Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
2Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Struktur Dan Desain Organisasi

Struktur Dan Desain Organisasi

Ratings: (0)|Views: 351 |Likes:
Published by esmedane

More info:

Categories:Types, Reviews, Book
Published by: esmedane on Jul 05, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

12/21/2013

pdf

text

original

 
MAKALAH[MANAJEMEN BISNIS]
STRUKTUR DAN DESAIN ORGANISASI
Pengorganisasian didefinisikan sebagai proses penciptaan struktur organisasi. Prosesitu penting dan digunakan untuk merancang banyak tujuan. Tantangan bagi para manajer adalah merancang struktur organisasi yang memungkinkan para karyawan mengerjakanpekerjaan mereka secara efektif dan efisien. Struktur organisasi adalah kerangkan kerjaformal organisasi yang dengan kerangka kerja itu tugas-tugas pekerjaan dibagi-bagi,dikelompokkan, dan dikordinasikan. Ketika para manajer menyusun atau mengubahstruktur organisasi, mereka terlibat dalam desain organisasi, roses yang melibatkankeputusan-keputusan mengenai keenam unsur penting spesialisasi kerja,departementalisasi, rantai komando, rentang kendali, sentralisasi dan desentralisasi, danformalisasi.Beberapa tujuan pengorganisasian dapat disebutkan sebagai berikut:
Membagi pekerjaan yang harus dilakukan ke sejumlah departemen dan pekerjaantertentu;
Membagi-bagi tugas dan tanggung jawab yang berkaitan dengan masing-masingpekerjaan;
Mengkoordinasikan berbagai tugas organisasi;
Mengelompokkan sejumlah pekerjaan ke sejumlah unit;
Membangun hubungan di antara individu, kelompok, dan departemen;
Menetapkan sejumlah garis wewenang formal;
Mengalokasikan dan menggunakan secara efektif sumber daya organisasi.Kebanyakan manajer zaman sekarang menganggap spesialisasi kerja sebagaimekanisme pengorganisasian yang penting tetapi bukan sebagai sumber produktifitasyang terus menerus meningkat. Spesialisasi diperlukan untuk mengetahui sejauh manatugas-tugas dalam organisasi dibagi-bagi menjadi sejumlah pekerjaan tersendiri, yangdikenal jg sebagai pembagian kerja.Setelah sejumlah pekerjaan dibagi-bagi melalui spesialisasi kerja, pekerjaan-pekerjaan itu perlu dikelompokkan lagi menjadi satu kelompok yang disebutdepartementalisasi. Setiap organisasi akan memiliki cara khasnya sendiri dalammengklasifikasikan dan mengelompokkan pekerjaan berbagai kegiatan kerja.Departementalisasi fungsional mengelompokkan pekerjaan berdasar fungsi yangdilakukan. Pendekatan itu dapat digunakan dalam semua jenis organisasi, walaupun
UMM Program Pasca Sarjana Manajemen – 
Page | 1
M.Esmed Husairi – 09660011 dan Yuni Arba’atun - 09660025
 
MAKALAH[MANAJEMEN BISNIS]
fungsi-fungsinya berubah dalam rangka mencerminkan tujuan dan kegiatan
kerja
organisasi.
Spesialisasi kerja
Sejauh mana tugas-tugas dalam organisasi dibagi-bagi menjadi sejumlahpekerjaan tersendiri; dikenal juga dengan pembagian kerja. Kebanyakan manajer zaman sekarang menganggap spesialisasi kerja sebagai mekanismepengorganisasian yang penting tetapi bukan sebagai sumber produktivitas yangterus menerus meningkat.
Departementalisasi
Dasar yang digunakan untuk mengelompokkan sejumlah pekerjaan menjadi satukelompok atau satu grup. Setiap organisasi akan memiliki cara khasnya sendiridalam mengklasifikasikan dan mengelompokkan berbagai kegiatan kerja. Adalima bentuk umum departementalisasi yaitu departementalisasi fungsional,departementalisasi produk, departementalisasi geografis, departementalisasiproses, dan departementalisasi pelanggan.
RANTAI KOMANDO
Rantai komando adalah garis wewenang yang tidak terputus yang membentang daritingkatan atas organisasi hingga tingkatan paling bawah dan menjelaskan siapa melapor kepada siapa. Rantai itu membantu para karayawan menjawab pertanyaan seperti“kepada siapa saya harus pergi jika saya mempunyai masalah?atau “kepada siapa sayabertanggung jawab?”. Tiga konsep dari rantai komando yaitu wewenang, tanggung jawabdan kesatuan komando.
RENTANG KENDALI
Rentang kendali menentukan jumlah tingkatan dan manajer yang dimiliki organisasi.Rentang kendali yang luas itu konsisten dengan usaha para manajer untuk mengurangibiaya, mempercepat pengambilan keputusan, meningkatkan fleksibilitas, lebih dekat kepelanggan, dan memberdayakan karyawan
. Lebarnya rentang kendali dipengaruhioleh:
Keahlian dan Kemampuan dari manajer 
Karakteristik dari para pekerja
UMM Program Pasca Sarjana Manajemen – 
Page | 2
M.Esmed Husairi – 09660011 dan Yuni Arba’atun - 09660025
 
MAKALAH[MANAJEMEN BISNIS]
Karakteristik dari pekerjaan
Kesamaan tugas
Kompleksitas tugas
Jarak fisik dengan bawahan
Standarisasi tugas
SENTRALISASI DAN DESENTRALISASI
Sentralisasi melukiskan sejauh mana pengambilan keputusan terkosentrasi pada satu titikdalam organisasi.Desentralisasi yaitu sejauh mana karyawan tingkatan bawah memberikan masukan ataubenar-benar mengambil keputusan.
Faktor yang mempengaruhi besarnya sentralisasi dan desentralisasi:Lebih TersentralisasiLebih terdesentralisasi
Lingkugannya stabil
Para manajer tingkatan rendah
Tidak semahir atau sepengalamandalam mengambil keputusan sepertihalnya para manajer tingkatan atas
Para manajer tingkatan rendah tidakingin ikut serta dalam keputusan
Keputusan-keputusan itu yang penting
Organisasi mengahadapi krisis atauresiko kegagalan perusahaan
Perusahaannya besar 
Efektivitas pelaksanaan strategiperusahaan tergantung [ada paramanajer yang mempunyai hakmenentukan apa yang terjadi
Lingkungan rumit, tidak pasti
Para manajer tingkatan rendah mampudan berpengalaman dalam mengambilkeputusan
Para manajer tingakatan rendahmenghendaki suara dalam keputusan
Keputusan-keputusannya relatif kurangpenting
Budaya perusahaan terbuka sehinggamemungkinkan para manajer mempunyai pengaruh atas apa yangterjadi
Perusahaan secara geografis terpencar 
Efektifitas pelaksanaan strategiperusahaan tergantng pada keterlibatandan fleksibilitas para manajer dalammengambil keputusan
Formalisasi
Sejauh mana pekerjaan dalam organisasi itu terstandarisasi dan sejauh mana perilakukaryawan dibimbing oleh peraturan dan prosedur.
UMM Program Pasca Sarjana Manajemen – 
Page | 3
M.Esmed Husairi – 09660011 dan Yuni Arba’atun - 09660025

Activity (2)

You've already reviewed this. Edit your review.
1 thousand reads
1 hundred reads

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->