Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more ➡
Download
Standard view
Full view
of .
Add note
Save to My Library
Sync to mobile
Look up keyword
Like this
3Activity
×
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
hadist ahkam

hadist ahkam

Ratings: (0)|Views: 909|Likes:
Published by Hafiz El Mathor

More info:

categoriesTypes, Reviews, Book
Published by: Hafiz El Mathor on Jun 30, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, DOC, TXT or read online from Scribd
See More
See less

12/02/2012

pdf

text

original

 
Prinsip Kebebasan/Kemerdekaan Prinsip kebebasan dalam hukum Islammenghendaki agar agama/hukum Islam disiarkan tidak berdasarkan paksaan,tetapi berdasarkan penjelasan, demontrasi, argumentasi. Kebebasan yangmenjadi prinsip hukum Islam adalah kebebasan dl arti luasygmencakup berbagai macamnya, baik kebebasan individu maupunkebebasan komunal. Keberagama dalam Islam dijamin berdasarkanprinsip tidak ada paksaan dalam beragama (QS. Al-Baqarah : 256 danAl-Kafirun : 5)5. Prinsip Persamaan/EgalitePrinsip persamaan yang paling nyata terdapat dalam KonstitusiMadinah (al-Shahifah), yakni prinsip Islam menentang perbudakan danpenghisapan darah manusia atas manusia. Prinsip persamaan inimerupakan bagian penting dalam pembinaan dan pengembanganhukum Islam dalam menggerakkan dan mengontrol sosial, tapi bukanberarti tidak pula mengenal stratifikasi sosial seperti komunisPrinsip At-Taawun
Prinsip ini memiliki makna saling membantu antar sesama manusiayang diarahkan sesuai prinsip tauhid, terutama dalam peningkatankebaikan dan ketakwaan.Azas-azas Hukum IslamAzas secara etimologi memiliki makna dalah dasar, alas, pondamen(Muhammad Ali, TT : 18). Adapun secara terminologinya Hasbi Ash-Shiddiqie mengungkapkan bahwa hukum Islam sebagai hukum yang lainmempunyai azas dan tiang pokok sebagai berikut :1. Azas Nafyul Haraji --- meniadakan kepicikan, artinya hukum Islamdibuat dan diciptakan itu berada dalam batas-batas kemampuan paramukallaf. Namun bukan berarti tidak ada kesukaran sedikitpunsehingga tidak ada tantangan, sehingga tatkala ada kesukaran yang
 
muncul bukan hukum Islam itu digugurkan melainkan melahirkanhukum Rukhsah.2. Azas Qillatu Taklif --- tidak membahayakan taklifi, artinya hukum Islamitu tidak memberatkan pundak mukallaf dan tidak menyukarkan.3. Azas Tadarruj --- bertahap (gradual), artinya pembinaan hukum Islamberjalan setahap demi setahap disesuaikan dengan tahapanperkembangan manusia.4. Azas Kemuslihatan Manusia --- Hukum Islam seiring dengan danmereduksi sesuatu yang ada dilingkungannya.5. Azas Keadilan Merata --- artinya hukum Islam sama keadaannya tidaklebih melebihi bagi yang satu terhadap yang lainnya.6. Azas Estetika --- artinya hukum Islam memperbolehkan bagi kita untukmempergunakan/memperhatiakn segala sesuatu yang indah.7. Azas Menetapkan Hukum Berdasar Urf yang Berkembang DalamMasyarakat --- Hukum Islam dalam penerapannya senantiasamemperhatikan adat/kebiasaan suatu masyarakat.8. Azas Syara Menjadi Dzatiyah Islam --- artinya Hukum yang diturunkansecara mujmal memberikan lapangan yang luas kepada para filusuf untuk berijtihad dan guna memberikan bahan penyelidikan danpemikiran dengan bebas dan supaya hukum Islam menjadi elastissesuai dengan perkembangan peradaban manusia.syariat Islam itu sendiri dan apa yang akan dibawa hukum Islam untuk mencapautujuannya. Hal tersebut adalah sebagai berikut :1. Islam telah meletakkan di dalam undang-undang dasarnya, beberapaprinsip yang mantap dan kekal, seperti prinsip menghindarikesempitan dan menolak mudarat, wajib berlaku adil danbermusyawarah dan memelihara hak, menyampaikan amanah, dankembali kepada ulama yang ahli untuk menjelaskan pendapat yangbenar dalam menghadapi peristiwa dan kasus-kasus baru, dan
 
sebagainya berupa dasar-dasar umum yang merupakan tujuanditurunkannya agama-agama langit, dan dijaga pula oleh hukum-hukum positif dalam upaya untuk sampai kepada pengwujudan teladantertinggi dan prinsip-prinsip akhlak yang telah ditetapkan oleh agama-agama namun hukum-hukum masih tetap menghadapi krisisketerbelakangan dari undang-undang atau hukum yang dibawa olehagama-agama langit.2. Dalam dasar-dasar ajarannya, Islam berpegang dengan konsisten pada perinsipmementingkan pembinaan mental individu khususnya, sehingga ia menjadisumber kebaikan bagi masyarakat, karena apabila individu telah menjadi baikmaka masyarakat dengan sendirinya akan baik pula.3. Syariat Islam, dalam berbagai ketentuan hukumnya, berpegang dengan
 konsisten pada prinsip memelihara kemaslahatan manusia dalam kehidupan duniadan akhirat.
 
MANUSIA dan KEADILAN
1.
 
Pengertian Keadilan
Keadilan berasal dari bahasa arab “adlyang artinya bersikap dan berlaku dalamkeseimbangan.Keseimbangan meliputi keseimbangan antara hak dan kewajiban dan keserasiandengan sesama makhluk.Keadilan pada hakikatnya adalah memperlakukan seseorang atauorang lain sesuai haknya atas kewajiban yang telah di lakukan.Yang menjadi hak setiap orangadalah di akui dan di perlakukan sesuai harkat dan mertabatnya yang sama derajatnya di mataTuhan YME.Hak-hak manusia adalah hak-hak yang diperlukan manusia bagi kelangsunganhidupnya di dalam masyarakat.Keadilan dalam kehidupan manusia adalah sangat prinsip dan di manapun tidak mengenalwaktu dan tempat selalu di perjuangkan.Keadilan adalah bagian dari hak asasi yang telah dimiliki manusia sejak di lahirkan tanpa perbedaan.Manusia tidak dapat di pisahkan darikeadilan,karena dengan keadilanlah manusia dapat mempertahankan hidupnya.
a) Makna Keadilan
Keadilan memberikan kebenaran, ketegasan dan suatu jalan tengah dari berbagai persoalan jugatidak memihak kepada siapapun. Dan bagi yang berbuat adil merupakan orang yang bijaksana.
b) Contoh Keadilan
Contoh yang sering terjadi yatu masih banyak pekerja rumah tangga mendapat perlakuan tidak adil dari majikannya terrutama para TKI(Tenaga Kerja Indonesia), seorang istri yang tidak mendapat hak yang seharusnya ia dapatkan dari suaminya, seorang anak yang tidak mendapathaknya dari orang tuanya,dan hak-hak warga negara yang belum terpenuhi seperti, hak untuk hidup layak, merdeka dari kemiskinan, hak mendapatkan pendidikan dan hak untumenyatakan pendapat.Keadilan terdiri dari berbagai macam diantaranya, yaitu:
1) Keadilan Legal atau Keadilan Moral

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->