Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more ➡
Download
Standard view
Full view
of .
Add note
Save to My Library
Sync to mobile
Look up keyword
Like this
2Activity
×
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Konstitusi Negara Indonesia

Konstitusi Negara Indonesia

Ratings: (0)|Views: 258|Likes:
Published by tasbagus72

More info:

Published by: tasbagus72 on Jun 29, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, DOCX, TXT or read online from Scribd
See More
See less

11/26/2012

pdf

text

original

 
Konstitusi Negara Indonesia
Kata
konstitusi
secara etimologi berasal dari bahasa latin constitutio, bahasa Inggris constitution,bahasa Prancis constituer, bahasa Belanda constitutie, bahasa Jerman konstitution,yang artinyamembentuk.Yang dimaksud membentuk disini yaitu membentuk,menata,dan menyusun suatunegara.Istilah konstitusi juga sudah dikenal sejak zaman Purba.yaitu diartikan secara materiil,tidak secaratertulis.
Pada waktu itu Aristoteles membedakan istilah „ Politea „ dan „ Nomoi „
 Politea diartikan sebagai konstitusi, sedangkan Nomoi diartikan sebagai Undang
 –
undangbiasa.Keduanya berbeda,Politea mengandung kekuasaan yang lebih tinggi yaitu kekuasaanmembentuk, sedangkan Nomoi hanya merupakan materi yang harus dibentuk.Dalam pengertian ketatanegaraan istilah konstitusi mengandung arti undang-undang dasar, hukumdasar atau susunan badan.Suatu konstitusi menggambarkan seluruh sistem ketatanegaraan suatu negara, yaitu berupakumpulan peraturan yang membentuk, mengatur, atau memerintah negara. Peraturan-peraturantersebut ada yang berbentuk tertulis sebagai keputusan yang berwewenang dan ada pula yangbersumber dari peraturan yang tidak tertulis seperti ; norma, kebiasaan,adat istiadat,dan konvensi.
Istilah konstitusi mempunyai 2 ( dua ) pengertian yaitu :
 1. Konstitusi dalam arti luas :adalah keseluruhan dari ketentuan
 –
ketentuan dasar atau disebut juga hukum dasar,baik hukumdasar tertulis maupun hukum dasar tidak tertulis.2. Konstitusi dalam arti sempit :Adalah hukum dasar tertulis yaitu undang-undang dasar. Di Indonesia disebut juga dengan UUD1945.Di negara-negara yang mendasarkan dirinya atas demokrasi konstitusional, UUD mempunyai fungsikhas, yaitu membatasi kekuasaan pemerintah , sehingga penyelenggaraan kekuasaan tidak bersifatsemena-mena.
Tujuan Konstitusi
 Banyaknya negarawan yang memberikan pandangan mengenai tujuan dibentuknyakonstitusi,diantaranya adalah1. C.F. StrongTujuan konstitusi adalah untuk membatasi kesewenang-wenangan tindakan pemerintah untukmenjamin hak-hak yang diperintah dan merumuskan pelaksanaan kekuasaan yang berdaulat.2. Karl LoewensteinKonstitusi adalah sarana dasar untuk mengawasi proses kekuasaan. Oleh karena itu Setiap konstitusimempunyai dua tujuan yaitu :1. untuk memberikan pembatasan dan pengawasan terhadap kekuasaan politik2. untuk membebaskan kekuasaan dari kontrol mutlak penguasa,dan menetapkan bagi penguasatersebut batas-batas kekuasaan mereka, sehingga tidak terdapat kekuasaan yang semena
 –
menaatau kekuasaan Absolutisme.3. Bagir Manan
 
Konstitusi bertujuan untuk mengatur organisasi negara dan susunan pemerintahan. Sehinggadimana ada organisasi negara dan kebutuhan menyusun suatu pemerintahan negara, maka akandiperlukan konstitusi.Konstitusi mempunyai posisi yang sangat penting dalam kehidupan ketatanegaraan suatu negarakarena konstitusi menjadi barometer(ukuran) bagi kehidupan berbangsa dan bernegara, jugamerupakan ide-ide dasar yang digariskan penguasa negara untuk mengemudikan suatu negara.Konstitusi menggambarkan struktur negara dan sistem kerja yang ada diantara lembaga-lembaganegara. Konstitusi menjelaskan kekuasaan dan kewajiban pemerintah sekaligus membatasikekuasaan pemerintah agar tidak sewenang-wenang dalam bertindak.
Keterkaitan Dasar Negara dan Konstitusi
 Dasar negara merupakan asas atau landasan pokok yang dijadikan tata nilai dasar untuk mengaturpenyelenggaraan pemerintahan sebuah negara. Dengan dasar negara suatu pemerintahan negaramenjadi terarah dan teratur,sehingga tujuan nasional dapat tercapai dengan baik.Dasar negara memuat norma-norma dasar yang bersifat ideal, sedangkan konstitusi berusahamenjabarkan nilai-nilai ideal tersebut kedalam nilai-nilai instrumental. Pada Negara KesatuanRepublik Indonesia keterkaitan dasar negara dengan konstitusi terlihat jelas pada rumusanPembukaan UUD Negara RI tahun 1945. Pancasila menjadi dasar filsafat negara. Yaitu Pancasilamenjadi sumber bagi pembentukan konstitusi. Dasar negara menempati kedudukan sebagai normahukum tertinggi negara. Dan sebagai norma tertinggi, dasar negara menjadi sumber bagipembentukan norma-norma hukum dibawahnya. Dengan demikian maka hubungan dasar negaradan konstitusi adalah :
• konstitusi adalah salah satu norma hukum dibawah dasar negara
 
• konstitusi bersumber dari dasar negara atau dasar negara menjadi sumber bagi penyusunan
konstitusi
Isi dan tujuan konstitusi tidak boleh bertentangan dengan dasar negara
Substansi Konstitusi Negara
 Konstitusi merupakan aturan dasar atau aturan pokok negara. Sebagai aturan pokoknegara,konstitusi negara berisi aturan
 –
aturan mendasar dan mengatur hal-hal penting dalampenyelenggaraan bernegara.Aturan dasar tersebut merupakan implementasi atau penuangan darinorma-norma yang tercantum dalam dasar negara.Konstitusi negara kita adalah Undang-undang Dasar 1945.Undang-Undang Dasar mempunyai fungsi yang khusus dan merupakan perwujudan atau manifestasidari hukum yang tertinggi yang harus ditaati, bukan hanya oleh rakyat,tetapi oleh pemerintah sertapenguasa sekalipun.Substansi konstitusi negara dapat kita lihat pada isi Undang-Undang Dasar 1945. Undang-UndangDasar 1945 hanya memuat aturan-aturan pokok,atau garis-garis besar tentang penyelenggaraanNegara,sedangkan aturan yang menjelaskannya diserahkan pada Undang-undang yang lebih mudahmembuat,mengubah,dan mencabutnya.
Unsur
 –
unsur konstitusi negara
 Dengan memperhatikan sifat dan fungsi konstitusi,atau Undang-Undang Dasar, menurut MiriamBudiardjo , maka setiap Undang-Undang Dasar memuat ketentuan-ketentuan sebagai berikut :
 
1. Organisasi negara, misalnya pembagian kekuasaan antara badan Eksekutif, Legislatif, dan Yudikatif 2. Hak-hak asasi manusia.3. Prosedur mengubah Undang-Undang Dasar4. Ada kalanya memuat larangan untuk mengubah sifat-sifat tertentu dari Undang-Undang Dasar.Hal ini untuk menghindari hal-hal yang tak dikehendaki.Misalnya Undang-undang dasar jerman melarang untuk mengubah sifat federalisme , sebab bilamenjadi Unitarisme dikhawatirkan dapat mengembalikan munculnya seorang Hitler.1. Memuat cita-cita rakyat dan asas-asas ideologi negara.Misalnya :
• Pembukaan UUD Negara RI tahun 19
45 menyatakan :Bahwa sesungguhnya kemerdekaan itu ialah hak segala bangsa dan oleh sebab itu maka penjajahandiatas dunia harus dihapuskan karena tidak sesuai dengan perikemanusiaan dan perikeadilan.Dan perjuangan pergerakan kemerdekaan Indonesia telah sampailah pada saat yang berbahagiadengan selamat sentosa mengantarkan rakyat Indonesia kedepan pintu gerbang kemerdekaanIndonesia yang merdeka,bersatu berdaulat adil dan makmur2. Klasifikasi Konstitusi di IndonesiaUndang-Undang Dasar 1945 sebagai konstitusi negara Republik Indonesia berisi atau memuat jugahal-hal yang disebutkan diatas.Hal-hal yang dimuat dalam Undang-Undang Dasar 1945,antara lain sebagai berikut :1. Hal-hal yang bersifat umum, misalnya tentang kekuasaan dalam negara dan identitas-identitasnegara2. Hal yang menyangkut lembaga-lembaga negara,hubungan antar lembaganegara,fungsi,tugas,hak,dan kewenangannya.3. Hal yang menyangkut hubungan antara negara dengan warga negar,yaitu hak dan kewajibannegara terhadap warganya,atau hak dan kewajiban warga negara terhadap negaranya4. Konsepsi atau cita-cita negara dalam berbagai bidang, misalnyapendidikan,kesejahtraan,ekonomi,sosial, dan pertahanan.5. Hal mengenai perubahan Undang-Undang Dasar.6. Ketentuan-ketentuan peralihan atau ketentuan transisi.Menurut Undang-Undang No 10 Tahun 2004 tentang pembentukan PeraturanPerundang-undanganmenyatakan bahwa materi muatan UUD Negara Kesatuan RI Tahun 1945 meliputi :1. hak asasi manusia2. hak dan kewajiban warga Negara3. pelaksanaan dan penegakan kedaulatan Negara serta pembagian kekuasaan Negara4. wilayah Negara dan pembagian daerah5. kewarganegaraan dan kependudukan6. keuangan Negara7. bahasa Negara ( identitas Negara )8. bendera Negara ( identitas Negara )9. lambang Negara ( identitas Negara )10.Semboyan Negara ( identitas Negara )11.Lagu Kebangsaan ( identitas Negara )

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->