Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
5Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Pemikiran Ali Syariati

Pemikiran Ali Syariati

Ratings: (0)|Views: 148 |Likes:
Published by Ahmad Hazami Mabrur

More info:

Published by: Ahmad Hazami Mabrur on Jul 03, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

05/12/2013

pdf

text

original

 
Riwayat Hidup Ali Syariati
Kamis, 09 Februari 2012
Ali Syariati adalah anak pertama dari Muhammad Taqidan Zahra, ia lahir di daerah Mazinan yang terletak di pinggirankota Mashad Iran pada tanggal 24 November 1933, bertepatandengan peristiwa penting yang dialami oleh ayahnya, yakni berhasilmenyelesaikan studi keagamaan dasarnya dan diamanahkansebagai pengajar di Sekolah Dasar Syerafat. Keluarga AliSyariati tergolong sebagai keluarga terhormat dan bahkan taatterhadap agama, ritual keagamaan merupakan kegemaran secaraseksama dalam rumah tangganya. Islam dipandang oleh ayahkeluarga ini lebih sebagai doktrin dan filsafat yang relevandengan zaman moderen, dari pada sebagai keyakinan masa laluyang bersifat pribadi dan untuk memikirkan diri sendiri.[1]Syariati tergolong sebagai salah satu tokoh yang turut aktif membantu perjuangan Imam Khomeni dalam menjatuhkanrezim Syah yang lalim di Iran. Terkait dengan perjuanganmenegakkan kebenaran dan keadilan menurut ajaran Islam,Doktor Sastra lulusan Universitas Sorbone Prancis ini berjuangtak kenal lelah, bahkan bisa dikata bahwa selama hidupnya Iaterus mengabdikan dirinya membangun masyarakat Islam Iran
 
dari belenggu kezaliman. Gagasan-gagasannya yang dituangkandalam setiap ceramah-ceramahnya, menggiring para pemudadan mahasiswa Iran tergugah semangatnya untumemperjuangkan kebenaran dan keadilan.Sejarah telah melukiskan bahwa pada masa kanak-kanak (masa dimana bermain jadi hobi/kegemaran bagi teman-temansebayanya), Syariati justru memperlihatkan fakta lain, Ia malahasyik membaca berbagai macam literatur. Kegemaran ini terus berlanjut hingga masa remajanya. Sejak tahun pertama diSekolah menengah atas, Syariati gemar membaca buku-bukufilsafat, sastra, syair, ilmu Sosisial, dan studi keagamaandiperpustakaan peribadi ayahnya yang memiliki koleksi kuranglebih 2000 buku.Tahun 1959, Syariati masuk Fakultas Sastra di UniversitasMasyhad dan berhasil menunjukkan peringkat terbaiknyadikelas meski dililit oleh kesibukan resminya sebagai guru
 full-time
. Berkat hobi dan kegemarannya di bidang sastramengantarkan Syariati popular dikalangan mahasiswa. DiUniversitas tersebut, Syariati bertemu dengan Puran-e SyariatRazavi yang kelak menjadi istertinya. Pada April 1959, prestasiakademis Syariati mengantarkannya mendapat beasiswa untu
 
melanjutkan studi ke luar negeri (Paris), sedangkan istri dan puterinya Ehsan menyusul setahun kemudian.Keberadaan Syariati di Paris, dijadikan sebagaimomentum untuk berkenalan dengan karya-karya dan gagasan-gagasan baru yang mencerahkan, yang mempengaruhi pandangan hidup dan wawasannya mengenai dunia. Iamengikuti kuliah-kuliah akademisi, filsuf, penyair, militant, danmembaca karya-karya mereka, dan tidak jarang Ia bertuka pikiran dengan mereka.[2]Disinilah Syariati berkenalan dengan banyak tokoh intelektual Barat, antara lain Louis Massigon yang begitu dihormatinya, Frantz Fanon, Jacques Berque dan lain-lain.Semangat perjuangan Syariati tidak pernah surut, meski Ia berada di Perancis Ia tetap berjuang melawan rezim Sah Pahlevidi Iran. Antara tahun 1962 dan 1963, waktu Syariati habis tersitauntuk aktivitas politik dan jurnalistik. Dan setelah meraih gelar doktornya pada tahun 1963, setahun kemudian Syariati dankeluarganya kembali ke Masyhad Iran. Pada tahun 1965 Syariati bekerja di Pusat penelitian kementerian pendidikan di Teheran.Kemudian pada 1967, mulai mengajar di Universitas Masyhad.Inilah awal kontaknya dengan mahasiswa-mahasiswa Iran.

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->