Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
1Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Analisis Dampak Lingkungan Di Sungai Cikapundung

Analisis Dampak Lingkungan Di Sungai Cikapundung

Ratings: (0)|Views: 37 |Likes:
Published by dhitzz

More info:

Published by: dhitzz on Jul 03, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

07/03/2012

pdf

text

original

 
 
ANALISIS DAMPAK LINGKUNGAN DI SUNGAI CIKAPUNDUNG
Diajukan untuk memenuhi salah satu tugas dari mata kuliahAnalisis Dampak Lingkungan
 
Oleh:Katri Frias Fratiwi (0906056)Ninda Novitasari (0901873)Novia Tresna Dewi (0901628)Nurliani Ramadhani (0901376)Zayn Naeladhani (0900571)
PROGRAM STUDI MANAGEMENT RESORT AND LEISUREFAKULTAS PENDIDIKAN ILMU PENGETAHUAN SOSIALUNIVERSITAS PENDIDIKAN INDONESIA2012
 
 Pengertian Analisis Dampak Ligkungan
Kajian mengenai dampak besar dan penting;Suatu kegiatan dan atau usaha yang direncanakan;Terhadap lingkungan hidup;Yang diperlukan bagi proses pengambilan keputusan tentang penyelenggaraan usaha danatau kegiatan.Jadi Analisis Dampak Lingkungan(AMDAL) adalah merupakan kajian atau studi yangmenghasilkan informasi untuk meningkatkan pengetahuan, pengertian, dan pemahamandalam rangka meningkatkan rasionalitas pengambilan keputusan
Analisis Dampak Lingkungan Sungai Cikapundung
 Area Bantaran Sungai Cikapundung di Kawasan Tamansari semula hanyalah persawahanbiasa yang diairi dengan irigasi langsung dari sungai. Di atas tanah yang saat ini terbangunkampus satu UNISBA, dahulunya adalah sebentuk Taman Pemakaman Umum bagi wargaBelandaDi bagian utara, pada tahun 1920 dibangun taman satwa yang hingga sekarang dikenalsebagai Kebun Binatang Bandung. Diantara keduanya selanjutnya dikembangkan sebagai areapembibitan dan pertamanan yang secara ekologis sangat sesuai dengan tuntutan alamiah kawasantersebut. Jadi sebenarnya Tamansari memiliki latar belakang historis sebagai ruang terbuka yangdirencanakan sebagai kawasan rekreasi dan taman botani.Dalam perkembangannya, dinamikapenduduk dan letaknya yang strategis terhadap fungsi pendidikan tinggi (ITB, Unisba, Unpasdan Unpad), perdagangan dan jasa komersial (Dago dan Cihampelas) serta kawasan rekreasiKebun Binatang Bandung mengakibatkan perubahan fungsi kawasan menjadi lingkunganperumahan kepadatan tinggi (Djoeffan, 2004). Perkembangan dengan cara demikian dipercepatpula oleh pembiaran dan ketidaktegasan dalam kebijakan pemerintah. Sungai cikapundungsering kali tercemari oleh limbah adiktif B3 karena letak alaminya melewati perkotaan danbeberapa desa / perkampungan yang melewati pabrik-pabrik.Sungai cikapundung sangat rentan dengan limbah tersebut,dan bisa dikatakan salah satusumber pembuangan pabrik ataupun sampah rumah tangga dan sampah-sampah limbahpembuangan pabrik.
 
Gerakan Cikapundung Bersih adalah program pemerintah kota dalam pemberdayaan sungaiCikapundung yang mempunyai isi deklarasi yaitu; Mewujudkan sungai Cikapundung bersih,sebagai ruang publik yang menyatu dengan fungsi lingkungan fisik, seni budaya, sosial danekonomi bagi warga Kota Bandung dan membangun kesadaran dan partisipasi pemangkukepentingan untuk tidak membuang sampah dan limbah ke sungai. Operasionalisasi gerakanCikapundung bersih terdiri dari tujuh tahapan yaitu, bakti sosial, pengerukan sedimen,normalisasi sungai, inventarisasi bangunan di bantaran sungai serta perubahan tata letak bangunan yang semula membelakangi menjadi menghadap sungai, penataan sempadan sungai,
Lokasi
- Ketinggian 1080 m dpl.- Merupakan muara dari 3 sungai kecil di bagian utara, yaitu sungai Cikapundung, Cikawari danCigulung (dari daerah Dago Bengkok ke sebelah utara).- Curah hujan antara 2000-2500 mm/tahun.- Permukaan tanah merupakan bukit yang bergelombang dengan kontur rapat dan kemiringan15%.- Guna lahan didominasi oleh hutan.Panjang sungai yang melintas antara Jalan Siliwangi hingga Jalan Wastukencanamencapai 2.8 km. Saat ini sebagian besar sempadan sungai telah dipenuhi oleh rumah wargasehingga tidak menyisakan ruang bebas antara permukiman dengan badan sungai. Bahkanbanyak bangunan rumah yang didirikan di atas badan air dengan membuat kantilever.Permukiman di kawasan ini memiliki tingkat kepadatan penduduk rata
rata mencapai 529 jiwa/ha. Menurut Direktorat Jendral Penataan Ruang Kementrian Umum, garis sempadan antarabadan sungai dengan jalan adalah 50 meter untuk kawasan pedesaan dan 25 meter untuk kawasan perkotaan.Aktifitas ekonomi warga yang dominan pada kawasan ini adalah perdagangan skala kecildengan banyak ragam. Selain itu marak pula usaha hunian sewa (rumah kontrakan). Akses dalamkawasan didominasi oleh jaringan jalan yang hanya memadai untuk pejalan kaki.Kondisi topografi 11 yang terjal dan rapatnya hunian membentuk pola lebar jalan yang sempit(1
2.5 meter), ramp terjal dan gang
gang yang bertangga
tangga. Sedangkan akses kendaraankhususnya roda empat terhenti tidak jauh setelah masuk ke dalam kawasan dan berujungmengantung, tidak membentuk loop.Peraturan Daerah Kota Bandung Nomor 10 Tahun 2003 tentang Rencana PembangunanTahunan Daerah (Repetada) Kota Bandung Tahun 2004;
Program-program yang telah dilakukan Pemerintah
- Program realisasi aturan sempadan sungai dan pembangunan waduk kecil (Dinas PengelolaanSumber Daya Air Jawa Barat)- Program pembangunan sumur resapan (BPLHD Jabar)- Program Kali Bersih (BPLHD Jabar dan BPLH Kota Bandung)

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->