Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
5Activity
P. 1
Satu Dekade WASPOLA. Media Informasi Air Minum dan Penyehatan Lingkungan PERCIK Edisi Khusus Juni 2009.

Satu Dekade WASPOLA. Media Informasi Air Minum dan Penyehatan Lingkungan PERCIK Edisi Khusus Juni 2009.

Ratings: (0)|Views: 54 |Likes:
Published by Oswar Mungkasa
Percik Juni 2009

01

DARI REDAKSI

emasuki tahun 2009 ini, banyak proyek AMPL di Indonesia yang telah dan akan segera berakhir, diantaranya Waspola 2. Setelah melalui satu dekade, akhirnya sebagaimana kata pepatah “Tiada pesta yang tak berakhir”, Waspola 2 per Juni 2009 telah tutup buku. Di ujung proyek, salah satu kewajiban dari pengelola proyek adalah menyusun laporan akhir. Harapannya, laporan tersebut akan dibaca oleh khalayak. Namun kenyataannya, sebagian besar laporan tersebut hanya men
Percik Juni 2009

01

DARI REDAKSI

emasuki tahun 2009 ini, banyak proyek AMPL di Indonesia yang telah dan akan segera berakhir, diantaranya Waspola 2. Setelah melalui satu dekade, akhirnya sebagaimana kata pepatah “Tiada pesta yang tak berakhir”, Waspola 2 per Juni 2009 telah tutup buku. Di ujung proyek, salah satu kewajiban dari pengelola proyek adalah menyusun laporan akhir. Harapannya, laporan tersebut akan dibaca oleh khalayak. Namun kenyataannya, sebagian besar laporan tersebut hanya men

More info:

Published by: Oswar Mungkasa on Jul 04, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

05/08/2013

pdf

text

original

 
D
ARI
R
EDAKSI
01
PercikJuni 2009
M
emasuki tahun 2009 ini, banyak proyek AMPL diIndonesia yang telah danakan segera berakhir, diantaranya Waspola 2. Setelah melalui satudekade, akhirnya sebagaimana katapepatah “Tiada pesta yang tak  berakhir”, Waspola 2 per Juni 2009telah tutup buku. Di ujung proyek,salah satu kewajiban dari pengelolaproyek adalah menyusun laporanakhir.Harapannya, laporan tersebutakan dibaca oleh khalayak. Namunkenyataannya, sebagian besar lapor-an tersebut hanya mengisi pojok  berdebu dari rak buku di kantorpemerintah. Menyadari hal tersebut,
 Percik
kemudian bekerjasama de-ngan Waspola mencoba menuangkanlaporan akhir tersebut kedalam for-mat majalah. Tepatnya menjadi isidari edisi khusus
 Percik
pada bulanJuni 2009.Informasi dan data tentang Waspola 2 dikemas dalam berbagairubrik seperti laporan utama, wawan-cara, wawasan, regulasi, praktek ung-gulan, dan info seputar pelaku.Produk Waspola 2 pun mendapatporsi untuk ditampilkan baik yang berupa buku, audio visual, bahkansitus. Apakah dengan cara ini kemu-dian khalayak akan tertarik membacahasil Waspola 2. Hanya waktu yang bisa menjawab.Edisi kali ini merupakan edisikhusus kedua, setelah edisi khususpertama dengan tema PengelolaanSampah Berbasis Masyarakat (PSBM) yang sebenarnya merupakan upayamemasyarakatkan PSBM ke tengahmasyarakat. Ini merupakan terobosankami agar pembaca tidak merasa bosan dengan gaya yang sama daritahun ke tahun. Direncanakan sepan- jang tahun 2009,
 Percik
akan terbitdalam bentuk edisi khusus sebanyak 5kali.Hal yang membanggakan bahwakesemua edisi khusus tersebutdidanai tidak lagi dari kocek peme-rintah tetapi merupakan hasil kerja-sama dengan berbagai pihak. Padasaat yang bersamaan,
 PercikYunior 
pun telah mendapat lampuhijau untuk didanai dari sumber
non
pemerintah, melanjutkan kesepa-katan tahun-tahun sebelumnya.Kepercayaan ini menjadi bekal kamiuntuk menjadi lebih baik lagi kedepan.Bukan hanya format
 Percik
 yang berubah. Kantor redaksi
 Percik
puntelah pindah ke Jl. R.P. Soeroso 50Menteng, Jakarta Pusat. Kepindahanke kantor baru sepertinya menjadisalah satu faktor pendukung timbul-nya semangat dan keberanian kamiuntuk mencoba terbit dengan format baru.Jika dicermati, terlihat fenomena baru di dunia AMPL. Semakin banyak proyek dan/atau institusi yang me-nganggap kampanye publik adalah bagian tidak terpisahkan dari upayameningkatkan profil pembangunan AMPL di Indonesia. Contohnya,semakin banyak majalah,
news letter 
 baik 
on-line
maupun cetak, buku ter-masuk situs dengan fokus khusus AMPL.Sebagai ilustrasi, sekretariat Pokja AMPL telah memiliki beragam bentuk media kampanye, mulai dari majalah
 Percik, Percik Yunior 
 yang terbitsetiap 3 bulan;
news letter 
mingguan
on-line
dan
news letter 
 bulanan cetak.Belum termasuk situs baik situs AMPL, situs Pokja AMPL daerah,situs AMPL yunior, situs WES Unicef,
digital library
(digilib), situs Jejaring AMPL, situs Gugus Tugas PengolahanSampah. Bahkan juga telah meman-faatkan jejaring sosial seperti
 facebook.
Budaya mengkomunikasikan apa yang kita kerjakan, apa yang kitaketahui, apa yang kita alami mulaimenjadi sebuah keniscayaan. Semogafenomena ini dapat menyumbangkepada semakin meningkatnyakesadaran semua pihak akan pen-tingnya AMPL bagi kemaslahatanumat manusia. Akhir kata, upaya kami ini tidak akan berarti tanpa adanya dukungandari seluruh pemangku kepentingan AMPL. Terima kasih atas dukungan Anda semua. Selamat membaca. Kamitunggu kritik dan sarannya.
(OM)
Tim Waspola dan Pokja AMPL berpose bersama usai acara Serah Terima Waspola 2.Foto: Bowo Leksono

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->