Welcome to Scribd. Sign in or start your free trial to enjoy unlimited e-books, audiobooks & documents.Find out more
Download
Standard view
Full view
of .
Look up keyword
Like this
6Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Makalah Blok ELI

Makalah Blok ELI

Ratings: (0)|Views: 130|Likes:
Published by Prima Suugiarto

More info:

Published by: Prima Suugiarto on Jul 02, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

02/21/2013

pdf

text

original

 
1
1.
 
Nama Blok:
Blok Elective Infection
2.
 
Fasilitator:
dr. Dina Kumala Sari
3.
 
Data pelaksanaan:
A.
 
Tanggal tutorial : 1 November 2010 dan 5 November 2010B.
 
Pemicu ke-1C.
 
Pukul : 10.30
 – 
13.00 WibD.
 
Ruangan : Ruangan diskusi kimia-2
4.
 
Pemicu:
Seorang perempuan, berusia 35 tahun, tinggal di daerah Langkat datang ke Poliklinik Penyakit Dalam RS Adam Malik dengan keluhan bengkak pada kaki sebelah kirimulai dari pangkal paha sampai mata kaki. Hal ini dialami sejak 2 bulan yang lalu,awalnya berupa pembengkakan pada mata kaki kiri, teraba keras dan nyeri. Keluhanlain adalah batuk dan sesak nafas dan sudah mendapat pengobatan tetapi tidak sembuh. Ada beberapa orang di sekitar tempat tinggal pasien yang mempunyaikeluhan yang sama.Pada pemeriksaan fisik diperoleh: kesadaran kompos mentis.Tekanan darah 120/70mmHg, denyut nadi 90x/menit, frekuensi nafas 38x/menit.Pada ekstremitas inferior sinistra diperoleh
non pitting oedem
(+), nyeri tekan (+),hiperemis (+) dan makula hiperpigmentasi(+). Pada auskultasi terdengar
wheezing
 pada kedua lapangan paru.
Apa yang terjadi pada pasien tersebut?
 
2
5.
 
More Info :
Laboratorium:Hb 10,8 g/dL; Leukosit 9530/mm3; Ht36,80%; Trombosit 423.000/mm3Hitung Jenis: Eusinofil 20%, basofil 4%, neutrofil batang 40%, neutrofil segmen20%, limfosit 15%, monosit 1%.Diperoleh parasit mikrofilaria inti tubuh teratur, ujung ekor runcing dan tidak berinti,dan selubung tubuh transparan.
6.
 
Tujuan pembelajaran:
A.
 
Mengetahui dan memahami secara jelas mengenai mekanisme terjadinya oedemadan non-pitting oedema serta dapat membedakannyaB.
 
Mengetahui jenis penyakit yang dapat menyebabkan terjadinya oedema dan non-pitting oedemaC.
 
Mengetahui secara keseluruhan tentang filariasis terutama filariasis limfatik mulaidari etiologi penyakit sampai penatalaksanaannya serta prognosis dan komplikasiyang mungkin ditimbulkannya
7.
 
Pertanyaan yang muncul dalam curah pendapat
1.
 
Mekanisme oedema dan non-pitting oedema2.
 
Diagnosis banding penyakit yang menyebabkan oedema dan non-pitting oedema3.
 
Filariasis limfatik 
 
3
8.
 
Jawaban atas pertanyaan:1.
 
Mekanisme oedema dan non-pitting oedema
Kerusakan sal. Limfe
<< pengaliran limfe
Limfedema
Pitting edem
Serangan akut berulang
Penebalan& pengerasan kulit,
Hiperpigmentasi,Hiperkeratosis,>> pembentukan jar. Ikat
Mengahalangi reabsobsi
>> stad. Limfedema
Non-pitting edem
masih terjadi reasobsicairan di limfe
Inf. AkutInf. kronik
2.
 
Diagnosis banding penyakit yang menyebabkan oedema dan non-pittingoedema
Edema itu sendiri bisa terjadi karena beberapa mekanisme :1)
 
Penurunan tekanan osmostik koloid seperti pada penderita acute tubularnekrosis. Pada penderita ini akan terjadi proteinuria. Kehilangan proteinplasma dari pembuluh darah akan menurunkan tekanan onkotik sehinggacairan interstitial tidak diserap dengan baik dan sempurna di kapilari venule.Kapilari limfa juga tidak bisa menyerap dengan banyak cairan yangberlebihan tersebut.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->