Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
3Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Kisah Anak Jenius Indonesia

Kisah Anak Jenius Indonesia

Ratings: (0)|Views: 103 |Likes:
Published by Fauzi Saputra

More info:

Published by: Fauzi Saputra on Jun 29, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

11/09/2012

pdf

text

original

 
Daftar anak anak jenius dunia
ni adalah kumpulan dari manusia jenis dari berbagai negara (maaf Indonesia tidak perwakilan nya gan..)Manusia-manusia berikut ini adalah satu dari seribu kelahiran :1.
Kim Ung-Yong :
Manusia Ber-IQ Tertinggi di Dunia Lahir pada tahun 1962, Anak dari Korea ini dinobatkan sebagai manusia jenius di seluruh dunia. Bayangkan Pada unur 4 tahun, dia sudah bisa membaca huruf Jepang, Korea,Jerman,Inggris. Pada umur 5 tahun ia mampu memacahkan masalah pada soal kalkulus. ia mencatatkan dirinya pada Guinness Book of World Recordsdengan “Highest IQ” 210
2. Gregory Smith
: Mendapatkan Penghargaan Nobel Pada Usia 12 Lahir pada tahun 1990, Gregory Smith mencatatkannamanya pada nobel perdamaian. berkat usahanya dalam mendirikan International Youth Advocates. Perkumpulan Orang mudaseluruh dunia. Ia pernah bertemu langsung dengan Presiden Bush, dan juga Michael Gorbacev lho…
3. Akrit Jaswal
: Dokter Bedah usia 7 tahun Julukan “anak terpandai di dunia” telah melekat pada Akrit Jaswal, seoarang anakdari India. Ia mengejutkan Publik, ketika pada umur 7 tahun melakukan pembedahan pada seorang gadis lokal di tempatnya.gadis itu menderita luka bakar di tangannya, hingga tangannya tidak dapat dibuka, dan jaswalpun melakukan pembedahanhingga jemari gadis itu bisa terbuka seperti sedia kala. Saat ini, ia tercatat sebagai dokter paling muda di dunia, ia diterima diUniversitas pada usia 11 tahun.
4. Cleopatra Stratan
: Bocah Penyanyi Berusia 3 Tahun dengan Gaji 1000€ per lagu Lahir Pada 6 Oktober 2002 di Chisinau. iaadalah pencatat sejarah di Industri musik sebagai seorang penyanyi. Dengan albumnya tahun 2006 La vârsta de trei ani (”padausia 3″). Dia mencatat record seorang artis cilik yang tampil diatas panggung dengan ribuan penggemarnya. Dia juga menerimapenghargaan MTV Award dalam Artis termuda yang mencetak #1 Hit
5. Aelita Andre
: Pelukis di usia 2 tahun Anak kelahiran Australia ini, baru berumur dua tahun sudah menunjukkan kualitasnyasebagai jenius, ia memiliki sebuah gedung pertunjukkan untuk karya-karya abstraknya. Pada mulanya Mark Jamieson, direktur dari Brunswick Street Gallery di Melbourne’s Fitzroy. Tretarik melihat sebuah poto lukisan dari Aelita Andre. dan diamenginginkannya bergabung dalam grupnya karena bakat lukisannya itu. Ketika undangan telah dibuat, ia baru saja menyadaribahwa Aelita adalah anak yang masih berumur 22 bulan. Namun ia tetap melanjutkan pertunjukannya itu
6. Saul Aaron Kripke
: Mengajar Havard saat Masih Duduk di Bangku SMA Lahir di New York dan tumbuh dewasa di Omaha di1940. Jenius satu ini, saat kelas empat ia menguasai aljabar, saat akhir SD ia sudah bisa geometri, kalkulus dan filsafat. SaatSMU ia memperoleh surat dari Harvard agar melamar sebagai dosen, namun ibunya menyuruhnya untuk menamatkansekolahnya dahulu. Kripke dihadiahi Schock Prize, Nobel Filosofi. Sekarang, ia dinobatkan sebagai ahli filsafat terbesar dalamsejarah
7. Michael Kevin Kean
: Lulus kuliah pada umur 10 tahun Kaerny, lahir tahun 1984, ia menyelesaikan kuliah pada umur 10tahun. dan tercatat sebagai sarjana termuda. ia mengajar universitas pada usia 17 tahun. Namanya semakin mencuat kala diamemenangkan sebuah kuis online. Pada 2006, dia mencapai final di tanda burnett/aol perebutanGold Rush, permainanmenguji/teka-teki, dan menjadi pemenang pertama 1 juta di permainan kenyataan online
8. Fabiano Luigi Caruana
: Grandmaster pada usia 14 Seorang anak berwarga negara America dan Italia ini sungguh jenius.Pada tahun 2007 ia memperoleh Grandmasternya, 11 bulan, 20 hari. sejarah telah mencatat namanya dalam Grandmaster termuda. Dan baru-baru ini pada bulan April 2009, ia memperoleh Elo rating 2649, dalam usianya yang dibawah 18 tahun,membuatnya sebagai pemeroleh ranking terbanyak, dan menakjubkan, hal itu dilakukannya sebelum usianya genap 18 tahun
9. Willie Mosconi
: Pemain Bilyard Professional pada usia 6thn. Mendapat julukan “Tuan Pocket Billiards”. Dia berasal dariPhiladelphia, Pennsylvania. Ayahnya seorang pemilik tempat Billyard, namun ayahnya tidak mengizinkannyamain, ia seringberimprovisasi dengan gagang sapu milik ibunya. Ayahnya melihat bakat anaknya, ia sering mengalahkan orang-orang yang lebihtua darinya. Antara tahun 1941 dan 1957, dia memenagkan BCA World Championship selama 15 kali tanpa pernah kalahsekalipun. ia memebuat berbagai macam trik, membuat banyak rekor, dan membuat billyard menjadi olahraga yang terkenal
10. Elaina Smith
: Penyiar Usia 7 tahun Dalam usianya yang 7 tahun Elaina telah menjadi penyiar radio dengan pendengar yangmelebihi umurnya. Elaina banyak memberikan solusi tentang percintaan kepada para pendengarnya. Bagaimana caranyamemutuskan pacar, Bagaimana caranya untuk membina hubungan yang harmonis. benar-benar Jenius..!!!!!
 
Kisah Sukses : Maria Audrey Lukito
Rata-rata remaja seusianya masih duduk di bangku SMP akhir atau SMA awal. Namun, Maria Audrey Lukito, sudahmeraih gelar sarjana Strata 1. Inipun bukan sembarangan gelar, karena gelar sarjana Fisika ini dia peroleh dari sebuah perguruan tinggi di Amerika: The College of William and May di Virginia dengan predikat Suma cum laude, Maret 2005. Setelah meraih gelar itu, Audreymemilih kembali ke Indonesia, di rumah orang tuanya, pasangan Ir. Budi Lukito - Ir. Natali Angela di Surabaya. Setelah tiga tahun di Amerika, Audrey mengaku kangen dengan orang tuanya. Maklum, Audrey adalah anak tunggal. Audrey yang lahir di Surabaya 1 mei 1988 sesungguhnya adalah manusia komplit ciptaan Tuhan yang pernah ada di muka bumi ini.Selain jenius dengan kecerdasan merata untuk berbagai bidang akademis, dia juga punya vokal bagus dan sangat piawai dalammemainkan alat musik piano. Audrey juga gemar melukis. Dan bisa jadi, dialah remaja Indonesia pertama yang diundang berpidato olehSenat Kongres Amerika dalam forum Global Young Leader Conference. Namun, di atas segala kelebihan itu, Audrey ternyata tidak pernahmelupakan kecerdasan rohaninya. Berbekal kecintaannya kepada Tuhan yang diajarkan orang tunya sejak kecil, dan peguasaannya padasekurangnya enam bahasa asing: Inggris, Perancis, Jerman, Rusia, Mandarin, dan Ibrani, Audrey dengan dengan bebas mengeksplorasikarya-karya besar dari para penulis Alkitab, memahaminya dan kemudian membagikannya kepada orang lain. Karena itu, jangan heran jika si jenius cantik ini ditemukan sedang mengajar orang dewasa tentang dasar-dasar iman kristen di gereja dekat rumahnya. "Tuhantelah memberikan semuanya kepada saya, maka saya juga ingin mengembalikan rasa syukur dengan membagikannya itu untuk sesamasaya," kata Audrey yang menulis buku berjudul "Alkitab Itu Isinya Apa. Sih?". Audrey memang telah berubah menjadi sosok selebriti yang banyak di kejar pers dalam dan luar negri. Segala pujian mengalir kepadanya.Majalah Tempo, misalnya, menulis judul besar tentang "Audrey: si jenius yang Religius". Metro TV juga mengangkat sosok Audrey dalamrubrik khusus, "Permata bangsaku" yang menampilkan deretan prestasi Audrey. Luar biasa!Sejak balita, Audrey memang telah menampakan kemampuannya yang di luar batas manusia biasa. Ibunya mengisahkan, dia mulaicuriga pada anaknya pada saat mulai bisa bicara sekitar satu tahun. "Rasa ingin tahunya sangat besar, hingga kita sendiri kewalahanuntuk menjawab setiap pertanyaannya. Segala sesuatu akan dia tanyakan sampai tuntas," kata Angela ibu Audrey. Pada usia dua tahun Audrey sudah lancar membaca. Namun kedua orang tuanya memutuskan untuk tidak mengistimewakan putri tunggal mereka itu. Karenaitu, dia pun diperlakukan seperti anak normal lainnya. Masuk playgroup 5 tahun, lalu TK dan SD pada usia 7 tahun. Namun, di SD paraguru kewalahan dengan kemampuan otak Audrey yang jauh di atas rata-rata kemampuan anak seusianya. Betapa tidak, Audrey tampakhanya mengeluarkan sepersekian kemampunannya untuk terus menjadi ranking satu di kelas. Bahkan dia masih punya banyak waktuuntuk membaca buku-buku berat karangan Tolstoy, Machiavelli, Montesquieu, dan sejumlah karya besar orang-orang terkemuka di dunia.Karena itu, Audrey hanya lima tahun di SD, kemudian setahun di SMP, dan dua tahun di SMA Dian Harapan, Lippo Karawaci, Tangerangdi bawah asuhan pakar fisika DR. Yohanes Surya. Setelah itu, dalam usia yang masih sangat muda, orang tua Audrey mencari sekolahyang cocok untuk anaknya. Dan lewat internet, mereka menemukan perguruan tinggi di Amerika yang kemudian di lalap Audrey hanyadalam waktu tiga tahun untuk menggapai gelar sarjana dengan nilai A untuk semua mata kuliah.Kembali ke Indonesia, beberapa perusahaan konon memperebutkan Audrey. Dan Audrey memilih sebuah Bank sebagai tempatnyaberkarir untuk pertama kalinya -yang semula ditentang oleh ibunya. Dalam usianya yang relatif muda, bekerja sampai jam tiga sore adalahtantangan tersendiri dan cukup berat bagi Audrey. Dan karena bekerja itu, waktunya untuk membaca, main piano yang menjadikegemarannya dan belajar tentang berbagai hal, banyak tersita karena karir barunya itu. Akhirnya setelah beberap bulan bekerja Audreypun memutuskan mundur, karena dia memang sedang mempersiapkan kuliah masternnya di Amerika.Hal paling mengesankan dari seorang Audrey, tentu saja adalah kelebihannya sebagai manusia jenius. Namun lebih dari semua itudengan segala kelebihan dan puja-puji yang dialamatkan kedirinya, Audrey tidak pernah merasa sombong dan selalu mengatakan bahwasemua prestasinya adalah karunia dari Tuhan yang dengan serius diolahnya lewat belajar dan bekerja keras tanpa henti. Dan ketikaditanya apa yang diangankan pada masa depan, Audrey dengan mantap mengatakan, dia ingin jadi manusia yang bisa memberikankontribusi bagi bangsa dan negaranya, untuk perdamaian manusia, seperti apa yang dinginkan Tuhan. Inilah sebuah inspirasi ideal untukkaum muda.
 
Kisah Sukses : Nelson Tansu
Banyak orang di berbagai penjuru dunia yang berusaha menggapai mimpi Amerika. Salah seorang yang berhasil merengkuhnya adalahwarga negaraIndonesia. Dia bernama Nelson Tansu. Di AS, dia termasuk ilmuwan mulai naik daun dengan tiga hak paten di tangannya.RAMADHAN POHAN, Washington DCNAMA lengkapnya adalah Prof Nelson Tansu PhD. Setahun lalu, ketika baru berusia 25 tahun, dia diangkat menjadi profesor di LehighUniversity, Bethlehem, Pennsylvania 18015, USA. Usia yang tergolong sangat belia dengan statusnya tersebut.Kini, ketika usianya menginjak 26 tahun, Nelson tercatat sebagai professor termuda di universitas bergengsi wilayah East Coast, NegeriPaman Sam, itu.Sebagai dosen muda, para mahasiswa dan bimbingannya justru rata-rata sudah berumur. Sebab, dia mengajar tingkat master (S-2),doktor (S-3), bahkan post doctoral.Prestasi dan reputasi Nelson cukup berkibar di kalangan akademisi AS. Puluhan hasil risetnya dipublikasikan di jurnal-jurnal internasional.Dia sering diundang menjadi pembicara utama dan penceramah di berbagai seminar. Paling sering terutama menjadi pembicara dalampertemuan-pertemuan intelektual, konferensi, dan seminar di Washington DC. Selain itu, dia sering datang ke berbagai kota lain di AS.Bahkan, dia sering pergi ke mancanegara seperti Kanada, sejumlah negara di Eropa, dan Asia.Yang mengagumkan, sudah ada tiga penemuan ilmiahnya yang dipatenkandi AS, yakni bidang semiconductor nanostructure optoelectronics devices dan high power semiconductor lasers. Di tengah kesibukannyamelakukan riset-riset lainnya, dua buku Nelson sedang dalam proses penerbitan. Bukan main!!Kedua buku tersebut merupakan buku teks (buku wajib pegangan, Red) bagi mahasiswa S-1 di Negeri Paman Sam.Karena itu, Indonesia layak bangga atas prestasi anak bangsa di negeri rantau tersebut. Lajang kelahiran Medan, 20 Oktober 1977, itusampai sekarang masih memegang paspor hijau berlambang garuda. Kendati belum satu dekade di AS, prestasinya sudah segudang. Kemana pun dirinya pergi, setiap ditanya orang, Nelson selalu mengenalkan diri sebagai orang Indonesia. Sikap Nelson itu sangatmembanggakan di tengah banyak tokoh kita yang malu mengakui Indonesia sebagai tanah kelahirannya."Saya sangat cinta tanah kelahiran saya. Dan, saya selalu ingin melakukan yang terbaik untuk Indonesia," katanya, serius.Di Negeri Paman Sam, kecintaan Nelson terhadap negerinya yang dicap sebagai terkorup di Asia tersebut dikonkretkan denganmemperlihatkan ketekunan serta prestasi kerjanya sebagai anak bangsa. Saat berbicara soal Indonesia, mimic pemuda itu terlihatsungguh-sungguh dan jauh dari basa-basi."Bangsa Indonesia adalah bangsa yang besar dan merupakan bangsa yangmampu bersaing dengan bangsa-bangsa besar lainnya. Tentu saja jika bangsa kita terus bekerja keras," kata Nelson menjawab koran ini.Dia adalah anak kedua di antara tiga bersaudara buah pasangan Iskandar Tansu dan Lily Auw yang berdomisili di Medan, SumateraUtara. Kedua orang tua Nelson adalah pebisnis percetakan di Medan. Mereka adalah lulusan universitas di Jerman. Abang Nelson, TonyTansu, adalah master dari Ohio, AS. Begitu juga adiknya, Inge Tansu, adalah lulusan Ohio State University (OSU). Tampak jelas bahwaNelson memang berasal dari lingkungan keluarga berpendidikan.Posisi resmi Nelson di Lehigh University adalah assistant professor di bidang electrical and computer engineering. "Walaupun saya adalahprofesor di jurusan electrical and computer engineering, riset saya sebenarnya lebih condong ke arah fisika terapan dan quantumElectronics," jelasnya.Sebagai cendekiawan muda, dia menjalani kehidupannya dengan tiada hari tanpa membaca, menulis, serta melakukan riset. Tentunya,dia juga menyiapkan materi serta bahan kuliah bagi para mahasiswanya. Kesibukannya tersebut, jika meminjam istilah di Amerika,bertumpu pada tiga hal. Yakni, learning, teaching, and researching. Boleh jadi, tak ada waktu sedikit pun yang dilalui Nelson dengansantai. Di sana, 24 jam sehari dilaluinya dengan segala aktivitas ilmiah. Waktu yang tersisa tak lebih dari istirahat tidur 4-5 jam per hari. Anak muda itu memang enak diajak mengobrol. Idealismenya berkobar-kobar dan penuh semangat. Layaknya profesor Amerika, sosokNelson sangat bersahaja dan bahkan suka merendah. Busana kesehariannya juga tak aneh-aneh, yakni mengenakan kemeja berkerahdan pantalon.Sekilas, dia terkesan pendiam. Pengetahuan dan bobotnya sering tersembunyi di balik penampilannya yang seperti tak suka bicara. Tapi,ketika dia mengajar atau berbicara di konferensi para intelektual, jati diri akademisi Nelson tampak. Lingkungan akademisi, riset, dankampus memang menjadi dunianya. Dia selalu peduli pada kepentingan serta dahaga pengetahuan para mahasiswanya di kampus. Ada yang menarik di sini. Karena tampangnya yang sangat belia, tak sedikit insan kampus yang menganggapnya sebagai mahasiswa S-1atau program master. Dia dikira sebagai mahasiswa umumnya. Namun, bagi yang mengenalnya, terutama kalangan universitas atau jurusannya mengajar, begitu bertemu dirinya, mereka selalu menyapanya hormat: Prof Tansu."Di semester Fall 2003, saya mengajar kelas untuk tingkat PhD tentang physics and applications of photonics crystals. Di semester Spring2004, sekarang, saya mengajar kelas untuk mahasiswa senior dan master tentang semiconductor device physics. Begitulah," ungkapNelson menjawab soal kegiatan mengajarnya. September hingga Desember atau semester Fall 2004, jadwal mengajar Nelson sudahmenanti lagi. Selama semester itu, dia akan mengajar kelas untuk tingkat PhD tentang applied quantum mechanics for semiconductor nanotechnology."Selain mengajar kelas-kelas di universitas, saya membimbing beberapa mahasiswa PhD dan post-doctoral research fellow di LehighUniversity ini," jelasnya saat ditanya mengenai kesibukan lainnya di kampus.Nelson termasuk individu yang sukses menggapai mimpi Amerika (American dream). Banyak imigran dan perantau yang mengadu nasibdi negeri itu dengan segala persaingannya yang superketat. Di Negeri Paman Sam tersebut,ada cerita sukses seperti aktor yang kinimenjadi Gubernur California Arnold Schwarzenegger yang sebenarnya adalah imigran asal Austria. Kemudian, dalam Kabinet GeorgeWalker Bush sekarang juga ada imigrannya, yakni Menteri Tenaga Kerja Elaine L. Chao. Imigran asal Taipei tersebut merupakan wanitapertama Asian-American yang menjadi menteri selama sejarah AS.Negara Superpower tersebut juga sangat baik menempa bakat serta intelektual Nelson. Lulusan SMA Sutomo 1 Medan itu tiba di AS padaJuli 1995. Di sana, dia menamatkan seluruh pendidikannya mulai S-1 hingga S-3 di University of Wisconsin di Madison. Nelsonmenyelesaikan pendidikan S-1 di bidang applied mathematics, electrical engineering, and physics. Sedangkan untuk PhD, dia mengambilbidang electrical engineering.Dari seluruh perjalanan hidup dan karirnya, Nelson mengaku bahwa semua suksesnya itu tak lepas dari dukungan keluarganya. Saatditanya mengenai siapa yang paling berpengaruh, dia cepat menyebut kedua orang tuanya dan kakeknya. "Mereka menanamkanmengenai pentingnya pendidikan sejak saya masih kecil sekali," ujarnya. Ada kisah menarik di situ. Ketika masih sekolah dasar, kedua orang tuanya sering membanding-bandingkan Nelson dengan beberapasepupunya yang sudah doktor. Perbandingan tersebut sebenarnya kurang pas. Sebab, para sepupu Nelson itu jauh di atas usianya. Ada

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->