Welcome to Scribd. Sign in or start your free trial to enjoy unlimited e-books, audiobooks & documents.Find out more
Download
Standard view
Full view
of .
Look up keyword
Like this
2Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Berkas Pasien Dan Okupasi (Mahezarani) Newest Fkui Mei 2012

Berkas Pasien Dan Okupasi (Mahezarani) Newest Fkui Mei 2012

Ratings: (0)|Views: 168|Likes:
Published by Mahezarani Anindyta

More info:

Published by: Mahezarani Anindyta on Jul 04, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

12/10/2012

pdf

text

original

 
STUDI KASUS
JUDUL KASUS PEMBINAAN KELUARGAHipertensi dan Penyakit Koroner pada Mantan Penerbang dengan Paparan BisingKronik saat masih bekerja
NAMA MAHASISWA
Mahezarani Ning Anindyta, S.Ked
NPM
0706260465
NAMA PEMBIMBING
dr. Dewi Friska, MKK  DAFTAR ISI:
BERKAS PASIEN
BERKAS OKUPASI
BERKAS KELUARGA
TUGAS EVIDENCE BASEDMEDICINE
ROMBONGAN 2 KELOMPOK A5KEPANITERAAN KEDOKTERAN KOMUNITASDEPARTEMEN ILMU KEDOKTERAN KOMUNITASFAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS INDONESIA
 
 
Berkas Pasein (
Family Med and Occupational Med
)
MEI - JUNI 2012
 Nama Fasilitas Pelayanan Kesehatan: Pertamedika Medical Centre (PMC) Sinabung No Berkas : 1 No Rekam Media: 328733Data AdministrasiTanggal 13 Mei 2010 diisi oleh Nama: Mahezarani Ning Anindyta NPM: 0706260465
PasienKeterangan
 NamaNjoman S KardhaUmur / Tgl. lahir 69 tahun 6 bulan / 20 November 1942AlamatJl. Kalibata Utara II No. 21Perumahan Pelita Air Jenis kelaminLaki-lakiKedudukan dalam keluargaKAgamaHinduPendidikanTahun 1960-64 : Sekolah PenerbanganCurugTahun 1965-67 :
 Aviation School 
(UK)Tahun 1967-69 :
 Flying Academy
(France)PekerjaanPensiunan Nama Perusahaan : Pelita Air Industri jenis : PenerbanganStatus perkawinanMenikahKedatangan yang keKontrolPasien datang dengan istrinya untuk kontrol rutin penyakit hipertensi, DMtipe II, CAD post CABG, kanker kolorektal post-op.Telah diobati sebelumnyaYaDiagnosis sebe lumnya :Hipertensi grade IDM tipe IICAD post CABGKanker kolorektal post-opObat yang telah diminum :Captopril 12,5 mg (3x1tab)Metformin 500 mg (3x1tab)Aspilet 80 mg (1x1tab)Lantus 18 unit i.vAlergi obat Tidak Sistem pembayaran Asuransi perusahaanData Pelayanan
ANAMNESIS
(dilakukan secara autoanamnesis)
A.Alasan kedatangan/keluhan utama
Pasien datang untuk kontrol rutin hipertensi, DM tipe II, CAD post CABG, dan kanker colorectal post-op.Keluhan yang dirasakan saat ini adalah pola BAB yang tidak teratur. Pasien terkadang 3 hari sekali BAB ataudalam 1 hari BAB lebih dari 5 kali. Harapan pasien adalah seluruh penyakitnya dapat terkontrol sehingga tidak 
 
 
Berkas Pasein (
Family Med and Occupational Med
)
terjadi komplikasi jangka panjang. Saat ini pasien mengkhawatirkan pengobatan kemoterapi pasca operasi kanker kolorektal dan hasil laboratorium tumor marker terakhir yang meningkat.
B.Keluhan lain/tambahan
Pasien tidak mengeluhkan gejala lainnya.
C.Riwayat perjalanan penyakit sekarang
Sejak 18 tahun yang lalu (1994) pasien didiagnosa hipertensi saat sedang berobat di PMC Sinabung. Saatitu diketahui tekanan darah pasien 150/90 mmHg. Keluhan sakit kepala hebat, mual muntah, penglihatanmendadak kabur tidak pernah dirasakan pasien sebelumnya. Obat yang diberikan saat itu adalah captopril 6.25 mgdikonsumsi 1 kali sehari. Selain diberikan obat, dokter juga menyarankan untuk mulai merubah gaya hidup dan pola makan. Sebelumnya setiap kali pasien memeriksakan tekanan darahnya, pasien mengaku tekanan darahnya belum pernah lebih dari 130/90 mmHg. Menurut pasien, sejak saat itu obat diminum secara teratur setiap hari dan pasien melakukan pemeriksaan kesehatan rutin yang dilakukan tiap 6 bulan oleh perusahaan tempat beliau bekerja. Setiap kontrol terkanan darah pasien berkisar antara 130-140/90-100 mmHg. Saat ini pasienmengonsumsi rutin captopril 3x12.5 mg dan dikatakan oleh pasien tekanan darahnya terkontrol.Sepuluh tahun yang lalu (tahun 2000) ditemukan adanya penyempitan pada pembuluh darah coroner  jantung pasien oleh dokter spesialis jantung di Rumah Sakit Harapan Kita (RSHK). Pasien sempat dibawa keUGD Rumah Sakit Pusat Pertamina (RSPP) akibat nyeri dada di sebelah kiri. Sebelumnya pasien belum pernahmerasakan gejala serupa. Setelah tertangani di UGD RSPP pasien dirujuk ke dokter spesialis jantung untuk  pemeriksan dan pengobatan lebih lanjut. Saat di RSHK dilakukan beberapa pemeriksaan yang akhirnya diketahui bahwa terdapat penyumbatan pada pembuluh darah coroner dan dokter menyarankan untuk dilakukan operasi. Namun, saat itu pasien tidak langsung menyetujui sehingga hanya diberikan obat-obatan. Setelah pasien mencari berbagai informasi mengenai penyakitnya dan berdiskusi dengan keluarga, akhirnya pasien bersedia untuk dioperasi. Operasi berhasil dilakukan di RSHK sekitar 4 bulan setelah pasien terdiagnosa. Sejak itu pasienmengonsumsi obat rutin aspilet 1x80 mg dan hingga saat ini gejala nyeri dada belum pernah terulang.Sejak 5 tahun (tahun 2007) terakhir pasien diketahui memiliki penyakit kencing manis. Pasien didiagnosadiabetes mellitus tipe II oleh dokter di PMC Sinabung. Keluhan yang dirasakan pasien saat itu adalah badan seringmerasa lemas dan sering mengantuk. Keluhan sering buang air terutama pada malam hari dan sering minumdisangkal, namun pasien mengatakan sering merasa lapar sehingga sering ‘ngemil’. Penurunan berat badan saat itu juga disangkal. Sejak pensiun pasien mengaku memang sudah tidak teratur melakukan olahraga dan pola makan juga tidak teratur. Saat itu pasien juga masih seorang perokok aktif. Pasien mengatakan lupa nilai dari hasil pemeriksaan gula darah saat itu, namun seingat pasien gula darah di atas 200 mg/dL. Pada saat itu tidak langsungdiberikan obat untuk diabetes, dokter manganjurkan untuk melakukan pemeriksaan gula darah saat puasa. Tigahari kemudian pasien kembali ke PMC Sinabung untuk pemeriksaan gula darah kembali dan hasilnyamenunjukkan gula darah pasien tinggi. Setelah itu pasien diberikan obat metformin 3x500 mg dan dianjurkanuntuk mengatur pola makan, olahraga rutin, berhenti merokok, dan rutin kontrol. Hingga saat ini pasien rutinminum obat dan kontrol. Nilai gula darah pada pemeriksaan terakhir di atas 200 mg/dl dikarenakan saat itu pasienmenurunkan dosis suntik insulin tanpa sepengetahuan dari dokter. Saat ini keluhan kesemutan terutama di kakisesekali dirasakan, namun dikatakan tidak pernah hingga baal. Keluhan seperti pandangan kabur, gatal-gatal, danluka yang sulit sembuh tidak ada. Pasien mulai menggunakan insulin suntik sejak dilakukan operasi untuk  pengangkatan kanker ususnya pada tahun 2011. Hingga saat ini pasien rutin mengonsumsi metformin 3x500 mgdan lantus iv 18 unit pada malam hari.Satu tahun yang lalu (tahun 2011) pasien didiagnosa kanker kolorektal stadium II oleh dokter bedahdigestif di RSPP. Dua bulan sebelum didiagnosa pasien mengalami keluhan sulit BAB dan BAB berdarah, namunnafsu makan pasien mengatakan nafsu makannya baik dan tidak mengalami penurunan berat badan. Saat itu pasien langsung pergi ke dokter spesialis penyakit dalam untuk melakukan pemeriksaan. Pada saat kunjungan pertama kali ke dokter, dicurigai adanya kemungkinan keganasan di saluran pencernaan. Selanjuntnya dilakukan beberapa rangkaian pemeriksaan untuk menegakkan diagnosis. Hasil pemeriksaan menunjukkan bahwa pasienmenderita kanker usus dan dokter menyarankan agar pasien dioperasi secepatnya untuk dapat mencegah

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->