Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
2Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
informasi IDENTIFIKASI KEBUTUHAN INFORMASI MELALUI TEKNIK PENGAMATAN, WAWANCARA, DAN ANGKET

informasi IDENTIFIKASI KEBUTUHAN INFORMASI MELALUI TEKNIK PENGAMATAN, WAWANCARA, DAN ANGKET

Ratings: (0)|Views: 23 |Likes:
Published by Alifan A. S
infomasion tekhnic view in place
infomasion tekhnic view in place

More info:

Published by: Alifan A. S on Jul 01, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

07/28/2013

pdf

text

original

 
MATERI PENDAMPINGANPUSAT INFORMASI PERTANIAN REGIONAL DAN UNIT PELAYANANINFORMASI PERTANIAN KABUPATEN (UPIPK)
IDENTIFIKASI KEBUTUHAN INFORMASIMELALUI TEKNIK PENGAMATAN, WAWANCARA, DANANGKET 
OlehBambang S. SankartoMaman Permana
PUSAT PERPUSTAKAAN DAN PENYEBARAN TEKNOLOGI PERTANIANPROGRAM PENINGKATAN PENDAPATAN PETANI MELALUI INOVASI (P4MI)BADAN PENELITIAN DAN PENGEMBANGAN PERTANIAN2008
 
I. PENDAHULUAN
1.Data dan Informasi
Informasi tidak hanya sekedar produk sampingan, namun sebagai bahan yang menjadi faktor utama yang menentukan kesuksesan ataukegagalan, oleh karena itu informasi harus dikelola dengan baik.Informasi adalah
 
data yang diolah menjadi bentuk yang lebih berguna,lebih berarti dan bermanfaat bagi penggunanya.Data menggambarkan kenyataan suatu kejadian dan kesatuan yangnyata. Data dapat diartikan pula sebagai representasi dunia nyata yangmewakili suatu objek tertentu seperti manusia, hewan, peristiwa,konsep, keadaan dan lain-lain, yang direkam kedalam bentuk angka,huruf, simbol, teks, gambar, bunyi atau kombinasinya.Sebelum menjadi informasi, data yang berkualitas, kemudian diolahmelalui suatu model untuk menghasilkan informasi. Model yangdigunakan untuk mengolah data tersebut disebut model pengolahandata atau dikenal dengan siklus pengolahan data (siklus informasi).Seiring dengan perkembangan teknologi informasi, ribuan bahkan jutaan laporan, makalah, artikel majalah, buku yang dihasilkan ilmuwantersedia di Perpustakaan, Pusat Informasi dan Dokumentasi(Pusdokinfo) bahkan di Internet dapat digunakan untuk memberikanlayanan informasi kepada pengguna. Terjadinya banjir informasi,menyebabkan pengguna kesulitan untuk memilih dan mendapatkaninformasi yang sesuai dengan kebutuhannya. Oleh karena itu, penggunamenuntut layanan informasi yang berkualitas.
2.Informasi
Kualitas informasi tergantung pada empat hal yaitu akurat, tepatwaktu, relevan dan ekonomis, yaitu:
a.Akura
Informasi harus bebas dari kesalahan-kesalahan dan tidakmenyesatkan bagi pengguna yang menerima dan memanfaatkaninformasi tersebut. Akurat juga berarti informasi harus jelas
2
 
mencerminkan maksudnya. Dalam prakteknya, mungkin dalampenyampaian suatu informasi banyak terjadi gangguan (noise) yangdapat merubah atau merusak isi dari informasi tersebut. Informasidikatakan akurat jika mengandung komponen:
Completeness,
berarti informasi yangdihasilkan atau dibutuhkan harus memiliki kelengkapan yangbaik, karena bila informasi tidak lengkap akan mempengaruhidalam pengambilan keputusan.
Correctness 
, berarti informasi yangdihasilkan atau dibutuhkan harus memiliki kebenaran.
Security 
, berarti informasi yangdihasilkan atau dibutuhkan harus memiliki keamanan.
b.Tepat waktu 
Informasi yang diterima harus tepat pada waktunya, informasi yangusang (terlambat) tidak mempunyai nilai yang baik bagi penggunatertentu, sehingga bila digunakan sebagai dasar dalam pengambilankeputusan akan berakibat fatal. Saat ini mahalnya nilai informasidisebabkan harus cepatnya informasi tersebut didapat, sehinggadiperlukan teknologi-teknologi mutakhir untuk mendapatkannya,mengolah dan mengirimkannya.
c.Releva
Informasi harus mempunyai relevansi atau manfaat bagi sipengguna. Relevansi informasi untuk satu pengguna tertentu dengan yang lainnya berbeda.
d.Ekonomi
Informasi yang dihasilkan mempunyai manfaat yang lebih besardibandingkan dengan biaya mendapatkannya. Sebagian besarinformasi tidak dapat tepat ditaksir keuntungannya dengan satuannilai uang tetapi dapat ditaksir nilai efektivitasnya.
3. Perilaku Informasi
Perilaku informasi (
information behavior 
) merupakan keseluruhanperilaku manusia yang berkaitan dengan sumber dan saluran
3

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->