Welcome to Scribd. Sign in or start your free trial to enjoy unlimited e-books, audiobooks & documents.Find out more
Download
Standard view
Full view
of .
Look up keyword
Like this
1Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
MAKALAH PRAKTIKUM BIOMOLEKULER...

MAKALAH PRAKTIKUM BIOMOLEKULER...

Ratings:
(0)
|Views: 174|Likes:

More info:

Published by: Achmad Dodi Meidianto on Jul 03, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

07/03/2012

pdf

text

original

 
KATA PENGANTAR
Segala puji dan syukur dipanjatkan kehadirat Allah SWT, dengan rahmat dan kuasanyatelah mengizinkan rampungnya makalah ini tepat pada waktunya.Makalah ini disusun bertujuan untuk membantu pembaca dalam mempelajariitentang Biomolekuler yang akan dibahas dalam makalah ini serta untuk menambahpengetahuan dan wawasan pembaca.Dalam penyusunan makalah ini tidak lupa penyusun ucapkan terima kasih kepadasemua pihak atas bantuan, saran dan dorongannya. Penyusunmenyadari bahwa dalam makalah ini masih banyak kekurangan sehingga penyusunmengharapkan saran dan kritikan yang membangun demi perbaikan makalah ini dimasa yangakan datang.Akhir kata penyusun mengharapkan agar para pembaca dapat menarik manfaat darimakalah iniPalembang, 1 Juli 2012Penyusun
 
EKSTRAKSI
Ekstraksi adalah pemisahan suatu zat dari campurannya dengan pembagian sebuah zat terlarutantara dua pelarut yang tidak dapat tercampur untuk mengambil zat terlarut tersebut darisatu pelarut ke pelarut yang lain. Seringkali campuran bahan padat dan cair (misalnyabahanalami)tidak dapat atau sukar sekali dipisahkan dengan metode pemisahan mekanis atau termisyang telah dibicarakan. Misalnya saja,karena komponennya saling bercampur secara sangaterat, peka terhadap panas,beda sifat-sifat fisiknya terlalu kecil, atau tersedia dalamkonsentrasi yang terlalu rendah.Dalam hal semacam. itu, seringkali ekstraksi adalah satu-satunya proses yang dapat digunakanatau yang mungkin paling ekonomis. Sebagai contoh pembuatan ester (essence) untuk bau-bauan dalam pembuatan sirup atau minyak wangi, pengambilan kafein dari daun teh, biji kopiatau biji coklat dan yang dapat dilihat sehari-hari ialah pelarutan komponen-komponen kopidengan menggunakan air panas dari biji kopi yang telah dibakar atau digiling.
 
Penyiapan bahan yang akan diekstrak dan plarut
SelektivitasPelarat hanya boleh melarutkan ekstrak yang diinginkan, bukan komponen-komponen lain daribahan ekstraksi. Dalam praktek,terutama pada ekstraksi bahan-bahan alami, sering juga bahanlain (misalnya lemak, resin) ikut dibebaskan bersama-sama dengan ekstrak yang diinginkan.Dalam hal itu larutan ekstrak tercemar yang diperoleh harus dibersihkan, yaitu misalnyadiekstraksi lagi dengan menggunakan pelarut kedua.KelarutanPelarut sedapat mungkin memiliki kemampuan melarutkan ekstrak yang besar (kebutuhanpelarut lebih sedikit).Kemampuan tidak saling bercampurPada ekstraksi cair-cair, pelarut tidak boleh (atau hanya secara terbatas) larut dalam bahanekstraksi.KerapatanTerutama pada ekstraksi cair-cair, sedapat mungkin terdapat perbedaan kerapatan yang besarantara pelarut dan bahan ekstraksi. Hal ini dimaksudkan agar kedua fasa dapat dengan mudahdipisahkan kembali setelah pencampuran (pemisahan dengan gaya berat). Bila bedakerapatannya kecil, seringkali pemisahan harus dilakukan dengan menggunakan gayasentrifugal (misalnya dalam ekstraktor sentrifugal).ReaktivitasPada umumnya pelarut tidak boleh menyebabkan perubahan secara kimia padakomponenkornponen bahan ekstarksi. Sebaliknya, dalam hal-hal tertentu diperlukan adanyareaksi kimia (misalnya pembentukan garam) untuk mendapatkan selektivitas yang tinggi.Seringkali Ekstraksi juga disertai dengan reaksi kimia. Dalam hal ini bahan yang akan dipisahkanmutlak harus berada dalam bentuk larutan.Titik didihKarena ekstrak dan pelarut biasanya harus dipisahkan dengan cara penguapan, destilasi ataurektifikasi, maka titik didit kedua bahan itu tidak boleh terlalu dekat, dan keduanya tidakmembentuk ascotrop.Ditinjau dari segi ekonomi, akan menguntungkan jika pada prosesekstraksi titik didih pelarut tidak terlalu tinggi (seperti juga halnya dengan panas penguapanyang rendah).

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->