Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
7Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Laporan Audit Energi Indocement

Laporan Audit Energi Indocement

Ratings: (0)|Views: 402 |Likes:
Published by Gilang Rifani

More info:

Published by: Gilang Rifani on Jul 03, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

04/29/2014

pdf

text

original

 
TUGAS AUDIT ENERGILAPORAN AUDIT ENERGI
P. T. INDOCEMENT TUNGGAL PRAKARSA, Tbk
Disusun untuk memenuhi salah satu tugas mata kuliah Audit EnergiDiploma IV Program Studi Teknik Kimia Produksi BersihDi Jurusan Teknik KimiaDisusun oleh :Arya Febriyanto (08414002)Erickson. H (08414007)Gilang Rifani (08414013)Lisnawati. N (08414019)Rizki Z (08414024)Kelas 3 TKPBDosen Pembingbing : Ir. Bambang Soeswanto, M.T.
PRODI TEKNIK KIMIA PRODUKSI BERSIHJURUSAN TEKNIK KIMIAPOLITEKNIK NEGERI BANDUNG2011
 
P. T. INDOCEMENT TUNGGAL PRAKARSA, Tbk
 
URAIAN PERUSAHAAN
Indocement adalah salah satu produsen semen paling besar di Indonesia. Perusahaanini telah mempunyai sistem pengoperasian pembuatan semen yang terintegrasi dengankapasitas produksi total tahunannya mencapai 15,4 juta ton klinker. Perusahaan inididirikan pada tahun 1985 dan saat ini mengoperasikan 12 pabrik, sembilan terletak diCiteureup, Bogor, Jawa Barat; dua di Palimanan, Cirebon, Jawa Barat; dan satu di Tarjun,Kotabaru, Kalimantan Selatan. Produk utama Perusahaan ini adalah
Ordinary Portland Cement 
(OPC). Selain itu juga menghasilkan semen jenis lain seperti Type V, SemenPortland Type II dan V,
Oil Well Cement 
, dan Semen Portland Posolan. Indocementadalah satu
 – 
satunya produsen Semen Putih di Indonesia.Sejak tahun 2001, Group
 Heidelberg Cement 
, salah satu produsen semen dunia,berkedudukan di Jerman dan beroperasi di 50 negara, mengendalikan mayoritas sahamdari perusahan ini. Sejak itu, perusahaan ini memfokuskan untuk mendapatkan kembalikeuntungan finansialnya yang telah hilang selama krisis keuangan Asia. Dengan dukungantenaga ahli dari internasional Group
 Heidelberg
 
Cement 
dalam bidang teknis, keuangandan pemasaran serta jaringan global, Indocement memfokuskan kembali aktivitasnya dibisnis inti yaitu memproduksi semen, dengan tujuan terakhir untuk mendapatkan kembalikekuatan keuangannya. Pada tahun 2003, perusahaan ini mencapai total penjualan darilebih dari Rp 4 trilyun. Saham Indocement telah didaftarkan di
Surabaya Stock Exchange
dan
 Jakarta
 
Stock Exchange
. Perusahaan ini mempekerjakan lebih dari 7.100 personilpada akhir tahun 2003.
 
URAIAN PROSES
Pada dasarnya, semen dihasilkan dengan
 pyro
 – 
processing
, penyiapan bahan bakudan penghalusan klinker yang diproduksi. Semen yang paling umum, Sement Portlandmemerlukan empat komponen bahan kimia yang utama untuk mendapatkan komposisikimia yang sesuai. Bahan tersebut adalah kapur (batu kapur), silika (pasir silika), alumina(tanah liat) dan besi oksida (bijih besi). Gipsum dalam jumlah yang sedikit ditambahkanselama penghalusan untuk memperlambat pengerasan.
 
 Penyedian bahan baku
: Pabrik Semen Indocement Tunggal Prakarsa di Citeureupmengoperasikan penggalian batu kapur dan tanah liat sendiri. Komponen campuran bahanbaku lainnya dibeli dari tempat lain yaitu pasir silika, alumina (biasanya bauksit) dan besi.
 Persiapan bahan baku
: Semua bahan baku dihancurkan sampai menjadi bubuk halus dan dicampur sebelum memasuki proses pembakaran. Pengeringan awal bahan bakudiperlukan untuk proses penggilingan dengan sistim kering.
 Persiapan bahan bakar dan pyro
 – 
 
 processing
: Tahap yang yang paling rumitdalam memproduksi Semen Portland adalah proses pembakaran, dimana terjadi proseskonversi kimiawi sesuai rancangan dan proses fisika untuk mempersiapkan campuranbahan baku membentuk klinker. Proses dilakukan di dalam
rotary kiln
denganmengunakan bahan bakar fosil berupa padat (batubara), cair (solar), atau bahan bakaralternatif. Batubara adalah bahan bakar yang paling umum dipergunakan karenapertimbangan biaya.
 Persiapan material aditif dan penghalusan
: Proses terakhir dalam memproduksiSemen Portland adalah penghalusan klinker dengan tambahan sedikit gipsum, kurang dari4%, untuk menghasilkan jenis
Ordinary Portland Cement I 
. Jenis semen lain dihasilkandengan penambahan bahan aditif posolan atau batu kapur di dalam penghalusan semen.
 Pengendalian mutu
: Proses produksi pada setiap pabrik dimonitor olehmasingmasing pabrik dan dipusatkan di pusat ruang kontrol di mana peralatan komputerdigunakan untuk memonitor keseluruhan proses dari pengambilan bahan baku di gudangpenyimpanan hingga penghalusan semen. Pemeriksaan mutu semen dilaksanakan secaraterus
menerus. Untuk memastikan produksi semen tetap bermutu tinggi secara konsisten,suatu sistem modern pengambilan sample otomatis, analisis X
 
ray otomatis dankomputerisasi proses dilaksanakan secara on
 
line untuk menjaga komposisi bahan bakusesuai ketentuan sehingga didapatkan komposisi kimia produk semen yang konsisten.
 Pengiriman
: Fasilitas penyimpanan semen, pengemasan, pengangkutan danpengiriman adalah unsur penting dari suatu pabrik semen. Fasilitas ini nampak tidak penting dibandingkan dengan bagian yang lain dari pabrik semen, tetapi investasinyacukup besar terhadap total pabrik.Perusahaan telah menerapkan berbagai hal dengan harapan dapat terakreditasisebagai
Perusahaan Peduli Warga (
Good Corporate Citizen
)
dalam skema baru bagiPerusahaan di Indonesia. Pertama, Indocement menawarkan pelayanan jasa medis kepadamasyarakat untuk keadaan darurat di klinik setempat maupun klinik yang bergerak 
(mobile

Activity (7)

You've already reviewed this. Edit your review.
1 thousand reads
1 hundred reads
Hera Alfa Beta liked this
Iffan Mu liked this
Mazs Ruri liked this
Indra D. Winarko liked this
Dedy Al-Riyaghi liked this

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->