Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
1Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Sejarah Agama Hindu

Sejarah Agama Hindu

Ratings: (0)|Views: 19 |Likes:
Published by madelila

More info:

Published by: madelila on Jul 01, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

07/01/2012

pdf

text

original

 
SEJARAH AGAMA HINDU
 Bagaimanakah perkembangan Agama Hindu di India dan d Indonesia?…
Untuk menjawab pertanyaan ini saya postingkan karya Bapak Drs. Anak Agung Gede Oka Netra dalam Tuntunan Dasar Agama Hindu:
PENGANTAR 
Agama Hindu adalah agama yang mempunyai usia terpanjang merupakan agama yang pertamadikenal oleh manusia. Dalam uraian ini akan dijelaskan kapan dan dimana agama itudiwahyukan dan uraian singkat tentang proses perkembangannya. Agama Hindu adalah agamayang telah melahirkan kebudayaan yang sangat kompleks dibidang astronomi, ilmu pertanian,filsafat dan ilmu-ilmu lainnya. Karena luas dan terlalu mendetailnya jangkauan pemaparan dariagama Hindu, kadang-kadang terasa sulit untuk dipahami.Banyak para ahli dibidang agama dan ilmu lainnya yang telah mendalami tentang agama Hindusehingga muncul bermacam- macam penafsiran dan analisa terhadap agama Hindu. Sampaisekarang belum ada kesepakatan diantara para ahli untuk menetapkan kapan agama Hindu itudiwahyukan, demikian juga mengenai metode dan misi penyebarannya belum banyak dimengerti.Penampilan agama Hindu yang memberikan kebebasan cukup tinggi dalam melaksanakanupacaranya mengakibatkan banyak para ahli yang menuliskan tentang agama ini tidak sesuaidengan apa yang sebenarnya ada dalam agama Hindu.Sebagai Contoh: “
 Masih banyak para ahli menuliskan Agama Hindu adalah agama yang  polytheistis dan segala macam lagi penilaian yang sangat tidak mengenakkan, sertamerugikan agama Hindu”.
Disamping itu di kalangan umat Hindu sendiripun masih banyak pemahaman-pemahaman yangkurang tepat atas ajaran agama yang dipahami dan diamalkan. Demikianlah tujuan penulisanini adalah untuk membantu meluruskan pendapat-pendapat yang menyimpang serta pengertianyang belum jelas dari hal yang sebenarnya terhadap agama Hindu.
AGAMA HINDU DI INDIA
Perkembangan agama Hindu di India, pada hakekatnya dapat dibagi menjadi 4 fase, yakniJaman Weda, Jaman Brahmana, Jaman Upanisad dan Jaman Budha. Dari peninggalan benda- benda purbakala di Mohenjodaro dan Harappa, menunjukkan bahwa orang-orang yang tinggaldi India pada jamam dahulu telah mempunyai peradaban yang tinggi. Salah satu peninggalanyang menarik, ialah sebuah patung yang menunjukkan perwujudan Siwa. Peninggalan tersebuterat hubungannya dengan ajaran Weda, karena pada jaman ini telah dikenal adanya penyembahan terhadap Dewa-dewa.
Jaman Weda
dimulai pada waktu bangsa Arya berada di Punjab di Lembah Sungai Sindhu,sekitar 2500 s.d 1500 tahun sebelum Masehi, setelah mendesak bangsa Dravida kesebelahSelatan sampai ke dataran tinggi Dekkan. bangsa Arya telah memiliki peradaban tinggi, merekamenyembah Dewa-dewa seperti Agni, Varuna, Vayu, Indra, Siwa dan sebagainya. WalaupunDewa-dewa itu banyak, namun semuanya adalah manifestasi dan perwujudan Tuhan Yang
 
Maha Tunggal. Tuhan yang Tunggal dan Maha Kuasa dipandang sebagai pengatur tertib alamsemesta, yang disebut “
 Rta
“. Pada jaman ini, masyarakat dibagi atas kaum Brahmana, Ksatriya,Vaisya dan Sudra.Pada
Jaman Brahmana
, kekuasaan kaum Brahmana amat besar pada kehidupan keagamaan,kaum brahmanalah yang mengantarkan persembahan orang kepada para Dewa pada waktu itu.Jaman Brahmana ini ditandai pula mulai tersusunnya “
Tata Cara Upacara
” beragama yangteratur. Kitab Brahmana, adalah kitab yang menguraikan tentang saji dan upacaranya.Penyusunan tentang Tata Cara Upacara agama berdasarkan wahyu-wahyu Tuhan yang termuatdi dalam ayat-ayat Kitab Suci Weda.Sedangkan pada
Jaman Upanisad
, yang dipentingkan tidak hanya terbatas pada Upacara danSaji saja, akan tetapi lebih meningkat pada pengetahuan bathin yang lebih tinggi, yang dapatmembuka tabir rahasia alam gaib. Jaman Upanisad ini adalah jaman pengembangan dan penyusunan falsafah agama, yaitu jaman orang berfilsafat atas dasar Weda. Pada jaman inimuncullah ajaran filsafat yang tinggi-tinggi, yang kemudian dikembangkan pula pada ajaranDarsana, Itihasa dan Purana. Sejak jaman Purana, pemujaan Tuhan sebagai Tri Murti menjadiumum.Selanjutnya, pada
Jaman Budha
ini, dimulai ketika putra Raja Sudhodana yang bernama
Sidharta
“, menafsirkan Weda dari sudut logika dan mengembangkan sistem yoga dansemadhi, sebagai jalan untuk menghubungkan diri dengan Tuhan. Agama Hindu, dari IndiaSelatan menyebar sampai keluar India melalui beberapa cara. Dari sekian arah penyebaranajaran agama Hindu sampai juga di Nusantara.
MASUKNYA AGAMA HINDU DI INDONESIA
Berdasarkan beberapa pendapat, diperkirakan bahwa Agama Hindu pertamakalinya berkembang di Lembah Sungai Shindu di India. Dilembah sungai inilah para Rsi menerimawahyu dari Hyang Widhi dan diabadikan dalam bentuk Kitab Suci Weda. Dari lembah sungaisindhu, ajaran Agama Hindu menyebar ke seluruh pelosok dunia, yaitu ke India Belakang, AsiaTengah, Tiongkok, Jepang dan akhirnya sampai ke Indonesia. Ada beberapa teori dan pendapattentang masuknya Agama Hindu ke Indonesia.
Krom (ahli – Belanda), dengan teori Waisya.
Dalam bukunya yang berjudul
 Hindu Javanesche Geschiedenis
“, menyebutkan bahwamasuknya pengaruh Hindu ke Indonesia adalah melalui penyusupan dengan jalan damai yangdilakukan oleh golongan pedagang (
Waisya
) India.
Mookerjee (ahli – India tahun 1912).
Menyatakan bahwa masuknya pengaruh Hindu dari India ke Indonesia dibawa oleh para pedagang India dengan armada yang besar. Setelah sampai di Pulau Jawa (Indonesia) merekamendirikan koloni dan membangun kota-kota sebagai tempat untuk memajukan usahanya. Daritempat inilah mereka sering mengadakan hubungan dengan India. Kontak yang berlangsungsangat lama ini, maka terjadi penyebaran agama Hindu di Indonesia.
 
Moens dan Bosch (ahli – Belanda)
Menyatakan bahwa peranan kaum Ksatrya sangat besar pengaruhnya terhadap penyebaranagama Hindu dari India ke Indonesia. Demikian pula pengaruh kebudayaan Hindu yang dibawaoleh para para rohaniwan Hindu India ke Indonesia.
Data Peninggalan Sejarah di Indonesia.
Data peninggalan sejarah disebutkan Rsi Agastya menyebarkan agama Hindu dari India keIndonesia. Data ini ditemukan pada beberapa prasasti di Jawa dan lontar-lontar di Bali, yangmenyatakan bahwa Sri Agastya menyebarkan agama Hindu dari India ke Indonesia, melaluisungai Gangga, Yamuna, India Selatan dan India Belakang. Oleh karena begitu besar jasa RsiAgastya dalam penyebaran agama Hindu, maka namanya disucikan dalam prasasti-prasastiseperti:
Prasasti Dinoyo
(Jawa Timur):Prasasti ini bertahun Caka 628, dimana seorang raja yang bernama Gajahmada membuat purasuci untuk Rsi Agastya, dengan maksud memohon kekuatan suci dari Beliau.
Prasasti Porong
(Jawa Tengah)Prasasti yang bertahun Caka 785, juga menyebutkan keagungan dan kemuliaan Rsi Agastya.Mengingat kemuliaan Rsi Agastya, maka banyak istilah yang diberikan kepada beliau,diantaranya adalah:
 Agastya Yatra
, artinya perjalanan suci Rsi Agastya yang tidak mengenalkembali dalam pengabdiannya untuk Dharma.
 Pita Segara
, artinya bapak dari lautan, karenamengarungi lautan-lautan luas demi untuk Dharma.
AGAMA HINDU DI INDONESIA
Masuknya agama Hindu ke Indonesia terjadi pada awal tahun Masehi, ini dapat diketahuidengan adanya bukti tertulis atau benda-benda purbakala pada abad ke 4 Masehi denngandiketemukannya tujuh buah Yupa peningalan kerajaan Kutai di Kalimantan Timur. Dari tujuh buah Yupa itu didapatkan keterangan mengenai kehidupan keagamaan pada waktu itu yangmenyatakan bahwa:
“Yupa itu didirikan untuk memperingati dan melaksanakan yadnya oleh Mulawarman”
. Keterangan yang lain menyebutkan bahwa raja Mulawarman melakukanyadnya pada suatu tempat suci untuk memuja dewa Siwa. Tempat itu disebut dengan
Vaprakeswara
“.Masuknya agama Hindu ke Indonesia, menimbulkan pembaharuan yang besar, misalnya berakhirnya jaman prasejarah Indonesia, perubahan dari religi kuno ke dalam kehidupan beragama yang memuja Tuhan Yang Maha Esa dengan kitab Suci Veda dan juga munculnyakerajaan yang mengatur kehidupan suatu wilayah. Disamping di Kutai (Kalimantan Timur),agama Hindu juga berkembang di Jawa Barat mulai abad ke-5 dengan diketemukannya tujuh buah prasasti, yakni prasasti Ciaruteun, Kebonkopi, Jambu, Pasir Awi, Muara Cianten, Tugudan Lebak. Semua prasasti tersebut berbahasa Sansekerta dan memakai huruf Pallawa.Dari prassti-prassti itu didapatkan keterangan yang menyebutkan bahwa
“Raja Purnawarmanadalah Raja Tarumanegara beragama Hindu, Beliau adalah raja yang gagah berani danlukisan tapak kakinya disamakan dengan tapak kaki Dewa Wisnu”

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->