Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
2Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
belimbing

belimbing

Ratings: (0)|Views: 25 |Likes:
Published by Yudi Purwanto

More info:

Published by: Yudi Purwanto on Jul 02, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

09/22/2013

pdf

text

original

 
TTG BUDIDAYA PERTANIAN
Hal. 1/ 12
Kantor Deputi Menegristek Bidang Pendayagunaan dan Pemasyarakatan Ilmu Pengetahuan dan TeknologiGedung II Lantai 6 BPP Teknologi, Jl. M.H. Thamrin 8 Jakarta 10340Tlp. 021 316 9166~69, Fax. 021 316 1952, http://www.ristek.go.id
BELIMBING
(
Averrhoa carambola 
)1.SEJARAH SINGKAT
Belimbing merupakan
tanaman buah
berupa pohon yang berasal dari kawasanMalaysia, kemudian menyebar luas ke berbagai negara yang beriklim tropis lainnyadi dunia termasuk Indonesia. Pada umumnya belimbing ditanam dalam bentuk kulturpekarangan (
home yard gardening 
), yaitu diusahakan sebagai usaha sambilansebagai tanaman peneduh di halaman-halaman rumah. Di kawasan Amerika, buahbelimbing dikenal dengan nama /sebutan “star fruits”, dan jenis belimbing yangpopuler dan digemari masyarakat adalah belimbing “Florida”.
2.JENIS TANAMAN
Dalam taksonomi tumbuhan, belimbing diklasifikasikan sebagai berikut:1)Kingdom:Plantae (tumbuh-tumbuhan)2)Divisi:Spermatphyta (tumbuhan berbiji)3)Sub-divisi:Angiospermae (berbiji tertutup)4)Kelas:Dicotyledonae (biji berkeping dua)
 
TTG BUDIDAYA PERTANIAN
Hal. 2/ 12
Kantor Deputi Menegristek Bidang Pendayagunaan dan Pemasyarakatan Ilmu Pengetahuan dan TeknologiGedung II Lantai 6 BPP Teknologi, Jl. M.H. Thamrin 8 Jakarta 10340Tlp. 021 316 9166~69, Fax. 021 316 1952, http://www.ristek.go.id
5)Ordo:Oxalidales6)Famili:Oxalidaceae7)Genus:Averrhoa8)Spesies:Averrhoa carambola L. (belimbing manis); A.bilimbi L. (belimbingwuluh)Di Indonesia dikenal cukup banyak ragam varietas belimbing, diantaranya varietasSembiring, Siwalan, Dewi, Demak kapur, Demak kunir, Demak jingga, Pasar minggu,Wijaya, Paris, Filipina, Taiwan, Bangkok, dan varietas Malaysia. Tahun 1987 telahdilepas dua varietas belimbing unggul nasional yaitu:
varietas Kunir dan Kapur
.
3.MANFAAT TANAMAN
Manfaat utama tanaman ini sebagai makan buah segar maupun makanan buaholahan ataupun obat tadisional. Manfaat lainnya sebagai
stabilisator & pemeliharaan lingkungan,
antara lain dapat menyerap gas-gas beracun buangan kendaraanbermotor, dll, menyaring debu, meredam getaran suara, dan memelihara lingkungandari pencemaran karena berbagai kegiatan manusia. Sebagai
wahana pendidikan,
penanaman belimbing di halaman rumah tidak terpisahkan dari program pemerintahdalam usaha gerakan menanam sejuta pohon.
4.SENTRA PENANAMAN
Sentra/pusat penanaman tanaman belimbing sebagai usahatani secara intensif dankomersial adalah Malaysia. Pada tahun 1993 negara ini mampu mengekspor buahbelimbing segar sebanyak 10.220 mt (metrik ton) senilai Rp. 2 miliar yang dipasokke Hongkong, Singapora, Taiwan, Timur Tengah, dan Eropa Barat.
5.SYARAT TUMBUH
5.1.Iklim
1)Untuk pertumbuhan dibutuhkan keadaan angin yang tidak terlalu kencang, karenadapat menyebabkan gugurnya bunga atau buah.2)Curah hujan sedang, di daerah yang curah hujannya tinggi seringkalimenyebabkan gugurnya bunga dan buah, sehingga produksinya akan rendah.3)Tempat tanamnya terbuka dan mendapat sinar matahari secara memadai denganintensitas penyinaran 45–50 %, namun juga toleran terhadap naungan (tempatterlindung).4)Suhu dan kelembaban ataupun iklimnya termasuk tipe A (amat basah), B (agakbasah), C (basah), dengan 6–12 bulan basah dan 0–6 bulan keing, namun palingbaik di daerah yang mempunyai 7,5 bulan basah dan 4,5 bulan kering.
 
TTG BUDIDAYA PERTANIAN
Hal. 3/ 12
Kantor Deputi Menegristek Bidang Pendayagunaan dan Pemasyarakatan Ilmu Pengetahuan dan TeknologiGedung II Lantai 6 BPP Teknologi, Jl. M.H. Thamrin 8 Jakarta 10340Tlp. 021 316 9166~69, Fax. 021 316 1952, http://www.ristek.go.id
5.2.Media Tanam
1)Hampir semua jenis tanah yang digunakan untuk pertanian cocok pula untuktanaman belimbing. Tanahnya subur, gembur, banyak mengandung bahanorganik, aerasi dan drainasenya baik.2)Derajat keasaman tanah untuk tanaman belimbing yaitu memiliki pH 5,5–7,5.3)Kandungan air dalam tanah atau kedalaman air tanah antara 50–200 cm dibawahpermukaan tanah.
5.3.Ketinggian Tempat
Ketinggian tempat yang cocok untuk tanaman belimbing yaitu di dataran rendahsampai ketinggian 500 m dpl.
6.PEDOMAN BUDIDAYA
6.1.Pembibitan
1)Persyaratan Benih dan BibitTeknologi produksi bibit unggul belimbing harus selalu menggunakan pohon indukunggul atau pembiakan secara vegetatif (cangkok, okulasi, enten, dan susuan).Pembiakan secara generatif dengan biji tidak dianjurkan, karena hampir selalumemberikan keturunan berbeda dengan induknya (
segregasi genetis 
). Olehkarena itu, pembiakan generatif (biji) hanya dimaksudkan untuk menghasilkanbibit batang bawah (
onderstam 
) yang kelak digunakan pada perbanyakanvegetatif.2)Penyiapan BenihPenyiapan bibit unggul belimbing dilakukan dengan cara pembiakan vegetatif(cangkok, okulasi, susuan dan enten). Khusus pada perbanyakan vegetatifdengan cara penyambungan (okulasi, enten, susuan) diperlukan batang bawahatau bibit onderstam yang berasal dari biji (pembiakan generatif).Tata cara penyiapan batang bawah untuk penyiapan biji (benih) belimbing sebagaiberikut:a)Pilih buah belimbing yang sudah matang dipohon dan keadaannya sehat sertaberasal dari varietas unggul nasional ataupun lokal.b)Ambil (keluarkan) biji dari buah dengan cara membelahnya, kemudian tampungdalam suatu wadah.c)Cuci biji belimbing dengan air bersih hingga bebas dari lendirnya.d)Keringanginkan biji belimbing ditempat teduh dan kering hingga kadar airnyaberkisar antara 12–14 %.

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->