serang, DinasPekerjaan Umum, dan Dinas Tata Rua-ng Bangunan dan Perumahan.Rumitnya evaluasi terlihat saat KepalaDinas Pendidikan dan KebudayaanKabupaten Serang Daud Fansuri bi-ngung menyampaikan mengenai ang-garan yang telah dipakai oleh dikbuddan berapa yang masih tersisa. Sambilmembolak-balikan dokumen di depan-nya, sejumlah anggota DPRD mengin-terupsi karena banyak angka yang tidak sinkron dengan yang dimiliki olehDPRD. “Ini yang benar Rp 690 miliaratau Rp 610 miliar?” tanya Ketua DPRDKabupaten Serang Fahmi Hakim ketikamenemukan perbedaan angka antaradikbud dengan DPRD. Entah mungkinkarena sama-sama bingung, ulasan ituberlalu begitu saja. DPU dan DTRBPmendapatkan giliran untuk mempre-
Ida Nuraida
Sambut Investasi
KECAMATAN
Ciruas kedatangan investor. Adalah PTWoojin dari Korea Selatan yang akan membuat pabrik sepatudi Desa Kaserangan. Camat Ciruas Ida Nuraida mengakumenyambut kedatangan perusahaan tersebut. Ida mengata-kan, akan ada ratusan warganya yang masuk bekerja diperusahaan tersebut.“Untuk tahap pertama penerimaan karyawan akan masuk 750 orang. Karyawan yangdirekrut diutamakan dari war-ga sekitar khususnya Keca-matan Ciruas dan umumnyawarga Kabupaten Serang,”kata Ida Nuraida kepada
 Banten Raya
di ruang kerja-nya, kemarin.Menurut Ida, PemerintahKecamatan Ciruas sudahmemiliki kesepakatan de-ngan pihak perusahaan bah-wa warga setempat akan di-utamakan menjadi pekerja.“Dan tidak ada istilah uangmasuk. Yang jelas penerima-an karyawan diterima secaragratis asalkan mengikuti testerlebih dahulu, dan kamidari unsur muspika dengan perusahaan juga sudah berse-pakat untuk membuka penerimaan lapangan kerja secara satupintu, yakni di kantor kecamatan pada tanggal 30 Juni nanti.Itu dilakukan untuk mengantisipasi adanya pihak-pihak yangmemanfaatkan kondisi tersebut untuk keuntungan pribadi,”kata Ida.Perekrutan satu pintu juga, lanjut Ida, memungkinkan pi-haknya mengetahui langsung asal warga yang mendaftar.“Kami hanya mengimbau pada masyarakat setempat untuk senantiasa menjaga lingkungan tetap kondusif. Agar parainvestor yang sudah menanamkan investasinya di Ciruas tidak kabur,” kata Ida.Lingkungan yang kondusif akan membuat investor betah.Investor juga bisa jadi mengajak rekan-rekan mereka di luarnegeri untuk berusaha di Kabupaten Serang. “Kalau PTWoojin dapat berjalan dengan baik, dalam pengembangannyaakan merekrut karyawan sebanyak 6.000 orang.”
(purnama)
Kesehatan
Lomba PKH
PEMKAB
Serang menggelar lomba bagi warga yang me-ngikuti program keluarga harapan (PKH) dengan peserta paraibu hamil, balita, siswa SD dan SMP. Lomba digelar di delapankecamatan dan dipusatkan di Kecamatan Ciruas.“Ibu hamil dan balita mengikuti lomba pemeriksaan kese-hatan. Sedangkan untuk para siswa SD dan SMP mereka me-ngikuti lomba cerdas cermat yang soalnya dibuat oleh DinasPendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Serang,” kata AgusHolid, Ketua Panitia Pelaksana Kegiatan Lomba PKH tingkatKabupaten Serang, Rabu (27/6).Menurut Agus, jumlah seluruh peserta sebanyak 41 satuorang. “Mereka dinilai oleh juri dan bagi yang nilainya ter-tinggi maka itu juaranya. Dan hasil keputusan juri bahwa yangmenjadi juara lomba kesehatan ibu hamil merupakan perwa-kilan dari Kecamatan Pontang, untuk balita dari KecamatanTanara. Untuk lomba cerdas cermat tingkat SD juara 1 dariKecamatan Ciruas, ke 2 dari Cikande, dan ke 3 dari Pontang,tingkat SMPnya juara 1 dimenangkan oleh SMP Tirtayasa,ke-2 Ciruas, dan juara tiga Kecamatan Jawilan,” katanya.Para juara tersebut, kata Agus, akan diikutkan dalam lombatingkat Provinsi Banten.Sementara itu, Sekretaris Camat Ciruas Kusyaman menutur-kan bahwa lomba tersebut digelar oleh para pendamping PKHdi Kabupaten Serang.“Para pendamping membawa peserta lomba guna mewakilitingkat kecamatan masing-masing. Bagi peserta yang menda-patkan rangking tertinggi akan menjadi juara dan mewakilikabupaten,” katanya.
(purnama)
DOK/BANTEN RAYA
Album 
Rubrik ini disediakan bagi SKPD, intansi, BUMD, kecamatan, kelurahan, di Kabupaten Serang,yang ingin memublikasikan kegiatannya dalam bentuk foto. Kirimkan foto ke redaksi kami viapos atau email ke:
barayapost@yahoo.com
. Cantumkan identitas pengirim.
MENINJAUCIKEDUNG
Bupati SerangAhmad TaufikNurimanmengunjungidan menginapdi DesaCikecung,KecamatanMancak,Jumat (22/6).Bupatidisambutantusiasmasyarakat(foto atas).Bupatiberistirahat disalah saturumah warga(foto bawah).
Nabhani, Anggota Komisi IV DPRD Kabupaten Serang 
Kualitas Perbaikan Ruang Kelas Buruk 
PEMKAB
Serang di tahun 2012 memper-baiki dan membangun ratusan ruang kelasSD dan SMP dengan tujuan mampu mening-katkan mutu pendidikan. Sumber dana be-ragam, ada yang berasal dari APBN, APBDProvinsi Banten, dan APBD Kabupaten Se-rang. Bagaimana kualitas pembangunan sa-rana infrastruktur ruang kelas? Wartawan
 Banten Raya
 
Fikri Hilman
mewawancaraianggota Komisi IV DPRD Kabupaten SerangH Nabhani. Berikut intisarinya.
 Bagaimana hasil pengawasan Komisi IV  mengenai pembangunan ruang kelas?
Banyak yang jelek dan kurang maksimal.Ada yang kurang semen. Bahkan ada ba-ngunan ruang kelas baru yang dindingnyaitu sudah melepuh. SD dan SMP juga sama.
 Itu dana pembangunannya berapa?
Ada yang anggarannya Rp 500 juta, tigalokal ditambah perbaikan tiga, itu pintunyaitu tambalan. Kemudian juga tidak bisa me-ngunci. Rata-rata pantauan kita seperti itu.Bahkan kondisi itu belum diserahterimakankepada pemerintah daerah. Ada juga kemu-dian yang drainasenya asal-asalan.
 Mestinya apa yang harus dilakukan?
Dinas Pendidikan dan Kabudayaan haruslebih proaktif lagi. Pendidikan itu kewajibankita bersama. Kalau kurang bagus, nanti ber-dampak terhadap suasana belajar anak-anak.Kalau begini terus, akan kisa usulkan bahwake depan perbaikan dan pembangunan ruangkelas jangan menggunakan sistem kontraktuil.Kita mengajukan sistem swakelola saja.
 Memangnya swakelola lebih baik?
Umumnya seperti itu. Perbaikan denganswakelola bagus-bagus. Kusennya jugamulus-mulus. Kalau yang kontraktuil itu wa-duh, kusennya berbulu. Kalau swakelolakan ada tanggungjawab bersama. Kalauyang dengan kontraktuil kadang hanyaasal saja. Banyak itu anggarannya yangtidak dipublikasikan. Maksudnya tidak ada papan proyeknya. Jadinya masya-rakat itu tidak tahu berapa anggaran per-baikan sekolah. Harusnya kan ada, malahwajib untuk transparansi. Selain itu, nantitetap saja masyarakat menyalahkanDPRD Kabupaten Serang. Kitasudah berupaya memberikansaran kepada pemerintahdan laporan dari peng-awasan di lapangan.Kita tidak ingin se-perti itu. DPRD Ka-bupaten Serangsudah maksimallakukan penga-wasan.
(***)
BEDA USIATANAM
Tanaman padidi DesaMargasana,KecamatanKramatwatu,menunjukkanperbedaan usiatanam,kemarin. DinasPertanian,Kehutanan,PerkebunandanPeternakanmengupayakanmusim tanamdi tahun 2012seragam untukmenghindariberkembangnyahama.
DOK/BANTEN RAYA
sentasikan.Bergulat dengan angka memangrumit. Saking rumitnya kemudian,ternyata ada program yang menyelinapmasuk diam-diam di APBD, dan adaprogram yang menyelinap keluar dariAPBD.Program pembebasan lahan untuk akses jalan masuk ke tempat pembua-ngan sampah akhir di Desa BojongMenteng, Kecamatan Tunjung Teja,salah satunya. Fahmi Hakim berujar,“Saya pernah minta ke Pak Sekda(Sekda Pemkab Serang Lalu Atharus-salam Rais) agar untuk TPST jangandianggarkan dulu. Tiba-tiba sayamendapatkan informasi ada anggaranRp 1,8 miliar untuk pembebasan jalan,”katanya heran.Ahmad Zaeni malah mengungkapkanfakta yang mengejutkan. Ada tiga pro-gram yang dianggarkan tiba-tibahilang. Program listrik masuk desadengan anggaran sekitar Rp 1,5 miliar,bantuan untuk PMi Rp 500 juta, danprogram lingkungan hidup sekitar Rp1,8 miliar.Sekda yang hadir mengaku tidak tahuhal tersebut. “Itu hari ketujuh penen-tuan anggaran ini. Waktu itu anggotabanggar sudah tidak fresh lagi,” kata-nya.
(***)
FIKRI/BANTEN RAYA
Suasana sebelum rapat Badan Anggaran DPRD Kabupaten Serang di ruangparipurna DPRD, Kamis (28/6).
Bupati: Mari Berpikir Jernih
SERANG
- Bupati Serang AhmadTaufik Nuriman mengajak semua pihak untuk berpikir jernih menyikapi renca-na Pemkab Serang membangun tempatpembuangan sampah terpadu (TPST)di Desa Bojong Menteng, KecamatanTunjung Teja.Kepada
 Banten Raya
, belum lama ini,bupati mengungkapkan bahwa apayang dilakukan oleh pemerintah adalahuntuk kebaikan bersama. “Tak mung-kin bupati itu mau menyengsarakanrakyatnya,” kata bupati.Tempat pembuangan sampah masakini tidak seperti zaman dulu yang baudan menjadi sumber penyakit. Berba-gai penemuan dan kemajuan teknologimenjadikan sampah tak lagi sekedarsisa barang yang tak terpakai, tetapimenjadi bahan produksi yang bisamendatangkan keuntungan. “Janganmembayangkan tempat sampah itu se-perti dulu. Kalau dulu iya, bau, kumuh.Saya juga berpikir awalnya seperti itusebelum berkunjung ke Kota Lombok.Tapi ternyata di sana sudah canggihdan tidak ada bau-bau. Bahkan kalaudikelola dengan baik justru mengun-tungkan,” bupati menambahkan.Bupati memahami sikap antipati masya-rakat terhadap rencana pembangunanTPST Bojong Menteng di KecamatanTunjung Teja. Menurutnya, masyarakathanya belum paham dengan konseppembangunan TPST yang digagaspemerintah. “Di Lombok itu orang yangdeket dengan tempat sampah tidak ter-ganggu. Masyarakat belum mengertisaja. Pembangunan TPST itu sudahdikaji betul oleh pemerintah pusat danPemprov Banten. Masyarakat yang per-nah diajak studi banding ke Lombok  juga mengiyakan,” katanya.Bupati dalam kesempatan tersebutmenyayangkan sikap Ketua DPRD Ka-bupaten Serang Fahmi Hakim yangmenyetujui revisi Perda Rencana TataRuang dan Wilayah Kabupaten Serangsaat masyarakat Bojong Menteng mela-kukan unjuk rasa Mei lalu. “Pas ngob-rol dengan saya baru kemudian ketuaDPRD mengerti,” katanya.Sekda Pemkab Serang Lalu Atharus-salam Rais mengatakan bahwa mestiada komunikasi efektif antara pemerin-tah dengan masyarakat mengenai ren-cana pembangunan TPST agar tidak terjadi kesalahpahaman. Pemkab Se-rang, kata Lalu, akan terus mengupa-yakan hal tersebut. “Yang dikhawa-tirkan masyarakat bahwa TPST ituakan seperti yang di Cilowong. Padahaltidak. TPST akan menggunakan
sus-tainable sanitary landfill
, bukan
opendumping
,” kata Sekda, kemarin.Sekda juga mengatakan bahwa pihak-nya akan berkomunikasi dengan Pem-prov Banten agar menengahi kesalah-pahaman mengenai TPST dengan Ka-bupaten Lebak. “Bila perlu pemaparanmengenai TPST itu pakai animasi danfilm,” katanya.
(fikri)
DONI KURNIAWAN/BANTEN RAYAH NAWAWI/HUMAS PEMKAB SERANG

Activity (11)

You've already reviewed this. Edit your review.
1 hundred reads
1 thousand reads
Nur Aeni liked this
Jarkoni Roni liked this
Jarkoni Roni liked this
Jarkoni Roni liked this
Jarkoni Roni liked this
Ahmad Anan liked this

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->