Welcome to Scribd. Sign in or start your free trial to enjoy unlimited e-books, audiobooks & documents.Find out more
Download
Standard view
Full view
of .
Look up keyword
Like this
7Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Ukkie - Modul 9 Lbm 2

Ukkie - Modul 9 Lbm 2

Ratings: (0)|Views: 166|Likes:

More info:

Published by: Lutfi Aulia Supriyadi on Jun 28, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

08/02/2013

pdf

text

original

 
LEARNING ISSUE MODUL 9 MUSCULOSCELETAL
 –
UKKIE 012116437
STEP 1Hipestesi : Penurunan kepekaan secara abnormal terhadap rangsangan, biasanya berupa rabaanatau sentuhan.Refleks patologis : Suatu aksi yang aktif dan spontan yang ditimbulkan karena stimulus yangabnormal.Gerakan spontan motorik, sebagai jawaban dari rangsangan adekuat secara abnormal.STEP 21.
 
Kenapa bisa terjadi hipestesi2.
 
Mengapa didapatkan refleks patologis negatif dan apa saja refleks patologis itu?3.
 
Kenapa bisa lemah pada kedua tungkai?4.
 
Kenapa pada px motorik ada kekuatan otot tetapi refleks fisiologisnya menurun?5.
 
Macam kelemahan otot dan patofisiologi masing-masing6.
 
Apa diagnosis dari kelainan ini?7.
 
Etiologi dari kelainan ini?8.
 
Kenapa bisa menjalar ke kedua lengannya9.
 
Kenapa tidak terjadi demam dan tidak ada gangguan pada Bab dan bakSTEP 31.
 
Kenapa bisa terjadi hipestesiHipestesi sensorik: tidak merasakan apa2
motorik tidak adaHipestesi motorik : bisa merasakan tapi ga bisa bereaksiKerusakan pada saraf, trauma mekanis, autoimun.2.
 
Mengapa didapatkan refleks patologis negatif dan apa saja refleks patologis itu?Refleks patologis=refleks yang tidak biasa-
 
Reflek hofman = jari tengah ekstensi
digores
ga bisa bereaksi-
 
Reflek jaw = keusakan kortikospinalis-
 
Reflek regresi = kerusakan traktus bilateral-
 
Reflek glabela = mata tidak menutup-
 
Reflek snout-
 
Reflek grasp-
 
Reflek palmomental-
 
Reflek rosolimo-
 
Reflek mendel bechterew3.
 
Kenapa bisa lemah pada kedua tungkai?Berkaitan dengan neuromuskular disease, kerusakan pada bagian otot dan organ pengontrolnya(saraf). Ada beberapa penyebab : - peredaran darah terganggu, gangguan imunologi, kegagalanisolasi listrik di saraf mielin, keturunan, ada kerusakan akibat konsumsiobat, makanan (bahankimia)
merusak ssaraf.
 
LEARNING ISSUE MODUL 9 MUSCULOSCELETAL
 –
UKKIE 012116437
4.
 
Kenapa pada px motorik ada kekuatan otot tetapi refleks fisiologisnya menurun?Karena neuromuskular junction mengalami kerusakan ,impuls ada, kontraksi ada, tapi untukmenyampaikan ke radiks anterior, jadi refleknya menurun.5.
 
Macam kelemahan otot(fisiologis dan patologis) dan patofisiologi masing-masingFisiologis-
 
Central fatigue = tidak ada impuls yang cukup untuk kontraksi ototnya-
 
Muscle fatigue = tidak mampu menjawab rangsang krn akumulasi asam laktat-
 
Neuromuskular fatigue = motor neuron tidak mampu menghasilkan neurotransmiter yangcukupPatologis (dengan penjelasan)-
 
Miastenia gravis : kelemahan otot mata, wajah-
 
Amiotropik lateral sklerosis-
 
Parkinson-
 
Multiple sklerosis-
 
Distrofi otot-
 
Poliomielitis-
 
Sindrom Guillan Barre6.
 
Apa diagnosis dari kelainan ini?Di skenario: tidak di dahului demam, tidak ada gangguan BAB dan BAK, SGB
didahului infeksiSGB
tidak di dahului demam, yang khas refleks fisiologisnya turun, dari ekstremitas bawah
 baru ke atas.Miastenia gravis=tidak ada pencetus seperti pada SGB7.
 
Etiologi dari kelainan ini?Infeksi virus, pasca operasi
autoimun.8.
 
Kenapa bisa menjalar ke kedua lengannya9.
 
Kenapa tidak terjadi demam dan tidak ada gangguan pada Bab dan bak10.
 
Pemeriksaan dan penatalaksanaan kelainan diatasMiastenia gravisPx= tes antiasetilkolinterase, foto thorax (pernapasan), CT scan (apakah timus mengalamikelainan)Penatalaksanaan= pengobatan dari saraf, otot, fisioterapi.-
 
Injeksi dan oral=mestinon (bergantung pada obat ini)-
 
Glukokortikoid (prednison)SGBPx: EMG = elektromiogram (untuk menentukan kelainan pada otot)Penatalaksanaan= glukokortikoid, imunosupresan (imunoglobulin 4)11.
 
Perbedaan gangguan pada LMN dan UMNLMN
kelemahan, UMN
kelumpuhanSTEP 4
 
LEARNING ISSUE MODUL 9 MUSCULOSCELETAL
 –
UKKIE 012116437
STEP 5STEP 6STEP 7NeuromuscularOtot saraf LMNUMNFisiologis patologisreflekSGBInfeksiKelemahanototMGdiseaseAutoimunGejala klinisPx dan

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->