Welcome to Scribd. Sign in or start your free trial to enjoy unlimited e-books, audiobooks & documents.Find out more
Download
Standard view
Full view
of .
Look up keyword
Like this
16Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
CRS Sudden Deafness

CRS Sudden Deafness

Ratings: (0)|Views: 489|Likes:
Published by Hadie Halim

More info:

Published by: Hadie Halim on Jul 01, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

03/03/2014

pdf

text

original

 
1
Case Report Session
SUDDEN DEAFNESS
Oleh :
Abdul Hadie 06120044Resa Qurrata Aini 07120091Pembimbing :dr. Sukri Rahman, SpTHT-KLBAGIAN ILMU KESEHATAN TELINGA HIDUNG TENGGOROKFAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS ANDALASRS DR M DJAMIL PADANG2012
 
 
2
BAB ITINJAUAN PUSTAKA1. Definisi
Sudden Deafness adalah tuli yang terjadi secara tiba-tiba. Jenis ketuliannya adalahsensorineural, penyebabnya tidak langsung dapat diketahui, biasanya terjadi pada satu telinga.Para ahli otolaringologis mendefinisikan tuli mendadak sebagai penurunan pendengaransensorineural 30db atau lebih, paling sedikit tiga frekuensi berturut-turut pada pemeriksaanaudiometri, dalam waktu kurang dari tiga hari.
1
2. Epidemiologi
Dilaporkan bahwa terdapat sekitar 15.000 kasus per tahun kejadian tuli mendadak diseluruh dunia, dengan 4.000 kasus terjadi di Amerika Serikat. Jumlah kasus tuli mendadak diperkirakan lebih tinggi dari jumlah kasus yang dilaporkan, karena beberapa pasienpendengarannya bisa kembali normal sebelum mendapat tindakan medis. Tuli mendadak dapatterjadi pada semua umur, meskipun kejadian pada anak jarang dilaporkan. Kasus tuli mendadak meningkat sesuai dengan pertambahan umur, di Amerika Serikat terdapat 4,7 kasus tulimendadak per 100.000 penduduk yang berusia 20-30 tahun, dan 15, 8 kasus per 100.000penduduk yang berusia 50-60 tahun. Secara keseluruhan tuli mendadak banyak terjadi pada usia46-49 tahun. Perbandingan kejadian tuli mendadak antara pria dan wanita sama. Jenis kelamindiperkirakan bukan merupakan suatu faktor risiko.
1, 4, 5
 
3
3. Etiologi
Sebanyak 85% kasus tuli mendadak tidak diketahui penyebabnya, sementara hanya 15%kasus yang dapat diketahui penyebabnya ini. Tuli mendadak disebabkan oleh berbagai hal, antaralain oleh infeksi, trauma kepala, pajanan bising yang keras, perubahan tekanan atmosfir, penyakitautoimun, obat ototoksik, penyakit meniere, masalah sirkulatorik, neuroma akustik.
1, 3
Infeksi Virus terlihat pada hampir sepertiga kasus tuli mendadak, meningitis merupakanpenyebab terbanyak tuli mendadak oleh karena infeksi virus, terutama pada anak-anak setelahsembuh dari meningitis dianjurkan untuk dilakukan tes audiometri. Campak dan cacar jugadihubungkan dengan tuli mendadak, pada penderita cacar kehilangan pendengaran biasanyasedang sampai berat dan bilateral sedangkan penderita campak dapat mengalami kehilanganpendengaran unilateral saja.
3
Cedera kepala, terutama yang dihubungkan dengan fraktur kranium dapat mengakibatkankehilangan pendengaran yang berat dan sering permanen. Walaupun tidak terdapat fraktur, tulimendadak dapat terjadi akibat cedara SSP atau pada telinga dalam.
3
Tuli mendadak dapat terjadi akibat pajanan terhadap bising yang kuat misalnya ledakanyang kuat atau bunyi petasan dan senjata api dalam ruang tertutup. Kerasnya suara maupunlamanya paparan memegang peranan dalam kasus ini,
Occupational Safety and Help Administration
(OSHA) telah menetapkan standar yang dipercaya menggambarkan hubunganantara ketulian dengan paparan pekerja terhadap bising yang keras saat di temapt kerja. Tingkatbising 80 db untuk 8 jam diperkirakan aman, maka paparan terhadap bising 110 db untuk wakturelatif singkat dianggap berbahaya terhadap keselamatan mekanisme pendengaran.
3, 4

Activity (16)

You've already reviewed this. Edit your review.
1 thousand reads
1 hundred reads
Don Morrison liked this
alexpigai liked this
Hadi Mappi liked this

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->