Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword or section
Like this
3Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Proposal Skripsi

Proposal Skripsi

Ratings: (0)|Views: 2,568|Likes:
Published by Roy Barker Marbun

More info:

Published by: Roy Barker Marbun on Jul 03, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

03/26/2014

pdf

text

original

 
1
BAB 1PENDAHULUANA.
 
LATAR BELAKANG
Pembangunan merupakan suatu proses perubahan yangberlangsung secara sadar terencana dan berkelanjutan dengan sasaranutamanya adalah untuk manusia atau masyarakat suatu bangsa. Ini berartibahwa pembangunan senantiasa beranjak dari suatu keadaan atau kondisikehidupan yang kurang baik menuju suatu kehidupan yang lebih baik dalam rangka mencapai tujuan nasional suatu bangsa (Tjokroamidjojo &Mustopodidjaja, 1988 ; Siagian, 1985).Salah satu bukti pelaksanaan pembangunan nasional adalah adanyapengelolaan di bidang ekonomi yaitu perdagangan. Perdagangan padaumumnya merupakan kegiatan membeli barang di suatu tempat dansewaktu
 – 
waktu dapat dijual kembali ditempat lain untuk mendapatkankeuntungan. Pedagang adalah orang yang melakukan kegiatanperdagangan dan salah satu contoh pedagang ini adalah pedagang kakilima yang merupakan sector informal dalam perekonomian.Dalam perkembangannya, keberadaan pedagang kaki lima diperkotaan Indonesia mengalami masalah
 – 
masalah yang terkait dengangangguan dalam keamanan dan ketertiban masyarakat. Kesan kumuh, liardan merusak keindahan sudah melekat pada usaha mikro ini. Merekaberjualan di trotoar jalan, di taman
 – 
taman kota, jembatan penyebranganbahkan badan jalan pun dijadikan sebagai tempat berjualan. Pemerintah
 
2
sudah berulang kali melakukan penertiban terhadap PKL ini karenaditengarai sebagai penyebab kemacetan.Perihal timbulnya pedagang kaki lima ini karena adanya suatukondisi dimana pembangunan dan pendidikan yang tidak merata di seluruhIndonesia. Para PKL ini juga timbul akibat tidak adanya lapangan kerjabagi rakyat kecil yang tidak memiliki kemampuan untuk berproduksi. Jadiwajar saja para pedagang kaki lima ini merupakan imbas dari banyaknya jumlah rakyat miskin di Indonesia. Mereka berdagang karena tidak adapilihan lain, tidak memiliki pendidikan yang memadai, tingkat pendapatanekonomi yang kurang baik dan tidak tersedianya lapangan pekerjaanuntuk mereka.Dalam Undang
 – 
 
Undang dasar 1945 pasal 27 ayat 2 berbunyi ”
Tiap
 – 
tiap warga negara berhak atas pekerjaan dan penghidupan yanglayak bagi kemanusiaan. Pasal ini memberikan pengertian bahwapemerintah memiliki peran dan tanggung jawab dalam memberantaspengangguran dan mengusahakan lapangan pekerjaan yang layak bagirakyatnya dengan upah yang layak pula untuk hidup.Di Indonesia belum ada Undang
 – 
Undang yang khusus mengaturtentang pedagang kaki lima ini tapi hanya ada Peraturan Daerah (Perda)yang mengaturnya. Peraturan Daerah ini dibuat oleh masing
 – 
masingdaerah untuk mengatur masalah
 – 
masalah yang terdapat di daerahnya.Kalaupun ada Undang
 – 
undang yang dibuat pemerintah itu lebih mengacu
 
3
kepada usaha mikro, kecil menengah yaitu UU no 20 tahun 2008 dan UUno 19 tahun 1995 tentang usaha kecilPermasalahan pedagang kaki lima ini yang telah menjadi fenomenadi kota
 – 
kota besar khususnya di kota Payakumbuh yang juga banyak terdapat pedagang kaki lima. Untuk itu pemerintah harus memiliki perandan tanggung jawab dalam menangani masalah pedagang kaki lima iniyaitu dengan mengeluarkan kebijakan berupa Peraturan daerah yangmengatur tentang pedagang kaki lima. Salah satu kebijakan pemerintahkota Payakumbuh adalah Perda Kota Payakumbuh no 9 tahun 2010 yangmengatur tentang Pedagang kali lima ini.Beberapa peraturan perundangan tersebut diatas merupakankebijakan publik (
 public policy
) atau yang sering disebut kebijakan negara,karena kebijakan itu dibuat negara. Bila dikaitkan dengan tujuankebijakan, maka yang hendak dicapai adalah untuk mewujudkankehidupan yang sejahtera untuk kaum marginal di Indonesia. Kebijakanpublic merupakan keputusan
 – 
keputusan orang banyak pada tataranstrategis yang dibuat oleh pemegang otoritas public. Sedangkan pengertiankebijakan menurut Frederich yang dikutip oleh Rahmadani Yusran dkk (2006 : 7) m
erupakan ”Serangkaian tindakan yang diusulkan seseorang
kelompok atau pemerintah dalam suatu lingkungan tertentu denganmenunjukkan kesulitan
 – 
kesulitan atau kemungkinan
 – 
kemungkinanurutan kebijksanaan tersebut dalam
rangka mencapai tujuan tertentu”
.

Activity (3)

You've already reviewed this. Edit your review.
1 thousand reads
1 hundred reads
You NaRa liked this

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->