Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
8Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Resume Buku Menuju Jamaatul Muslimin

Resume Buku Menuju Jamaatul Muslimin

Ratings: (0)|Views: 686 |Likes:
Published by emangat
Buku tentang mewujudkan dan jalan menuju jama'atul muslimin dengan satu khilafah dan sistem daulah yang menyeluruh seluruh alam
Buku tentang mewujudkan dan jalan menuju jama'atul muslimin dengan satu khilafah dan sistem daulah yang menyeluruh seluruh alam

More info:

Published by: emangat on Jun 29, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

06/27/2013

pdf

text

original

 
RESUME BUKU MENUJU JAMA’ATUL MUSLIMIN
 
PENDAHULUAN
Jama’ah menurut bahasa diartikan dengan sejumlah besar manusia atau sekelompo manusia yangberhimpun untuk mencapai tujuan yang sama. Sementara jama’ah menurut syari’at Jama’ah adalah jama’atul muslimin.
 
Sehingga Jama’atul Muslimin adalah masyarakat umum dari penganut islam yang
apabila bersepakat atas suatu perkara, dan menyepakati untuk memilih seorang amir. Misalnya adalahmasyarakat memilih para wakilnya di majlis syura untuk memutuskan suatu perkara, kemudianmasyarakat tersebut memilih seorang Amir dalam majlis syura tersebut.
Jama’atul muslimin merupakan ikatan yang kokoh yang apabila dia hancur, maka akan hancur pula
ikatan-ikatan islam lainnya, pasif hokum-
hukumnya, hilang syar’I syar’iannya. Jama’ah ini adalah jama’ah
yang diperintahkan oleh Al Qur;an dan as Sunnah untuk dijaga, dipelihara kesatuannya, dilindungikeutuhannya dan ducegah dari setiap ancaman dan rongrongan akan merusaknya. Qs: 3: 103
Sesuai dengan pengertian syar’I, jama’atul Muslim
in boleh dikatakan tidak ada lagi saat ini. Karena
yang ada pada saat ini hanyalah jama’ah bagi sebagian kaum muslimin, dan Negara bagi sebagian kaummuslimin bukan jama’ah seluruh kaum muslimin dan bukan Negara seluruh kaum muslimin. Tidakadanya jama’atu
l muslimin saat ini menjadikan kondisi umat memprhatinkan, hokum-hukum islam tidakditegakkan dan sistem-sistem diimpor dari Timur dan barat. Karena itulah pentingnya saat ini umat islam
secara keseluruhan untuk mewujudkan jama’ah ini di dalam umat yang me
nyepakati seorang amir bagimereka sehingga ia menjadi oemerintah dan khilafah islam yang harus memperoleh loyalitas danpembelaan di semua lapisan.
Tidak ada Khalifah tanpa jama’ah dan tidak ada jama’ah tanpa pemerintahan. Karena itu penegakan
pemerintahan merupakan dharurah dan fardhiah untuk meningkatkan kualitas intelektual danoembinaan generasi Muda Muslim.
 
BAGIAN PERTAMA
STRUKTUR ORGANISASI JAMA’ATUL MUSLIMIN
 
1.
 
Umat Islam1.1 Pengertian
Umat menurut bahasa adalah kaum, jama’ah dan golongan
manusia. Dan kesimpulannya
umat adalah setiap jama’ah yang disatukan ole satu hal, satu zaman, satu agama atau satu
tempat, baik faktor pemersatu itu dipaksakan maupun berdasarkan suatu pilihan.1.2 Secara GeografisSecara Geografis, titik tolek pembebasan umat islam adalah dari kawasan Daril Adl (Negarayg dikuasai oleh kekuasaan Negara keadilan, yang menegakkan islam dan melindungi hokum-
hukumnya serta dipimpin oleh seorang khalifah pemegang imamah ‘uzhma ) yaitu Darul islam.
Karena pada hakikatnya setiap bumi yan dipijak adalah merupakan bumi islam, karena itupenguasaan kaum kafir atas sebagiannya merupakan perampasan terhadap kaum musliminyang harus diambil kembali. Karena Bumi yang dipijak ini adalah milik umat islam maka umatislam berkewajiban untuk menegakkan hokum Allah diatasnya, supaya menjadi darul adl.Kemudian beranjak kepada bumi yang ada disekitar kita untuk dimasukkan ke dalam kekuasaandarul adl. Untuk saat ini, batas-batas politis umat islam belum bisa dikataan sebagai darul adl,lantaran pemerintahan yang menguasai negeri-negeri tersebut tidak dapat dikataakan sebagai
pemerintahan Islam.Jika pemeritahan tersebut tdiak diperintahkan dengan syari’at Allah oleh
penguasa islam, serta tidak tunduk kepada satu kekuatan pusat, maka tidak bisa disebut dengandarul adl.Sehingga disimpulkan bahwa titik tolak pertama adalah setiap jengkal bumi yang dihuni
oleh sekelompok manusia dan diperintah dengan syari’at Islam maka disebut dengan darul adl,
kemudian yang kedua adalah, bahwa penduduk darul adl tersebut harus bersatu denganpenduduk yang berada dalam darul adl yang lain untuk membentuk satu Negara Islam. Dan yangketiga adalah bahwa front darul adl yang bersatu tadi, harus bergerak untuk terulmenyampaikan islam kepada orang disekitarnya dan menundukkan mereka dalam hokum islam.Sehingga titik tolak pertama merupakan kewajiban individu, dan yang ke dua dan ketigamerupakan kewajiban seluruh umat islam1.3
 
Akar Sejarah Umat IslamAkar sejarah umat islam adalah manusia pertama di atas bumi yakni nabi Adam a.s.
 
1.4
 
Periode Umat IslamDibagi menjadi 2 periode asasi
Pertama ,
periode sebelum diutusnya Nabi Muhammad SAW. Pada periode inikenabian dan kerasulan ditus tertentu pada kaum tertentu,, dengan ditusnya Nabi danRasul pada kaum tertentu atau Negara tertentu
Kedua,
Dimulai dengan bi’tsah Nabi Muhammad, pada tahun ini dimulai da’wah beralih
dari rangka kerangka kekauman yang terbatas , menjadi kerangka kekauman yangbersifat umum.1.5
 
Pembagian UmatUmat dibagi menjadi dua:
Pertama,
umat yang menyambut dan men
erima da’wah Rasulullah yang masuk islamsecara Kaffah. Golongan ini disebut umat Muhammad SAW yang menerima da’wah.
 
Kedua,
golongan yang tidak mau menyambut dan menerima da’wah Muhammad SAW
dan tidak masuk ke dalam islam secara kaffah. Inilah golongan yan
g harus dida’wahi,
karena sejatinya ia wajib menerima da;wah, sehingga umat islam harusmemasukkannya ke dalam dien Allah1.6
 
Karakteristik Umat Islama.
 
Aqidah yang bersih dari segala bentuk kemusyrikan dan pengakuan terhadapkeesaan Allah dalam Uluhiyah dan Rububiyah, dan nama-nama serta sifat-sifat-Nya.b.
 
Aqidah yang bersifat komperhensif dan menyeluruhc.
 
Manhaj umat Islam bersifat rabbani secara murni karena ia diturunkan dandipelihara oleh Allah.d.
 
Kesempurnaan manhajnya, yang menjadikan umat islam lurus dan kokoh dalammencapai tujuannyae.
 
Prinsip pertengahan dan keadilan dalam setiap persoalan, pertengahan disinidirumuskan oleh Sayid Quthb sebagai berikut, (a) Pertengahan dlam masalahpandangan dan keyakinan, (b) Pertengahan dalam pengorganisasian dankonsolidasi, (c) Pertengahan dalam segi pikiran dan perasaan, (d) Pertengahandalam berbagai hubungan dan keterikatan, (e) Pertengahan dalam zaman, dan (e)Pertengahan dalam kawasan.1.7
 
Unsur Kesatuan Umat Islama.
 
Kesatuan Aqidah

Activity (8)

You've already reviewed this. Edit your review.
1 hundred reads
1 thousand reads
Tgk Lhok Nibong liked this
spramudiawardani liked this
Wahyu Purhantara liked this

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->