Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
6Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Meningkatkan Kemampuan Berbicara Melalui Metode Bermain Peran Pada

Meningkatkan Kemampuan Berbicara Melalui Metode Bermain Peran Pada

Ratings: (0)|Views: 1,273|Likes:
Published by fitri_hidayanti

More info:

Published by: fitri_hidayanti on Jul 02, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

05/04/2014

pdf

text

original

 
MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERBICARA MELALUIMETODE BERMAIN PERAN PADATAMAN KANAK-KANAK KOTA A
DISUSUN OLEH:MARYANI.MSEMESTER 4PROGRAM STUDI S1 PAUD
UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH JAKARTA2012
 
 
BAB IPENDAHULUAN
1.1
 
Latar Belakang
Pada umumnya tujuan pendidikan adalah untuk menciptakan manusia yang berkualitas.Salah satu faktor yang perlu diperhatikan untuk mencapai tujuan yang dimaksud adalahdengan meningkatkan kualitas pembelajaran. Pendidikan bukan hanya berlaku selamabersekolah tetapi pendidikan itu berlangsung seumur hidup dan dilaksanakan dilingkungan keluarga, masyarakat serta di sekolah. Oleh karena itu pendidikanmerupakan tanggung jawab keluarga, masyarakat dan pemerintah. Pendidikan yangberlangsung di sekolah pada dasarnya untuk melatih, mendidik, membina agar pesertadidik mampu berpikir. Melalui latihan berpikir inilah mereka memperoleh berbagaimacam pengetahuan dalam memecahkan masalah yang timbul baik itu masalah yangterdapat di lingkungan keluarga maupun masyarakat.Peningkatan mutu pendidikan anak didik bukan hanya memperoleh pengetahuanmelalui pemberian masalah tetapi menemukan sendiri masalah. Hal ini merupakansuatu penghargaan bagi dirinya sehingga dapat menimbulkan kepuasan diri yangditandai dengan terbentuknya rasa aman, mental sehat, terbuka, kreatif dan sifat-sifatlain yang mendukung terbentuknya manusia seutuhnya. Untuk mencapai mutupendidikan utamanya pendidikan formal pada jenjang pendidikan dasar, sekolahlanjutan tingkat pertama dan sekolah menengah umum dilaksanakan berupapembaharuan penyempurnaan dan kebijakan di bidang pendidikan. Proses belajarmengajar akan terjadi interaksi timbal balik antara guru dan siswa dan antara siswadengan siswa itu sendiri. Berhasil tidaknya proses belajar mengajar sangat ditentukanoleh keberhasilan guru dalam mengajar. Dalam dunia pendidikan ada empat aspek yangdiajarkan yaitu berbicara, menyimak, mendengar dan menulis.Berbicara merupakan kenyataan yang tidak dapat dipungkiri di mana dan ke mana pun,berbicara secara efektif merupakan suatu unsur penting terhadap keberhasilan kitadalam semua kehidupan. Albert dalam Tarigan, (1984 : 26). Berbicara pada hakikatnyamelukiskan apa yang ada di hati. Proses belajar mengajar merupakan interaksi yangdilakukan antara guru dengan peserta didik dalam suatu pendidikan untuk mewujudkantujuan yang ditetapkan. Para siswa taman kanak-kanak masih merasa malu untukmengungkapkan perasaannya yang berujung pada kesedihan yang ditunjukan dalamsikap menangis. Hal ini tidak bisa tersu dibiarkan dalam proses belajar. Para siswa tamankanak-kanak juga kemampuan berbicaranya tidak banyak, sehingga sulit untukbersosialisasi dengan teman satu sama lainnya.Penggunaan metode bermain peran adalah cara tepat bagi siswa untuk belajar danberlatih berbicara dengan mengungkapkan perasaan melalui gerakan-gerakan sertaekspresi wajah, sehingga kemampuan berbicara siswa lambat laun semakin meningkat.Metode yang ditempuh dalam pembelajaran berbicara melalui metode bermain peranakan lebih baik jika guru benar-benar tepat dan baik dalam membelajarkan metodenya.
 
Sehingga dengan metode yang dilakukan dapat membuahkan hasil yang memuaskanoleh karena dilakukan sesuai dengan langkah-langkah yang ada.Berdasarkan uraian di atas, maka penulis tertarik dan termotivasi untuk mengangkat
 judul
Meningkatkan Kemampuan Berbicara Melalui Metode Bermain Peran PadaTaman Kanak-Kanak Kota A
.”
 
1.2
 
Identifikasi Masalah
Berdasarkan uraian pada latar belakang di atas, maka dapat diidentifikasi permasalahansebagai berikut:1. Pembelajaran lebih berpusat pada guru mengakibatkan siswa menjadi kurang aktif dalam pembelajaran2. Sebagian besar siswa tidak dapat menyampaikan keinginannya kepada guru dan siswalainnya
1.3
 
Rumusan Masalah
Berdasarkan uraian pada latar belakang di atas maka rumusan masalah dalam penelitian
ini yakni “Apakah dengan Kemampuan Berbicara Melalui Metode Bermain Peran dapat
Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Taman Kanak-kanak Kota A ?
1.4
 
Tujuan Penelitian
Tujuan penelitian untuk meningkatkan kemampuan berbicara siswa melalui metodebermain peran dapat di pecahkan dengan cara berlatih dan mempraktekkan langsunglangkah-langkah keduanya.
1.5
 
Manfaat Penelitian
Hasil penelitian ini diharapkan dapat memberikan manfaat sebagai berikut.1. Untuk guruGuru melatih dan menumbuhkembangkan keterampilan siswa terutama dalammeningkatkan kemampuan berbicara siswa serta mewariskan pada anak didiknya.2. Untuk siswaUntuk siswa dapat memberikan kegembiraan melalui bermain di mana permainan(bermain peran) menjadi alat pendidikan yang memberikan rasa kepuasan kebahagiaananak didik karena dalam belajar dilakukan sambil bermain.3. Untuk sekolahDapat menciptakan kehangatan dalam berkomunikasi baik antar kepala sekolah, gurumaupun siswa, karena adanya kemampuan berbicara yang baik dan lancar.4. Untuk penelitiPeneliti perlu meningkatkan frekuensi keikutsertaan guru dalam meningkatkankemampuan berbicara siswa melalui kegiatan bermain peran.

Activity (6)

You've already reviewed this. Edit your review.
1 thousand reads
1 hundred reads
Lies Kresna Dana liked this
Rick Lengi liked this
Cema Latansa liked this

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->