Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
16Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
BUDAYA ORGANISASI BPN

BUDAYA ORGANISASI BPN

Ratings: (0)|Views: 1,008 |Likes:
Published by SAEFUL

More info:

Published by: SAEFUL on Jul 03, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

06/01/2013

pdf

text

original

 
BUDAYA ORGANISASIBADAN PERTANAHANNASIONAL RI
Disusun Oleh:
Arli BuchariBambang IrjantoDarsiniDwi Candra K.HannyIka Arsianti DewiIwan SetiawanRahmadeny P.Saeful ZafarSri Martini
I.PENDAHULUAN1. 1. Latar Belakang
Berdasarkan Peraturan Presiden No.10Tahun 2006, Badan Pertanahan Nasional(BPN) adalah Lembaga Pemerintah NonDepartemen yang berada di bawah danbertanggung jawab kepada Presiden dandipimpin oleh Kepala. BPN melaksanakantugas pemerintahan di bidang pertanahansecara nasional, regional, dan sektoral. DalamRencana Strategi 2004-2009, BPN melakukanpenyempurnaan yang berorientasi politik dankebijakan pertanahan dengan tujuan utamapeningkatan kesejahteraan rakyat sertapenciptaan struktur sosial dan tatanan politiknasional yang lebih kokoh di masa depan.Penyelenggaraan bidang pertanahandapat dipandang sebagai penyelenggaraanadministrasi pemerintahan yang berkaitandengan organisasi publik yang memerlukankepemerintahan yang baik (
good governance
).Konsep kepemerintahan yang baik (
good governance
) merupakan isu pokok dewasa inidalam pengelolalaan administrasi publik untukmemberikan pelayanan yang lebih baik kepadamasyarakat. Ditinjau dari aspek fungsional,
good governance
menunjukkan apakahpemerintah telah berfungsi secara efektif danefisien dalam upaya mencapai tujuan yangtelah ditetapkan, yaitu menyelenggarakanpemerintahan, mengatur ketertiban umum dankeamanan serta mewujudkan kesejahteraanrakyat.Saat ini kinerja pelayanan BPN banyakmendapat sorotan dari masyarakat karenakinerja pelayanan terhadap masyarakatdianggap kurang baik. Hal tersebut merupakansebuah tantangan ke depan yang perludihadapi serta berguna untuk menganalisakekuatan dan kelemahan BPN sendiri. BPNperlu menyesuaikan diri dengan perubahan-perubahan yang terjadi agar tujuan yangdikehendaki dapat tercapai secara optimal.Dengan kata lain BPN perlu menyesuaikanstrategi dan mempersiapkan prasaranaorganisasi dengan baik. Salah satu prasaranautama yang perlu diperhatikan oleh BPN adalahbudaya organisasi, karena dengan budayaorganisasi yang baik kebijakan, strategi, danrencana instansi dapat dijalankan dengan baikpula.
 Budaya Organisasi Badan Pertanahan Nasional Republik Indonesia
1
 
1.2. Sejarah Badan Pertanahan Nasional
Berdasarkan Keputusan Presiden(Keppres) Nomor 55 Tahun 1955 PresidenRepublik Indonesia membentuk Kementerian Agraria yang sederajat dengan kementerian laindan dipimpin oleh Menteri Agraria. TugasKementerian Agraria dimaksud antara lain :mempersiapkan pembentukkan perundang-undangan agraria nasional, melaksanakan danmengawasi perundang-undangan agraria, sertamenyempurnakan kedudukan dan kepastianhak tanah bagi rakyat.Kemudian Kementerian Agrariakewenangannya dipertegas dengan KeppresNomor 190 Tahun 1957 Tanggal 12 Desember 1957 untuk menjalankan segala usahamenyempurnakan kedudukan dan kepastianhak atas tanah melalui pendaftaran tanah.Berdasarkan Keppres Nomor 190 Tahun1957 tersebut Jawatan Pendaftaran Tanahdialihkan dari Departemen Kehakiman keKementerian Agraria sedangkan tugas danwewenang Jawatan Agraria beralih dari MenteriDalam Negeri ke Kementerian Agrariaberdasarkan Undang-Undang Nomor 7 Tahun1958.Berdasarkan Undang-undang No. 5Tahun 1960, lapangan pekerjaan Kementerian Agraria diperluas dengan kegiatan
Land Reform
dan
Land Use
. Dengan kewenanganyang ada diharapkan Kementrian Agraria dapatmewujudkan tertib hukum, administrasi,penggunaan tanah dan pemeliharaan tanahserta terciptanya suatu lingkungan hidup yangnyaman bersih dan terjamin keberadaansumber daya air bagi rakyat Indonesia. Namunsesuatu hal yang ironis dengan tujuan yangbegitu besar perkembangan organisasiKementrian Agraria berkali-kali berubah mulaidari tingkat Departemen, Direktorat, Dirjen Agraria, Kementerian Negara Agraria/BadanPertanahan Nasional dan saat ini kembalimenjadi Badan Pertanahan Nasional RepublikIndonesia sehingga harapan dan tujuan utamauntuk dibentuknya Kementrian Agraria padamasa lalu masih jauh dari harapan.
1.3.Masalah dan Tujuan1.3.1. Masalah
1. Bagaimana penerapan budaya organisasi diBPN ?2. Apa tipe budaya organisasi yang dominandi BPN ?
 1.3.2. Tujuan
1.
Untuk mengetahui penerapan budayaorganisasi di BPN.
2.
Untuk mengetahui tipe budayaorganisasi yang dominan di BPN.
II. KERANGKA TEORI
Organisasi adalah kesatuan (
entity 
)sosial yang dikoordinasikan secara sadar,dengan sebuah batasan yang relatif dapatdiidentifikasi, yang bekerja atas dasakontinyuitas untuk mencapai suatu tujuanbersama atau sekelompok tujuan(Robbins,1994). Sedangkan budaya organisasimenurut Effendi (2005) adalah semua ciri yangmenunjukkan kepribadian suatu organisasi :
 Budaya Organisasi Badan Pertanahan Nasional Republik Indonesia
2
 
keyakinan bersama, nilai-nilai dan perilaku-perilaku yang dianut oleh semua anggotaorganisasi. Menurut Mulyono (2003) dalambukunya “Budaya Korporat dan KeunggulanKorporasi” mendefinisikan budaya organisasisebagai sistem nilai yang diyakini oleh semuaanggota organisasi, yang dipelajari, diterapkandan dikembangkan secara berkesinambungan,berfungsi sebagai sistem perekat, dan dapatdijadikan acuan berperilaku dalam organisasiuntuk mencapai tujuan organisasi yang telahditetapkan. Pandangan Davis (1984), budayaorganisasi merupakan pola keyakinan dan nilai-nilai organisasional yang dipahami, dijiwai dandipraktekkan oleh organisasional sehingga polatersebut memberikan arti tersendiri dan menjadidasar berperilaku dalam organisasi. SedangkanSchein (1992) mendefinisikan budayaorganisasi sebagai suatu pola dari asumsi-asumsi dasar yang ditemukan, diciptakan ataudikembangkan oleh suatu kelompok tertentudengan maksud agar organisasi belajamengatasi atau menanggulangi masalah-masalah yang timbul sebagai akibat adaptasieksternal dan integrasi internal yang sudahberjalan cukup baik. Analisis budaya organisasi dapat dilakukandengan menggunakan model
competing valueframework 
(Kim S. Cameroon & Robert E. Quinn,1999). Secara sederhana model
competing value framework 
menghasilkan empat kuadranbudaya organisasi sebagai berikut:
Kuadran I:
Tipe budaya Adhokrasi, yaitu budaya organisasiyang sangat dinamis, dijiwai semangatkewiraswastaan dan semangat kreatifitas. Nilaiyang diutamakan adalah inovasi dan keberanianmengambil resiko. Ikatan yang menyatukanorganisasi adalah komitmen terhadapeksperimen dan inovasi dengan tujuanpertumbuhan dan memperoleh sumberdayabaru. Sukses diukur dengan perolehan produkatau jasa baru yang inovatif.
Kuadran II
Tipe budaya
market 
, yaitu suatu tipe budayaorganisasi yang memfungsikan diri sebagaipasar dengan melakukan interaksi-interaksiyang ditujukan untuk mencapai keuntungankompetitif. Konsep terpenting dalam tipebudaya organisasi ini adalah
‘transaction cost” 
.Dengan demikian budaya
market 
adalahbudaya yang berorientasi pada hasil (
result oriented 
) dan nilai-nilai yang dianggap pentingadalah daya saing (
competitiveness
) danproduktifitas. Tujuan jangka panjang organisasidengan pola budaya
market 
ini adalahmelakukan tindakan-tindakan kompetitif danmencapai sasaran serta target-target yangterukur. Sukses diukur dengan
market sha
eatau penguasaan pasar.
Kuadran III
Tipe budaya hirarki, adalah budaya organisasiyang bersifat formal dan terstruktur, di manasegala sesuatu yang dilakukan adalahberdasarkan prosedur-prosedur yang sudahditentukan. Nilai yang dianggap pentingadalah efesiensi dan kelancaran jalannya
 Budaya Organisasi Badan Pertanahan Nasional Republik Indonesia
3

Activity (16)

You've already reviewed this. Edit your review.
1 hundred reads
1 thousand reads
Arnita Febta liked this
Adi Cahyanto liked this
Dedi Suwasono liked this
Alexander Ke III liked this
Kristiani Friday liked this
Sri Endang Aris liked this
Slamet Riyadi liked this

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->