Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
7Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Pemberian Obat Per Oral

Pemberian Obat Per Oral

Ratings: (0)|Views: 362 |Likes:
Published by difkyw

More info:

Published by: difkyw on Jul 04, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

10/16/2013

pdf

text

original

 
PEMBERIAN OBAT PER ORAL
PEMBERIAN OBAT ORALBy. Eny Retna Ambarwati1. DefinisiPemberian obat per oral adalah memberikan obat yang dimasukkan melalui mulut.2. Tujuan Pemberiana. Untuk memudahkan dalam pemberianb. Proses reabsorbsi lebih lambat sehingga bila timbul efek samping dari obat tersebut dapatsegera diatasic. Menghindari pemberian obat yang menyebabkan nyerid. Menghindari pemberian obat yang menyebabkan kerusakan kulit dan jaringan3. Persiapan alata. Baki berisi obatb. Kartu atau buku berisi rencana pengobatanc. Pemotong obat (bila diperlukan)d. Martil dan lumpang penggerus (bila diperlukan)e. Gelas pengukur (bila diperlukan)f. Gelas dan air minumg. Sedotanh. Sendok i. Pipet j. Spuit sesuai ukuran untuk mulut anak-anak 4. Prosedur kerjaa. Siapkan peralatan dan cuci tanganb. Kaji kemampuan klien untuk dapat minum obat per oral (menelan, mual, muntah, adanyaprogram tahan makan atau minum, akan dilakukan pengisapan lambung dll)c. Periksa kembali perintah pengobatan (nama klien, nama dan dosis obat, waktu dan carapemberian) periksa tanggal kedaluarsa obat, bila ada kerugian pada perintah pengobatanlaporkan pada perawat/bidan yang berwenang atau dokter yang meminta.d. Ambil obat sesuai yang diperlukan (baca perintah pengobatan dan ambil obat yangdiperlukan)e. Siapkan obat-obatan yang akan diberikan. Siapkan jumlah obat yang sesuai dengan dosisyang diperlukan tanpa mengkontaminasi obat (gunakan tehnik aseptik untuk menjagakebersihan obat).1) Tablet atau kapsula) Tuangkan tablet atau kapsul ke dalam mangkuk disposibel tanpa menyentuh obat.b) Gunakan alat pemotong tablet bila diperlukan untuk membagi obat sesuai dengan dosisyang diperlukan.c) Jika klien mengalami kesulitan menelan, gerus obat menjadi bubuk dengan menggunakanmartil dan lumpang penggerus, kemudian campurkan dengan menggunakan air. Cek denganbagian farmasi sebelum menggerus obat, karena beberapa obat tidak boleh digerus sebabdapat mempengaruhi daya kerjanya.2) Obat dalam bentuk caira) Kocok /putar obat/dibolak balik agar bercampur dengan rata sebelum dituangkan, buangobat yang telah berubah warna atau menjadi lebih keruh.b) Buka penutup botol dan letakkan menghadap keatas. Untuk menghindari kontaminasi padatutup botol bagian dalam.
 
c) Pegang botol obat sehingga sisa labelnya berada pada telapak tangan, dan tuangkan obatkearah menjauhi label. Mencegah obat menjadi rusak akibat tumpahan cairan obat, sehinggalabel tidak bisa dibaca dengan tepat.d) Tuang obat sejumlah yang diperlukan ke dalam mangkuk obat berskala.e) Sebelum menutup botol tutup usap bagian tutup botol dengan menggunakan kertas tissue.Mencegah tutup botol sulit dibuka kembali akibat cairan obat yang mengering pada tutupbotol.f) Bila jumlah obat yang diberikan hanya sedikit, kurang dari 5 ml maka gunakan spuit steriluntuk mengambilnya dari botol.f. Berikan obat pada waktu dan cara yang benar.1) Identifikasi klien dengan tepat.2) Menjelaskan mengenai tujuan dan daya kerja obat dengan bahasa yang mudah dimengertioleh klien.3) Atur pada posisi duduk, jika tidak memungkinkan berikan posisi lateral. Posisi inimembantu mempermudah untuk menelan dan mencegah aspirasi.4) Beri klien air yang cukup untuk menelan obat, bila sulit menelan anjurkan klienmeletakkan obat di lidah bagian belakang, kemudian anjurkan minum. Posisi ini membantuuntuk menelan dan mencegah aspirasi.5) Catat obat yang telah diberikan meliputi nama dan dosis obat, setiap keluhan, dan tandatangan pelaksana. Jika obat tidak dapat masuk atau dimuntahkan, catat secara jelas alasannya.6) Kembalikan peralatan yang dipakai dengan tepat dan benar, buang alat-alat disposibelkemudian cuci tangan.7) Lakukan evaluasi mengenai efek obat pada klien.Referensi :Bobak, K. Jensen, 2005, Perawatan Maternitas. Jakarta. EGCElly, Nurrachmah, 2001, Nutrisi dalam keperawatan, CV Sagung Seto, Jakarta.Depkes RI. 2000. Keperawatan Dasar Ruangan Jakarta.Engenderhealt. 2000. Infection Prevention, New York.JHPIEGO, 2003. Panduan Pengajaran Asuhan Kebidanan, Buku 5 Asuhan Bayi Baru LahirJakarta. Pusdiknakes.JNPK_KR.2004. Panduan Pencegahan Infeksi Untuk Fasilitas Pelayanan Kesehatan DenganSumber Daya Terbatas. Jakarta : Yayasan Bina Pustaka Sarwono Prawiroharjo.Johnson, Ruth, Taylor. 2005. Buku Ajar Praktek Kebidanan. Jakarta. EGC.Kozier, Barbara, 2000, Fundamental of Nursing : Concepts, Prosess and Practice : Sixthedition, Menlo Park, Calofornia.Potter, 2000, Perry Guide to Basic Skill and Prosedur Dasar, Edisi III, Alih bahasa EsterMonica, Penerbit buku kedokteran EGC.Samba, Suharyati, 2005. Buku Ajar Praktik Kebidanan. Jakarta. EGC
http://enyretnaambarwati.blogspot.com/2010/02/pemberian-obat-per-oral.html
 
Minggu, 17 April 2011
 Tehnik Pemberian Obat: "Pemberian obat kepada pasien dapat dilakukan melalui beberapa cara di antiaranya: oral,parenteral, rektal, vaginal, kulit, mata, telinga dan hidung, dengan menggunakan prinsip limatepat yakni tepat nama pasien, tepat nama obat, tepat dosis obat, tepat cara pemberian dantepat waktu pemberian.
Pemberian Obat per Oral
 Merupakan cara pemberian obat melalui mulut dengan tujuan mencegah, mengobati,mengurangi rasa sakit sesuai dengan efek terapi dari jenis obat.Alat dan Bahan:1. Daftar buku obat/ catatan, jadual pemberian obat.2. Obat dan tempatnya.3. Air minum dalam tempatnya.Prosedur Kerja:1. Cuci tangan.2. Jelaskan prosedur yang akan dilakukan.3. Baca obat, dengan berprinsip tepat obat, tepat pasien, tepat dosis, tepat waktu dan tepattempat.4. Bantu untuk meminumkannya dengan cara:
 
Apabila memberikan obat berbentuk tablet atau kapsul dari botol, maka tuangkan jumlah yang dibutuhkan ke dalam tutup botol dan pindahkan ke tempat obat. Jangansentuh obat dengan tangan. Untuk obat berupa kapsul jangan dilepaskanpembungkusnya.
 
Kaji kesulitan menelan, bila ada jadikan tablet dalam bentuk bubuk dan campurdengan minuman.
 
Kaji denyut nadi dan tekanan darah sebelum pemberian obat yang membutuhkanpengkajian.5. Catat perubahan, reaksi terhadap pemberian, dan evaluasi respon terhadap obat denganmencatat hasil pemberian obat.6. Cuci tangan.
Pemberian Obat via Jaringan Intrakutan
 Merupakan cara memberikan atau memasukkan obat ke dalam jaringan kulit dengan tujuanuntuk melakukan tes terhadap reaksi alergi jenis obat yang akan digunakan. Pemberian obatmelalui jaringan intrakutan ini dilakukan di bawah dermis atau epidermis, secara umumdilakukan pada daerah lengan tangan bagian ventral.Alat dan Bahan:1. Daftar buku obat/catatan, jadual pemberian obat.2. Obat dalam tempatnya.3. Spuit 1 cc:/spuit insulin.4. Kapas alkohol dalam tempatnya.

Activity (7)

You've already reviewed this. Edit your review.
1 thousand reads
1 hundred reads
Asmaul Husnaini liked this
Alfiana Nur S liked this
Risky Nur'aini liked this

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->