Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more ➡
Download
Standard view
Full view
of .
Add note
Save to My Library
Sync to mobile
Look up keyword
Like this
8Activity
×
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
SGB

SGB

Ratings: (0)|Views: 1,038|Likes:
Published by Dewanto Sigit

More info:

Published by: Dewanto Sigit on Jun 30, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, DOC, TXT or read online from Scribd
See More
See less

03/22/2014

pdf

text

original

 
Sindrom Guillain Barre (SGB)
from:
,
9 editionPENDAHULUAN
Sindrom Guillain Barre (SGB) merupakan penyebab paling sering dari paralisisgeneralisata akut atau subakut.
 
SGB p
ertama kali dilaporkan pada tahun 1916 oleh Guillain,Barre dan Strohl. SGB mempunyai karakteristik kelemahan anggota gerak simetris, progresif,ascendens, akut/subakut dengan parestesi distal dan refleks tendo yang menurun ataumenghilang pada pasien yang sebelumnya sehat. Pada pemeriksaan LCS didapatkan disosiasisitoalbumin. Secara mikroskopis terjadi demielinisasi dan infiltrasi mononuklear pada radiksdan rami saraf tepi.
 
Saat in SGB merupakan sebab terbanyak dari kasus paralisis akut di negara-negara barat, setelah eradikasi polio melalui program-program vaksinasi. Dalam bentuk klasik, SGBmerupakan poliradikuloneuropati demyelinisasi karena proses inflamasi. Kriteria diagnostik klinis yang telah ada mendeskripsikan penyakit SGB secara khas / tipikal (Tabel 3), tapi banyak kasus menyimpang dari definisi tersebut dan bukti elektrofisiologis neuropati demyelinisasiakut merupakan gambaran penting untuk kepastian diganosis. Ahli neurologi dapat dengancepat mengidentifikasi kasus-kasus yang khas, namun kesulitan diagnosis timbul denganadanya sejumlah variasi regional atau fungsional yang ditemukan dalam praktek klinis.Imunoterapi dengan plasma tukar dan gamma globulin intra vena meningkatkanhasil terapi pada banyak pasien SGB. Penggunaan kortikosteroid, yang dulu merupakan standar terapi, sekarang mulai ditinggalkan. Penggunaaan imunoterapi pada SGB telah dapat mengatasikomplikasi yang dijumpai pada manajemen penyakit ini dari hari ke hari, sehingga berpengaruhlangsung terhadap morbiditas dan mortalitas.
 
Insidensi
Insiden per tahun adalah 0,6-1,9 kasus per 100.000 populasi. SGB mengenai semua pasien dari semua tingkat sosial ekonomi, ras dan umur, walaupun tidak lazim dijumpai padaumur-umur ekstrim. Insiden sedikit memuncak pada usia 30 dan 50 tahun, dengan umur rata-rata 45 tahun pada penelitian prospektif yang kami lakukan. Kulit putih tampaknya terkenasecara tak proporsional dan terdapat sedikit predominansi laki-laki pada laporan-laporan penelitian yang ada. SGB tidak dipengaruhi oleh musim dan tidak epidemik, akan tetapi pernahdiketahui berjangkitnya SGB pada musim tertentu di daerah pedesaan China setelah anak-anak terpapar C.jejuni melalui feses ayam yang ada di padi.Tidak didapatkan faktor-faktor genetik yang meningkatkan kerentanan terhadap SGB, juga tidak didapatkan bukti bahwa SGB menular. Penelitian-penelitian berbasis populasimaupun rumah sakit tak menunjukkan variasi musiman, namun SGB motor aksonal akut yangditemukan secara terbatas di Cina utara, terjadi pada musim panas. SGB biasanya terjadi secarasporadis, namun kadang-kadang dilaporkan terjadi pada kelompok tertentu walaupunsumbernya tak jelas. Sulit untuk menentukan apakah laporan-laporan tersebut bermakna sebagaivariasi sebaran random yang selama ini dilaporkan. Terdapat laporan SGB epidemik yangterjadi setelah vaksinasi terhadap influensa babi tahun 1976, namun terdapat ambiguitas dalamdefinsi dan penentuan kasus tersebut, sehingga menimbulkan kontroversi menyangkut validitashubungan antara vaksinasi tersebut dan vaksinasi-vaksinasi lain dengan SGB. Namun tetapdisimpulkan bahwa terjadi peningkatan insiden SGB dewasa hampir 5 kali lipat yangdihubungkan dengan vaksinasi flu babi. Data mutakhir mingindikasikan sedikit peningkatanyang signifikan terhadap kasus-kasus SGB setelah vaksinasi influensa (penambahan 1-2 kasusSGB per juta vaksinasi).
Faktor Pencetus
Infeksi respiratorik atau gastrointestinal ringan mendahului gejala neuropati selama 1-3minggu pada 60% kasus. Yang khas adalah ISPA yang tidak dapat digolongkan, tetapi hampir semua demam karena infeksi dan imunisasi dilaporkan mendahului SGB. Pada beberapa tahun belakangan ini, dari studi serologis diketahui bahwa organisme C.jejuni merupakan infeksi pendahulu SGB yang paling sering diidentifikasi. Hal-hal lain yang dapat mendahului SGB atau penyakit yang berkaitan antara lain meliputi eksantema viral dan penyakit viral lainnya (CMV,
 
EBV, HIV), infeksi bakteri selain Campylobacter (M.pneumoniae, penyakit Lyme), paparanterhadap agen trombolitik dan limfoma (terutama penyakit Hodgkin). Pemberian vaksinantirabies yang kuno dan vaksin influenza A/ New Jersey (babi) yang diberikan pada akhir tahun 1976, berkaitan dengan sedikit peningkatan SGB dan setidaknya 1 program vaksinasiinfluenza berikutnya telah dikaitkan dengan sedikit peningkatan kasus. Trauma dan operasi bedah dapat mendahului neuropati, tetapi penyebab yang berkaitan belum diketahui secara pasti. Sedangkan pada sepertiga pasien tidak memiliki pencetus/ penyakit yang mendahului.(Lihat Tabel 1)
Tabel 1.
Penyakit-Penyakit yang Mendahului dan yang Dihubungkan dengan SindromaGuillain Barré Akut
Infeksi Viral
Cytomegalovirus*InfluenzaCocksackieVirus Epstein Barré* CampakEchoHuman Immunodeficiency virusGondongParainfluenzaVirus Herpes simpleksRubellaRespiratory syncitialHerpes ZoosterHepatitis virus
Infeksi Bakterial
Campylobacter jejuni*BrucellosisTularensisMycoplasma pneumoniaeLegionella TuberculosisShigellaSalmonellaTyphoidYersinia enterocoliticaBorrelia burgdorferi (Penyakit Lyme)ListeriaPasteurella
Penyakit Sistemik 
LimfomaPenyakit tiroidSarkoidosisPenyakit AddisonLeukemiaTumor padat (kanker paru)Systemic lupus erythematosus
Lain-lain
PembedahanTraumaVaksinasi* : paling sering dalam kategori tersebut

Activity (8)

You've already reviewed this. Edit your review.
1 thousand reads
1 hundred reads
Fitri Ayu Nurani liked this
Juliana Feron liked this
Dicky Baskoro liked this
adb_lah liked this
Agus Ismail liked this
Ferra Febriani liked this

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->