Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
1Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
70659209-minat-baca

70659209-minat-baca

Ratings: (0)|Views: 11 |Likes:
Published by Ghea Andelisa

More info:

Published by: Ghea Andelisa on Jul 05, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

05/03/2014

pdf

text

original

 
Upaya Meningkatkan Minat Baca Siswa Kelas Iii Sekolah Dasar (Sutini)
56
UPAYA MENINGKATKAN MINAT BACASISWA KELAS III SEKOLAH DASAR
 Oleh:Sutini
*)
 
Abstrak:
Minat baca siswa SD masih rendah. Meningkatkan siswa kelas III SD mulaiditekankan kemampuan membaca pemahaman, minat bacanya perlu ditingkatkan. Untuk meningkatkan minat baca siswa kelas III perlu adanya motivasi ekstrinsik yaitu :Sekolah/guru, lingkungan keuarga, dan lingkungan masyarakat. Upaya sekolah/guru bisamelalui pengadaan bahan bacaan, pengelolaan, dan pemodelan. Upaya lingkungan keluargaadalah membina keluarga pembaca, memperhatikan kelemahan anak dalam membaca,memperkaya skemata anak, dan berkunjung ke toko buku. Oleh lingkungan masyarakatberupa pengadaan perpustakaan, papan pajan, lomba membaca.
Kata kunci :
upaya meningkatkan, minat baca
*)
 
Penulis adalah staf edukatif di FKIP Universitas Terbuka dpk di UPBJJ-UT Surabaya
 
Sekolah Dasar sebagai bagiandari pendidikan dasar 9 tahun merupakanlembaga pendidikan pertama yangmenekankan siswa belajar membaca,menulis dan berhitung. Kecapakan inimerupakan landasan, wahana,dan syaratmutlak bagi siswa untuk belajar menggalidan menimba ilmu pengetahuan lebihlanjut.Tanpa penguasaan tersebut bagisiswa akan mengalami kesulitanmenguasai ilmu
pengetahuan (Depdikbud,1991/1992:11)
.Membaca di Sekolah Dasarmerupakan landasan bagi tingkatpendidikan yang lebih tinggi. Sebagaikemamuan yang mendasari tingatpendidikan selanjutnya, maka membacaperlu mendapat perhatian guru, sebab jika dasarnya tidak kuat pada tahappendidikan berikutnya siswa akanmengalami kesulitan untuk dapatmemperoleh dan memiliki pengetahuan.Ahmad (dalam Sunarsono1994:72) menyatakan bahwa kemampuanmembaca siswa Sekolah Dasar tergolongrendah. Ribuan anak-anak Sekolah Dasarbelum mampu membaca. Hal inimembuat siswa mengalami kesulitandalam menerima pelajaran lain.Pernyataan ini dipertegas oleh Achmadi(dalam sumarsono:72) yang menyatakanbahwa kemampuan membaca siswa SDdi Indonesia rata-rata paling rendah ditingkat Asean.Selain itu hasil studi perbandingantentang kemampuan memperoleh sertamemahami informasi dan bacaanterungkap dalam The InternationalAssociation Evaluation Achievement(IAEA) terhadap kelas IV SD dari 30negara, ternyata Indonesia mendudukiurutan yang ke-29 dari 30 negara peserta(Totong, 1998:9). Pada tahun 1992laporan International for the Evaluation
 
JURNAL KEPENDIDIKAN INTERAKSI Tahun 5 Nomor 5 Juni 2010: 56--64 
 
57
of Educational Achievement (IEA)
menyatakan bahwa kemampuan membacasiswa SD Indonesia menduduki peringkat ke-26 dari 27
negara sample (Dekdikbud,1997:25). Sedangkan kemapuanmembaca siswa SD di Malangdiungkapkan oleh Syafi’ie (1999:4)sebagai berikut :Diharapkan pada caturwulanketiga, menjelang berakhirnya kelas,anak-anak telah mampu membaca.Namun kenyataannya tidaklah selaludemikian. Dari beberapa observasi yang
dilaksanakan dibeberapa SD di kotamadya
 dan kabupaten Malang misalnya,diketahui bahwa banyak siswa di akhirtahun pertama di kelas I SD belummampu membaca. Bahkan masihditemui pula beberapa siswa kelas IIpada akhir cawu kedua masih belummamu membaca.Rendahnya kemampuan
membaca
 dan memahami isi bacaan ini menurutAchmad (dalam Sumarsono 1994:72),diduga disebabkan antara lain olehkurangnya minat baca siswa.Sehubungan dengan hal itu, Sugiharti(1997:39) menyatakan bahwa minat bacaanak Indonesia tergolong paling rendahdidunia. Diperkirakan hanya sekitar 10%anak Indonesia yang tergolongkelompok gemar membaca.
 Ajip Rosidi (1973:18) mengatakan
 bahwa pembinaan minat baca bagimasyarakat Indonesia dapat dibina sejak mereka masih anak-anak (TK, SD, danterus sampai SLTP/SLTA). Jikapembinaan minat baca tidak dimulaisejak dini, maka besar kemungkinansetelah besar pun tetap tidak gemarmembaca. Kalaupun gemar membacamaka bahan bacaan yang dipilih hanyaberkisar pada buku bacaan hiburan. Olehkarena itu masalah minat baca siswa SDperlu mendapat perhatian.Minat baca siswa Sekolah Dasaryang sudah dimulai di kelas I dan IItetap dipertahankan di kelas III. Hal inimengingat siswa kelas III Sekolah Dasarmulai ditekankan kemampuan membacapemahaman. Selain itu siswa kelas IIISekolah Dasar memerlukan kemampuanmembaca pemahaman untuk menerimamata pelajaran lain.Permasalahan yang dapatdirumuskan adalah upaya apakah yangbisa dilakukan untuk meningkatkanminat baca siswa kelas III SekolahDasar? Adapun tujuan yang ingindicapai dalam pembahasan makalah iniadalah memberikan gambaran tentangupaya yang bisa lakukan untuk meningkatkan minat baca siswa kelas IIISekolah Dasar.
Minat dan Minat Baca
Perihal minat berhubungandengan kebiasaan. Minat dan kebiasaanadalah dua pengertian yang berbedatetapi berkaitan. Pengertian minatmenurut Poerbakawatja (1982:214)adalah ”kesedian jiwa yang sifatnya aktif untuk menerima sesuatu dari luar.”Minat dibedakan menjadi duamacam, yaitu minat spontan dan minatterpola.Minat spontan adalah minat yangtumbuh secara spontan dari dalam diriseseorang tanpa dipengaruhi oleh pihak luar (Dawson dan Bamman, 1960:31).Minat terpola adalah minat yang timbulsebagai akibat adanya pengaruh dankegiatan yang berencana atau terpolaterutama kegiatan belajar mengajar,baik disekolah maupun di luar sekolah(Dawson dan Bamman,1960:15). Minatterpola dapat dipersamakan denganfactor eksternal, yang secara konkritmerupakan akibat dari motivasiekstrinsik. Dengan demikian minat dapat
 
Upaya Meningkatkan Minat Baca Siswa Kelas Iii Sekolah Dasar (Sutini)
58
dihambat, dipengaruhi, bahkan bisaditumbuhkembangkan.Tentang minta ini Sarwana(1982:34-36) menguraikan sebagaiberikut. Minat memiliki lima sifat: (1)Pribadi, antara individu satu denganyang lain mempunyai minat yangberbeda-beda. Kalau minat merekasama, ada perbedaan intensitasnya. (2)Dipelajari, maksudnya minat bukansesuatu yang dibawa sejak lahirmelainkan merupakan hasil belajarsehingga minat dapat berubah-ubah.Yang penting dalam belajar adalahfactor penguat yang bisa berupa hadiah,ganjaran, atau hukuman. (3) Erathubungannya dengan sikap, maksudnyaminat bisa menimbulkan, yaitukecenderungan bertingkah positif ataunegatif pada suatu hal, dan sikap biasmenimbulkan minat. (4) Diskriminatif,maksudnya dengan adanya minat, hal-hal tertentu yang menjadi minatdikeluarkan dari perhatian. Dengandemkian tingkah laku menjadi terarah.(5) Usaha, artinya minat dapat timbulsebagai hasil suatu usaha dan minat jugadapat mendorong usaha.Faktor-faktor yang mendorongminat adalah sebagai berikut. Pertamafactor kebutuhan, karena adanyakebutuhan tertentu orang mempunyaiminat untuk memenuhi kebutuhan itu.Kedua faktor perasaan; perasaan sukses,senang, mendorong timbulnya minat,sedangkan perasaan kecewa, gagal,
menghambat atau bahkan menghilangkanminat.
Ketiga, faktor lingkungan;maksudnya minat dipengaruhi doronganuntuk diterima atau diakui olehlingkungan.Berdasarkan uraian tentangminat, maka minat baca diartikansebagai perwujudan perilaku baca muridyang disebabk oleh faktor-faktorpendorong tertentu baik oleh factorinternal maupun eksternal. Pengertian inisejalan dengan pendapat yangmenyebutkan bahwa minat dan motivasidapat timbul dari kesadaran dan inisiatif diri seseorang dan dapat timbul daripengaruh luar, dalam bentuk-bentuk yang terpola atau tidak terpola (Dawsondan Bamman, 1960: 140-144).Dari uraian tersebut dapatlahdiketahui bahwa membaca bukanlahobjek dari minat tetapi membacamerupaka kegiatan atau usaha yangdilakukan oleh seseorang untuk memenuhi minatnya. Melalui membaca,informasi dan pengetahuan yang bergunabagi kehidupan dapat diperoleh. Inilahmotivasi pokok yang dapat mendorongtimbul dan berkembangnya minat anak.Apabila minat ini sudah tumbuh danberkembang, dalam arti bahwa anak sudah dimulai suka membaca, makaminat baca pun akan meningkat.
Membaca Pemahaman
 Membaca adalah melihat sertamemahami isi dari apa yang tertulis(KBBI,1990:42). Pada membaca matamengenali kata, sementara pikiranmenghubungkan dengan maknanya.Makna kata dihubungkan satu denganyang lain sehingga menjadi makna frase,klause, kalimat, dan akhirnya maknaseluruh bacaan.Membaca diartikansebagai proses memetik serta memahamiarti atau makna yang terkandung dalambahasa tulis ( Banomo dalam Khalid A.Harras, 1998:7 ).Dari pengertian membacatersebut tersirat bahwa ketika anak melakukan kegiatan membaca, kegiatantersebut harus disertai pemahaman.Dengan kata lain, pada saat membacaanak harus dapat memahami maksudatau arti dari lambang-lambang bunyibahasa tulis yang dibacanya. Demikian

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->